Pengembangan Media Pembelajaran Mainan Peta Anak (MAPENA) Visual Pada Materi Letak dan Kondisi Geografis Negara Indonesia Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar
DOI:
10.29303/jipp.v11i3.5350Published:
2026-08-03Downloads
Abstract
Rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi letak dan kondisi geografis Negara Indonesia disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang masih terbatas dan kurang interaktif, sehingga peserta didik kurang aktif dan mengalami kesulitan memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Mainan Peta Anak (MAPENA) Visual yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V SDN Parang 2. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas guru dan 30 peserta didik kelas V SDN Parang 2, dengan uji coba terbatas pada 10 peserta didik dan uji coba luas pada 20 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui angket validasi ahli, angket respons guru dan peserta didik, observasi, wawancara, serta tes pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media MAPENA Visual memperoleh tingkat kevalidan sebesar 82% dari ahli media dan 98% dari ahli materi. Tingkat kepraktisan mencapai 86% berdasarkan respons guru, 85% pada uji coba terbatas, dan 80% pada uji coba luas. Keefektifan media ditunjukkan oleh nilai N-Gain sebesar 0,88 pada uji coba terbatas dengan kategori tinggi dan 0,65 pada uji coba luas dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran MAPENA Visual valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi letak dan kondisi geografis Negara Indonesia bagi peserta didik kelas V SDN Parang 2.
Keywords:
MAPENA Visual, Media Pembelajaran, Hasil Belajar.References
Adini, N., Putri, A., & Rahmawati, D. (2022). Pengembangan media MAPENA untuk meningkatkan pemahaman peserta didik pada pembelajaran IPS sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(2), 112–120. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i1.386
Arsyad, A. (2019). Media pembelajaran (Edisi revisi). Rajawali Pers.
Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.
Dale, E. (1969). Audio-visual methods in teaching (3rd ed.). Holt, Rinehart and Winston.
Fadilah, N., Wulandari, R., & Kurniawan, A. (2023). Pemanfaatan media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 8(1), 45–53.
Halloran, J., & Deale, C. (2013). Games and simulations in education. Routledge.
Junaedi, A. (2022). Ilmu Pengetahuan Sosial untuk sekolah dasar. Bumi Aksara.
Kemendikbudristek. (2022). Capaian pembelajaran pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah pada Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Khairunnisa, N. (2023). Pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(2), 134–142.
Khairunnisa, N., & Febrina, S. (2023). Pengembangan media permainan edukatif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 9(1), 88–98.
Latifah. (2021). Media visual tiga dimensi dalam pembelajaran sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 120–129.
Nugraheni, D. (2023). Strategi pembelajaran inovatif dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 12(3), 215–224.
Ode, L., Hasanuddin, A., & Nurhayati. (2025). Media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 9(1), 120–131.
Oktaviyanti, I., Hasanah, N., & Adini, E. Y. (2022). Pengembangan media pembelajaran MAPENA (Mainan Peta Anak) pada materi IPS untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i1.386
Qurrotaini, L., & Putri, M. A. (2024). Kelayakan media MAPENA pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(1), 523–532.
Rahmatin, S., Prasetyo, H., & Wibowo, R. (2026). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(1), 1–12.
Rohani. (2023). Media pembelajaran. Medan: CV Pusdikra Mitra Jaya.
Sabina Deby, A., Putra, M. R., & Lestari, N. (2024). Karakteristik geografis Indonesia sebagai materi pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Geografi Indonesia, 5(2), 101–109.
Selamet. (2020). Kriteria media visual dalam pembelajaran sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 5(2), 85–94.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D). Alfabeta.
Tafonao, T. (2018). Peranan Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Minat Belajar Mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(2), 103–114. https://doi.org/10.32585/jkp.v2i2.113
Wulandari, A. P., Salsabila, A. A., Cahyani, K., Nurazizah, T. S., & Ulfiah, Z. (2023). Pentingnya Media Pembelajaran dalam Proses Belajar Mengajar. Journal on Education, 5(2). https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.1074
License
Copyright (c) 2026 Aprillia Hijrahyanti, Ita Kurnia, Dhian Dwi Nur Wenda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















