MANAJEMEN KURIKULUM DAN PENGORGANISASIAN PERSONALIA SD INKLUSI DI KECAMATAN JONGGAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH

Muhari Muhari

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara empirik pelaksanaan manajemen kurikulum dan personalia SD Inklusi. Secara terperinci tujuan penelitian ini untuk mengetahui: Manajemen kurikulum, Pengorganisasian personalia, Struktur organisasi, dan Tupoksi personalia SD Inklusi di Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilakukan di SDN Inklusi pada Kecamatan Jonggat Lombok Tengah dan sebagai informan meliputi kepala sekolah, guru-guru, dan ketua komite. Proses pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum dilakukan dengan pertama, persiapan yang meliputi; sosialisasi internal di lingkungan sekolah dan secara eksternal bersama masyarakat, diklat bagi guru-guru yang sudah ada untuk dipersiapkan menjadi guru kelas sekaligus menjadi guru Pembimbing. Kedua, pelibatan komite sekolah meliputi; dukungan secara moral, pengadaan guru honorer, dan memberikan sumbangan secara rutin kepada sekolah. Untuk kedua sub fokus ini sudah sesuai dengan konsep. Ketiga, pengorganisasian personalia/tenaga pendidikan yang dilaksanakan secara sederhana untuk merencanakan pengadaan guru pembimbing khusus guru mata pelajaran dan tenaga administrasi. Perencanaan tersebut tidak melalui mekanisme dan proses yang baik sehingga dalam sub fokus ini tidak sesuai dengan konsep.

Full Text:

PDF

References

A.Salim Choiri. 2008. Modifikasi atau Pengembangan Kurikulum dalam Pendidikan Inlkusi.

A.Salim Choiri dkk. 2008. Ringkasan Hasil Modifikasi SK – KD hambatan sedang.

Berit dan Miriam, 2000. EducationSpecial Needs Education An Introduction (alih bahasa Susi Septaviana Rakhmawati). Bandung: Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.

Depdiknas. 2002. Pedoman Pelayanan Pendidikan Terpadu Bagi Anak Berkebutuhan Pendidikan Khusus dan Berkesulitan Belajar. Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas. 2004 Pedoman Penyelenggaraan Sekolah Terpadu/Inklusi. Jakarta: Depdiknas.

Fattah Nanang. 2004. Konsep Manajemen Berbasis Sekolah dan Dewan Sekolah Bandung: Pustaka Qurasy.

Fattah, Nanang. 2003. Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Horald B.Alberty. 1965. Reorganizing The High school Curiculum. McMilan Comapany: New York.

Idi Abdullah. 2007. Pengembangan Kurikulum Teori Dan Praktek. Yogyakarta : Ar-nizz Media.

Johnsen dan Skjorten. 2001. Education Special Needs Education An Introduction. Unifub Forlag, Universitas Oslo.

Kaelan. 2005. Metode Penelitian Kualitatif Bidang Filsafat. Yogyakarta: Paradigma.

Mangkunegara, Anwar Prabu. 2005. Perilaku dan Budaya Organisasi. Bandung: Refika Aditama.

Pidarta, Made. 1999. Pemikiran Tentang Supervisi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Pidarta, Made. 2005. Metode Penelitian. Bogor Selatan: Ghalia Indonesia.

Riyanto, Yatim. 2001. Metodologi Penelitian Pendidikan. Surabaya: SIC.

Riyanto, Yatim. 2003. Penelitian Kualitatif. Surabaya: SIC.

Rusman. 2009. Integrasi kurikulum tingkat satuan pendidikan dengan manajemen berbasis sekolah. Jakarta:Karisma Putra Utama Offset.

Rusman. 2011. Manajemen Kurikulum, Jakarta:Karisma Putra Utama Offset.

Satrio. 2016. Pendidikan Tehadap Anak Bekebutuhan Khusus. Jurnal Bahasa Indonesia/www.e-jurnal.com, 2016/01

Stewart, dkk. 1998. Metoda Penelitian kualitatif (Patton, 1980;

Bogdan & Sugiyono.2008. Metode Penelitian Kuanlitatif. Bandung: Alfabeta.

Terry, George. 1987. Asas-Asas Manajemen.Alih Bahasa : Winarddi. Bandung: Alumni

Tilaar, H.A.R. 2004. Paradigma Baru Pendidikan Nasional. Jakarta: Rineka Cipta.

Tilaar, H.A.R. 2004. Mencari Sosok Desentralisasi Manajemen Pendidikan di Indonesia.Jakarta: Rineka Cipta.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.