Analisis Kebutuhan Peningkatan Literasi Kewarganegaraan Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas IV SDN Rato Lambu
DOI:
10.29303/jipp.v11i3.5132Published:
2026-08-06Downloads
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan peningkatan literasi kewarganegaraan siswa kelas IV SDN Rato Lambu pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Menggunakan pendekatan analisis kebutuhan (need assessment), data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran dan tes diagnostik uraian terbuka pada 24 Februari 2026. Hasil penelitian mengungkap adanya krisis literasi kewarganegaraan, ditunjukkan oleh rendahnya rata-rata nilai tes siswa (54,20) dan persentase ketuntasan klasikal yang hanya mencapai 30%. Rendahnya capaian ini berakar dari proses pembelajaran yang kaku, tekstual, dan berpusat pada guru (teacher-centered). Sebagai solusi, direkomendasikan intervensi instruksional mendesak berupa penerapan model pembelajaran aktif, pemanfaatan media berbasis isu kontekstual, dan pembukaan ruang diskusi yang demokratis bagi peserta didik.
Keywords:
Analisis Kebutuhan, Literasi Kewarganegaraan, Pendidikan Pancasila, Sekolah Dasar.References
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Fauzi, A., Supriatna, N., & Wahyudi, G. (2026). Rekonstruksi iklim kelas Pendidikan Pancasila sebagai laboratorium sosial di sekolah dasar. Jurnal Teori dan Landasan Pendidikan, 11(1), 45–58.
Hadi, S. (2019). Metodologi penelitian (Vol. 1). Pustaka Pelajar.
Handayani, S. (2021). Kontekstualisasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan berbasis kearifan lokal di sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 7(2), 112–123.
Hidayah, N., & Nugroho, A. (2023). Analisis tes diagnostik uraian terbuka untuk mengukur kedalaman penalaran moral siswa sekolah dasar. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 14(1), 89–101.
Lestari, P., & Arifin, Z. (2025). Mengembangkan living values melalui bahan ajar Pendidikan Pancasila berbasis isu-isu kontekstual kemasyarakatan. Jurnal Inovasi Pembelajaran Dasar, 9(3), 201–214.
Nugroho, B. (2021). Internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam membentuk karakter warga negara muda di jenjang sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 145–156.
Prasetyo, A., & Utami, R. D. (2023). Urgensi stimulus instruksional dalam menumbuhkan literasi kewarganegaraan anak usia sekolah dasar. Jurnal Civic Education, 7(2), 76–88.
Pratama, R. A., & Setiawan, D. (2022). Peran pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam membentuk civic knowledge siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(1), 32–44.
Putri, M. E., & Wahyudi, A. (2023). Penguatan kompetensi moral sejak usia dini sebagai fondasi integrasi generasi penerus bangsa. Jurnal Sosiologi Pendidikan Sekolah Dasar, 4(2), 118–130.
Ramadhan, F., Kurniawan, H., & Saputra, M. (2024). Dampak metode ekspositori terhadap retensi ingatan dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran sosial di sekolah dasar. Jurnal Pedagogi Kebangsaan, 10(1), 15–29.
Rusman. (2021). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru (Edisi Ke-3). Rajawali Pers.
Saputra, H. (2021). Pembelajaran berbasis keterampilan demokratis untuk menguatkan civic disposition siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 11(1), 54–66.
Sukiman. (2019). Pengembangan sistem evaluasi pembelajaran. Remaja Rosdakarya.
Suryani, L., & Wijaya, C. (2022). Tumpulnya penalaran moral akibat doktrinasi tekstual dalam pembelajaran rumpun sosial. Jurnal Akal Kritis dan Pedagogi Dasar, 5(3), 190–202.
Widiastuti, T. (2020). Menjembatani teori hukum dan moral melalui praktik simulasi demokrasi di sekolah dasar. Jurnal Elemen Edukasi, 8(2), 99–111.
Widiastuti, T. (2022). Rekonstruksi strategi mengajar dari informatif menjadi transformatif-partisipatif pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Jurnal Inovasi Kurikulum, 19(4), 310–324.
Widoyoko, S. E. P. (2021). Penilaian hasil belajar di sekolah. Pustaka Pelajar.
Zellatifanny, C. M., & Mudjiyanto, B. (2018). Tipe penelitian deskriptif kualitatif dalam komunikasi. Jurnal Diakom: Jurnal Media dan Komunikasi, 1(2), 83–90.
License
Copyright (c) 2026 Hermansyah, Afendi, Gufran, Agus Salam, Waliyudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















