KAJIAN PELAKSANAAN PRAKTIKUM KIMIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI SE KABUPATEN LOMBOK TENGAH

Eka Junaidi, Saprizal Hadisaputra, Syarifa Wahidah Al Idrus

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan terhadap aktivitas praktikum kimia di Sekolah Menengah Atas Negeri se-Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan survey dengan metode fishbone diagram (diagram tulang ikan). Pengumpulan data pada survey dijaring menggunakan angket/kuisioner dan wawancara. Jenis kuisioner pada penelitian ini adalah kuisioer tertutup dengan rating scale. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh guru kimia di SMA Negeri Se Kabupaten Lombok Tengah yang terdiri dari 18 sekolah. Data hasil penelitian survei dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif berupa persentase sederhana, dan penggunaan tabel. Untuk interpretasi data permasalahan dan kebutuhan menggunakan kriteria 5 kriteria (sangat baik, baik, cukup, kurang, dan sangat kurang). Sedangkan data yang bersifat kualitatif dianalisis melalui tiga alur yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan bantuan SPSS diketahui bahwa di SMAN se Kabupaten Lombok Tengah; 1) Keadaan Sarana dan Prasarana Laboratorium berkategori Baik dengan nilai rata-rata sebesar 71,09%. 2) Keterlaksanaan Kegiatan praktikum dan relevansinya dengan materi ajar berkategori Baik dengan nilai rata-rata 74,81% 3) Tingkat motivasi guru kimia dalam melaksanakan kegiatan praktikum diketahui sekolah dengan kategori Motivasi Tinggi 2 sekolah (11,1 %), Motivasi Sedang 14 sekolah (77,78%) dan Motivasi Rendah 2 sekolah (11,1%). 4) Korelasi antara keadaan Sarana dan Prasarana Laboratorium dengan Pelaksanaan Kegiatan Praktikum cukup tinggi dengan nilai koefisien korelasi pearson = 0,621. Sedangkan antara Pelaksanaan Kegiatan Praktikum dengan Motivasi guru untuk melaksanakan praktikum memiliki korelasi rendah dengan nilai koefisien korelasi pearson = 0,229. Dengan demikian dapat diketahui bahwa keadaan sarana dan prasarana Laboratorium di SMAN se Kabupaten Lombok Tengah tergolong Baik, Pelaksanaan Kegiatan Praktikum Juga tergolong Baik, akan tetapi ketika dikorelasikan keadaan sarana prasarana dan pelaksanaan kegiatan praktikum terhadap motivasi guru dalam melaksanakan kegiatan praktikum memiliki hubungan korelasi yang rendah.

References

Alhusin, S. 2003. Aplikasi Statistik Praktis dengan SPSS 10 for windows (Edisi Kedua). Yogyakarta: Graha Ilmu

Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Edisi RevisiVI). Jakarta: Rineka Cipta.

BNSP. 2006. Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.

Depdiknas. 2006. Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.

Hadi, A. 2009. Upaya Mengatasi Keterbatasan Pelaksanaan Praktikum Kimia Di SMA/MA Melalui Pengembangan Alat Peraga Praktikum Kimia Skala Kecil. 108110 Makalah Kelompok Keahlian Kimia Anorganik dan Fisika FMIPA ITB

Jahro, I. S. dan Susilawati. 2009. Analisis Penerapan Metode Praktikum pada Pembelajaran Ilmu Kimia di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains. 4, 29-34.

Kean, E. dan Middlecamp, C. 1994. How to Survive and Even Excel in General Chemistry. New York: McGraw-Hill.

Salirawati, D. 2011. Materi Pelatihan Kepala Laboratorium Kimia Bagi Guru-Guru Kimia Kabupaten Kulon Progo. Makalah Pelatihan FMIPA UNY. Yogyakarta

Zainuddin, M. 2001. Praktikum. Jakarta: Universitas Terbuka.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.