Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Open Access
Peer Reviewed

Pengembangan APE Maze Warna Untuk Stimulasi Motorik Halus Anak usia 5-6 Tahun di KB Bustanul Ulum Kalisat Jember

Authors

Karimah , Indah Kharismawati , Muhammad Agus Sugiarto

DOI:

10.29303/jipp.v11i3.5236

Published:

2026-08-06

Downloads

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan aspek krusial bagi kesiapan akademik anak usia 5-6 tahun. Observasi awal di KB Bustanul Ulum Kalisat Jember menunjukkan bahwa 6 dari 12 anak masih mengalami kesulitan dalam aktivitas motorik halus seperti memegang alat tulis dan mengikuti garis pola, yang disinyalir akibat dominasi penggunaan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Alat Permainan Edukatif (APE) Maze Warna dari bahan bekas yang valid, praktis, dan efektif untuk menstimulasi motorik halus anak. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek uji coba terdiri dari guru kelas B dan 12 peserta didik. Instrumen pengumpulan data meliputi angket validasi ahli materi dan ahli media, angket respon guru dan anak, serta lembar observasi motorik halus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) validasi ahli materi memperoleh persentase 96,67% dengan kategori "Sangat Baik"; (2) validasi ahli media memperoleh persentase 88,33% dengan kategori "Sangat Baik"; (3) respon guru memperoleh persentase 94,64% dengan kategori "Sangat Baik"; (4) respon anak memperoleh persentase 98,33% dengan kategori "Sangat Baik"; dan (5) hasil observasi motorik halus menunjukkan 100% anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) dengan rata-rata skor 33,58. Dapat disimpulkan bahwa APE Maze Warna dari bahan bekas sangat layak digunakan sebagai media stimulasi motorik halus anak usia 5-6 tahun.

Keywords:

APE Maze Warna, Bahan Bekas, Motorik Halus, Anak Usia 5-6 Tahun, Model ADDIE.

References

Akbar, S. (2017). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Arikunto, S. (2018). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi 3). Jakarta: Bumi Aksara.

Fitriani, A., & Saputra, B. (2024). Hubungan permainan maze dengan koordinasi mata-tangan dan sinapsis saraf anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 45-56.

Hurlock, E. B. (1998). Perkembangan Anak Jilid 1 (Terjemahan M. Meitasari). Jakarta: Erlangga.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Kemendikbud.

Lestari, D., Rahmawati, A., & Pratama, Y. (2024). Indikator perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun berdasarkan STPPA. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 101-115.

Lestari, P. (2025). Perbandingan efektivitas penggunaan LKS konvensional dan APE konkret terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Jurnal Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 22-35.

Pratama, Y., & Hidayat, T. (2024). Stimulasi motorik halus pada masa golden age sebagai fondasi kesiapan akademik. Jurnal Pendidikan Anak, 13(1), 55-68.

Rahayu, S., Kusuma, H., & Wijaya, T. (2025). Pengaruh warna terhadap konsentrasi selektif anak usia dini. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 14(1), 12-24.

Rahmawati, A., Lestari, D., & Saputra, B. (2024). Pemanfaatan limbah plastik sebagai APE untuk melatih motorik halus anak Kelompok B. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 11(1), 45-58.

Reiser, R. A., & Mollenda, J. (1990). Instructional Design: The ADDIE Approach. Englewood Cliffs, NJ: Educational Technology Publications.

Sanaky, A. H. (2015). Media Pembelajaran Interaktif. Yogyakarta: Kaukaba Dipantara.

Santrock, J. W. (2022). Life-Span Development (Perkembangan Masa Hidup) Edisi 13 Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Saputra, B., & Dewi, K. (2023). Pengembangan media permainan maze dari kardus bekas untuk meningkatkan motorik halus anak usia dini. Jurnal Riset Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 15-28.

Saputra, R., & Dewi, L. (2023). Hubungan teori Piaget dengan penggunaan media konkret pada anak usia praoperasional. Jurnal Kognitif dan Pembelajaran, 10(2), 110-122.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wijaya, C., & Hidayat, A. (2022). Pengaruh permainan maze berwarna berbasis digital terhadap konsentrasi dan motorik halus anak usia dini. Jurnal Teknologi Pendidikan, 9(2), 77-89.

Wijaya, T., & Kusuma, H. (2023). Peran warna sebagai cue visual dalam mengurangi cognitive load anak usia dini. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(1), 33-44.

Author Biographies

Karimah, Universitas PGRI Argopuro Jember

Author Origin : Indonesia

Indah Kharismawati, Universitas PGRI Argopuro Jember

Author Origin : Indonesia

Muhammad Agus Sugiarto, Universitas PGRI Argopuro Jember

Author Origin : Indonesia

How to Cite

Karimah, K., Kharismawati, I., & Sugiarto, M. A. (2026). Pengembangan APE Maze Warna Untuk Stimulasi Motorik Halus Anak usia 5-6 Tahun di KB Bustanul Ulum Kalisat Jember. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 11(3), 2726–2731. https://doi.org/10.29303/jipp.v11i3.5236

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.