Desain Hypothetical Learning Trajectory pada Materi Persegi dan Persegipanjang untuk mengatasi Learning Obstacle
DOI:
10.29303/jipp.v9i2.1399Published:
2024-05-20Downloads
Abstract
Pada era saat ini, guru sebagai pengajar dituntut untuk mampu mengembangkan model pembelajaran yang memperhatikan karakteristik siswa, sehingga penting bagi guru untuk mengetahui learning trajectory. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain hypothetical learning trajectory (HLT) untuk mendukung siswa SMP dalam mempelajari materi persegi dan persegipanjang. Metode penelitian menggunakan metode design research (DR). Pada penelitian ini diawali dengan melakukan studi pendahuluan untuk mengetahui learning obstacle yang dialami oleh siswa SMP pada materi persegi dan persegipanjang. Jenis learning obstacle yang didapatkan dari hasil studi pendahuluan pada penelitian ini adalah ontogenic obstacle, epistemology obstacle. Bedasarkan tinjauan tersebut, peneliti merumuskan gambaran alur belajar yang disusun agar dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan memperhatikan kegiatan pembelajaran dan respon siswa, yang disebut hypothetical learning trajectory (HLT). Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa HLT pada materi persegi dan persegipanjang untuk siswa SMP melalui serangkaian kegiatan pembelajaran (Learning Trajectory) yang dikembangkan diharapkan dapat memberikan konstribusi peningkatan dalam pemahaman konseptual peserta didik pada penyelesaian dalam kehidupan sehari-hari. HLT ini yang terdiri dari tiga elemen yaitu aktivitas pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan hipotesis proses pembelajaran. Rancangan HLT ini bertujuan untuk memperbaharui pemahaman peserta didik dalam memecahkan masalah dikehidupan nyata menjadi model matematika. Diharapkan, rencana belajar hipotesis ini dapat dijadikan sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya guna menguji efektivitasnya dalam sebuah eksperimen pembelajaran, menganalisis hasilnya dengan menggunakan metode analisis retrospektif, dan membangunnya menjadi sebuah teori pembelajaran lokal.
Keywords:
Design research, Hypothetical Learning Trajectory, Learning obstacle, Learning TrajectoryReferences
Ali, N. N., Lestari, P., & Rahayu, D. V. (2023). Kesulitan Siswa SMP Pada Pembelajaran Geometri Materi Bangun Datar. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 139-146.
Arnellis, S., & Amalita, N. (2019). Implementasi Learning Trajectory Kalkulus Berbasis Realistic Mathematics Education Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Matematis Tingkat Tinggi Siswa Sma Kota Padang. Menara Ilmu, 13(6), 11-18.
Dwinovita, W. (2022). Learning Obstacle Siswa Kelas VII Pada Pembelajaran Materi Segitiga dan Segiempat. Universitas Pendidikan Indonesia: repository.upi.edu.
Farisal, S., Sudihartinih, E., & Sumiaty, E. (2022). Kajian Learning Obstacle pada Keliling Segiempat Ditinjau dari Literasi Matematis oleh PISA 2021. Jurnal Cendikia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(3), pp. 2895-2907.
Fuadiah, N. F. (2017). Hypothetical learning trajectory pada pembelajaran bilangan negatif berdasarkan teori situasi didaktis di sekolah menengah. Jurnal Mosharafa, 6(1), 13-24.
Hendrik, A. I., Ekowati, C. K., & Samo, D. D. (2020). Kajian Hypothetical Learning Trajectories dalam Pembelajaran Matematika di Tingkat SMP. Fraktal: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 1(1), 1-11.
Hermanto, R., dan Santika, S. (2017). Eksplorasi Epistemological dan Didactical Obstacle Serta Hypothetical Learning Trajectory Pada Pembelajaran Konsep Jarak. Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika, 3 (2), 115-128.
Isnawam, G. M, & Wicaksono, A. B. (2018). Model Desain Pembelajaran Matematika. Indonesian Journal of Mathematics Education, 1(1), pp. 47-52.
Lestari, M., A., Fuadiah, N. F., & Riyanti, H. (2023). Desain Disaktis Keliling Pesegi untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 11(1), 28-38. http://doi.org/10.25273/jems.v11i1.14096
Ningtyas, Y. D. W. K., Maharani, Y. Y., & Anjarsari, E. (2022). THE HYPOTHETICAL LEARNING TRAJECTORY OF ENUMERATION RULES WITH ISLAMIC VALUES. JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia), 7(2), 96-104.
Nuraida, I., & Arman, A. (2019). Hypothetical learning trajectory in realistic mathematics education to improve the mathematical communication of junior high school students. Journal of Mathematics Education. 8(2), 247-258.
Prahmana, R. C. (2017). Design Research:(Teori dan Implementasinya: Suatu Pengantar). Rajawali Pers
Rezky, R. (2019). Hypothetical learning trajectory (HLT) dalam perspektif psikologi belajar matematika. Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan, 18(1), 762-769.
Rismawati, Y., Nurlitasari, L., Kadarisma, G., & Rohaeti, E., E. (2018). Analisis Karakteristik Learning Obstacle Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Bangun Dater, 1(2), 28-38. Lestari, M., A., Fuadiah, N. F., & Riyanti, H. (2023). Desain Disaktis Keliling Pesegi untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 11(1), 28-38. http://doi.org/10.25273/jems.v11i1.14096
Simon, M. (2014). Hypothetical Learning Trajectories in Mathematics Education. In Encyclopedia of Mathematics Education (pp. 272–275). Springer, Dordrecht.
Simon, M. A. (1995). Reconstructing Mathematics Pedagogy from a Constructivist Perspective. Journal for Research in Mathematics Education, 26(2), 114-145. (Online).
Sumiati, A., & Agustini, Y. (2020). Analisis Kesulitan Menyelesaikan Soal Segiempat dan Segitiga Siswa SMP Kelas VIII di Cianjur. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 321-331. https://doi.org/10.31004/cendekia.v4i1.184
Surya, A. (2018). Learning trajectory pada pembelajaran matematika sekolah dasar (SD). Jurnal Pendidikan Ilmiah, 4(2), 22-26.
Suwarto, S., & Purnami, A. S. (2018). Upaya meningkatkan pemahaman konsep matematika melalui hypothetical learning trajectory pada materi vektor. IndoMath: Indonesia Mathematics Education, 1(2), 69-76.
Zaman, W. I., & Hunaifi, A. A. (2017). Learning trajectroy dalam mengembangkan kompetensi berfikir matematika. Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE), 3(2), 34-41.
License
Copyright (c) 2024 Nabila Nurhaliza Ali, Nani Ratnaningsih, Mega Nur Prabawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















