Mengeksplor 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Untuk Mendukung Indonesia Emas 2045
DOI:
10.29303/jipp.v11i3.3810Published:
2026-08-31Downloads
Abstract
Generasi muda Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan akibat arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi digital, seperti kemerosotan moral, hoaks, ketergantungan media sosial, gaya hidup konsumtif, hingga ancaman privasi. Menyikapi hal ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meluncurkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk menanamkan tujuh kebiasaan positif sejak dini. Artikel ini bertujuan mengkaji kontribusi gerakan tersebut dalam membangun karakter anak menggunakan pendekatan kajian literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, secara signifikan membentuk karakter anak yang sehat, disiplin, spiritual, dan tangguh. Namun, implementasi menghadapi kendala seperti minimnya peran orang tua, pengaruh digitalisasi, dan ketimpangan fasilitas. Meski begitu, kebiasaan ini tetap berkontribusi terhadap pencapaian SDG 2, 3, 4, 16, dan 17. Temuan juga menegaskan bahwa sinergi antar stakeholder, termasuk keluarga, sekolah, pemerintah, masyarakat, dan media menjadi kunci keberhasilan program ini.
Keywords:
Pendidikan Karakter, 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Generasi Emas 2045References
Adam. (2025). Sosialisasi 7 kebiasaan anak Indonesia hebat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 130–135. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/adam/article/download/2883/833/6243
Afriansya, A. (2025). Tantangan internalisasi kebiasaan anak Indonesia hebat. MediaIndonesia.https://mediaindonesia.com/opini/733884/tantangan-internalisasi-kebiasaan-anak-indonesia-hebat
Agustina, A., & Ismanto, D. (2025). Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di SMK Negeri 3 Pekanbaru. urnal Pendidikan Dirgantara, 2(1), 38-45. https://ejournal.aripi.or.id/index.php/jupendir/article/view/196
Akhmad, F. (2020). Implementasi pendidikan karakter dalam konsep pendidikan Muhammadiyah. Al-Misbah (Jurnal Islamic Studies), 8(2), 79-85. https://scholar.archive.org/work/hn7nzxook5bmpc4upcbjd4sbvu/access/wayback/http://journal2.uad.ac.id/index.php/almisbah/article/download/1991/pdf
Arthur, J., Kristjánsson, K., Harrison, T., Sanderse, W., & Wright, D. (2017) Teaching Character and Virtue in Schools: Routledge https://doi.org/10.4324/9781315692910
BBPMP Jatim. (2025). Sosialisasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Bersama SERUNI. Website. https://bbpmpjatim.kemdikbud.go.id/site/detailpost/sosialisasi-gerakan-7-kebiasaan-anak-indonesia-hebat-bersama-seruni
Becker, S. P., et al. (2018). Sleep and academic performance in children and adolescents: A meta-analytic review. Sleep Health, 4(3), 223–234. https://doi.org/10.1016/j.sleh.2018.02.004
Birch, L. L., & Ventura, A. K. (2009). Preventing childhood obesity: what works?. International journal of obesity, 33(1), S74-S81. https://doi.org/10.1038/ijo.2009.22
CNN Indonesia. (2025). Apa maksud Indonesia Emas 2045? Ini penjelasan dan visinya. https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20241114150523-569-1166629/apa-maksud-indonesia-emas-2045-ini-penjelasan-dan-visinya
Damanik, E. D. T., & Ediyono, S. (2024). Pengaruh kebiasaan bangun pagi terhadap kesehatan mental mahasiswa di indonesia. Researchgate.Net.
Damayanti, E. R. (2022). Hubungan pola makan, aktivitas fisik, dan citra tubuh dengan status gizi lebih pada remaja putri di SMA Negeri 3 Tambun Selatan. Indonesian Journal of Health Development, 4(1), 35–45.
Dialeksis. (2025). Peran Orang Tua dan Guru dalam Menginternalisasikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Website. https://dialeksis.com/opini/peran-orang-tua-dan-guru-dalam-menginternalisasikan-7-kebiasaan-anak-indonesia-hebat/#google_vignette
Direktorat Jendral Pendiidkan Vokasi (2025). Mendikdasmen Luncurkan Buku Panduan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Wujudkan Generasi Berkarakter Menuju Indonesia Emas 2025. Mendikdasmen Luncurkan Buku Panduan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Wujudkan Generasi Berkarakter Menuju Indonesia Emas 2045 | Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek. Di akses pada 11 April 2025.
Dwija. M. P. (2025). 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Langkah Menuju Generasi Emas 2045. Website. https://bintangjuara.sch.id/kebiasaan-anak-indonesia-hebat/
Hendrisab. (2023). Kebiasaan Kecil Berdampak Positif Terhadap Pembentukan Akhlak. Jurnal El-Rusyd, 7(2), 12–24.
Herlina, M., & Palutturi, S. (2023). Challenges enhancing healthy lifestyle behaviors in community settings in Indonesia: The role of social literacy, religious involvement, and technology-equipped systems. Journal of Community Positive Practices, 23(4), 76–94. https://www.researchgate.net/publication/377976146
Janssen, I., & LeBlanc, A. G. (2010). Systematic review of the health benefits of physical activity and fitness in school-aged children and youth. International journal of behavioral nutrition and physical activity, 7, 1-16. https://doi.org/10.1186/1479-5868-7-40
Kaprawiro, A. (2025). Tantangan dalam menerapkan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat: Antara idealisme dan realitas. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/andykaprawiro2082/6772982934777c74e81db702
Kemendikdasmen. (2024). Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Membentuk Generasi Berkarakter. Website. https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2024/12/gerakan-7-kebiasaan-anak-indonesia-hebat-membentuk-generasi-berkarakter
Kompas.com. (2024). Apa yang dimaksud dengan generasi emas 2045?. https://www.kompas.com/tren/read/2024/08/19/140000365/apa-yang-dimaksud-dengan-generasi-emas-2045
Lickona, T. (2018). How to Raise Kind Kids: And Get Respect, Gratitude, and a Happier Family in the Bargain. Teacher Perigee.
Mahmudiono, T., Vidianinggar, M. A., Elkarima, E., Lioni, E., & Talib, C. A. (2022). Best practices and challenges in implementing healthy food environment at school setting toward prevention of obesity in Indonesia and Malaysia. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 10(E), 1–7. https://oamjms.eu/index.php/mjms/article/download/8998/7748/96076
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Intrinsic and extrinsic motivations: Classic definitions and new directions. Contemporary educational psychology, 25(1), 54-67. https://doi.org/10.1006/ceps.1999.1020
Safitri, Salma Irdhillah, Mila Deskia, Moch Fitran Naufaldy, Restu Rahayu, Nazwa Kusumawicitra, Selvi Triwanvi, Agus Mulyana, & Agus Mulyana. (2024).Pembelajaran Penjasorkes Di Sekolah Dasar: Manfaat Olahraga Untuk Kesehatan Tubuh. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Ilmu Pendidikan, 3(2), 44–56. https://doi.org/10.58192/sidu.v3i2.2108
Siaran Pers Kemendikdasmen (2025). Sosialisasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Bersama SERUNI Era Kabinet Merah Putih. Website. https://bpmpkaltim.kemdikbud.go.id/2025/01/sosialisasi-gerakan-7-kebiasaan-anak-indonesia-hebat-bersama-seruni-era-kabinet-merah-putih/
Sinulingga, N. N. (2025). Membangun Karakter Sehat dan Berakhlak Mulia melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Tarbiyatuna Kajian Pendidikan Islam, 9(1), 109-131.
SMP PGII 1. (2024). Penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di SMP PGII 1 Bandung sebagai Sekolah Islam. Website. https://smppgii1.sch.id/penerapan-tujuh-kebiasaan-anak-indonesia-hebat-di-smp-pgii-1-bandung-sebagai-sekolah-islam/
Suara Muhammadiyah. (2025). Implementasi 7 tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. https://www.suaramuhammadiyah.id/read/implementasi-7-tujuh-kebiasaan-anak-indonesia-hebat
Suprati, Endang (2025). Strategi Mewujudkan Generasi Emas Indonesia, Melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Strategi Mewujudkan Generasi Emas Indonesia, Melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat - PIJARNews.ID. Di akses pada 12 Februari 2025
Ulfah, M. (2020). DIGITAL PARENTING: Bagaimana Orang Tua Melindungi Anak-anak dari Bahaya Digital? . Tasikmalaya: Edu Publisher.
UNICEF Indonesia. (2021). Social and behaviour change communication strategy: Improving adolescent nutrition in Indonesia. https://www.unicef.org/indonesia/media/9201/file/Social%20behavioural%20change%20communication%20strategy.pdf
Yulianti, Y. (2021). Pentingnya pendidikan karakter untuk membangun generasi emas Indonesia. CERMIN: Jurnal Penelitian, 5(1), 28–35.
License
Copyright (c) 2026 Fitri Rohmah, Fathiyah Rahmah, Jessika Nacha Sari, Alia Amalia, Shahibah Yuliani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















