Vol. 8 No. 4 (2023): November
Open Access
Peer Reviewed

Pola Internalisasi Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Anak Remaja Perempuan Dalam Keluarga di Desa Suka Makmur, Gerung, Lombok Barat

Authors

Nabilah Nisa'uzzakiyyah , Hamidsyukrie ZM , Suud Suud , Masyhuri Masyhuri

DOI:

10.29303/jipp.v8i4.1799

Published:

2023-11-30

Downloads

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola internalisasi pendidikan kesehatan reproduksi terhadap anak remaja perempuan dalam keluarga di Desa Suka Makmur, Gerung, Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tahapan dalam pola internalisasi pendidikan kesehatan reproduksi yakni tahap transformasi nilai, transaksi nilai dan transinternalisasi, kendala dalam pelaksanaannya serta solusi yang dapat dilakukan. Pemahaman yang diberikan dalam pola internalisasi yaitu: tanda perubahan fisik perempuan, fungsi alat reproduksi, cara memakai pembalut, cara membersihkan noda dari pakaian, menyarankan anak untuk banyak bergerak, minum air putih dan obat pereda nyeri, beristirahat ketika mengalami keram perut, serta mencontohkan anak untuk menerapkan pola hidup sehat dengan rutin berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi. Kendala yang terjadi seperti kurangnya pengetahuan orang tua, rendahnya interaksi antaranggota keluarga, perbedaan identitas seks, anggapan masyarakat yang masih tabu, dan PKPR yang belum terlaksana. Solusi yang dapat dilakukan antara lain pendampingan dan perhatian orang tua terhadap anak, memperbaiki cara berkomunikasi, memperbaiki dan meningkatkan peran sosialisasi dalam keluarga.

Keywords:

Pola Internalisasi, Kesehatan Reproduksi, Remaja

References

Ardhiyanti, Y. (2013). Pengaruh peran orang tua terhadap pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Jurnal Kesehatan Komunitas, 2(3), 117-121.

BKKBN. (2019). Modul Fasilitator/Pendidik Sebaya di PIK Remaja "Rencanakan Masa Depanmu". Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.

De Belmonte, L. R., Gutierrez, E. Z., Magnani, R., & Lipovsek, V. (2000). Barriers to adolescents’ use of reproductive health services in three Bolivian cities. Washington: Focus on Young Adults/Pathfinder International.

Depkes RI. 2004. Kesehatan reproduksi remaja. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

Hamidsyukrie (2002). Perspektif klien terhadap kualitas pelayanan kesehatan reproduksi (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada).

Hasanah, A. (2013), Pendidikkan dalam Perspektif Karakter, Bandung, Insan Komunika.

Miswanto, M. (2014). Pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas pada remaja. Jurnal Studi Pemuda, 3(2), 111-121.

Mubarok, M. N. (2021). Manajemen Internalisasi Nilai Karakter Anak Usia Dini di Lingkungan Keluarga. El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak, 1(02), 64-80.

Munif, M. (2017). Strategi internalisasi nilai-nilai pai dalam membentuk karakter siswa. EDURELIGIA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 1-12.

Nasirudin, M. (2010). Pendidikan tasawuf. Semarang: Rasail Group.

Nora, Ariza Cilvia., & Widuri, E. L. (2011). Komunikasi ibu dan anak dengan depresi pada remaja. Humanitas, 8(1), 45.

Rochaningsih, S. (2014). Nunung. “Dampak Pergeseran Peran dan Fungsi Keluarga Pada Perilaku Penyimpangan Remaja.". Jurnal Pembangunan: Fondasi dan Aplikasi, 2(1).

Rusdianasari, A. (2022). Konstruksi Orang Tua Laki-Laki Tentang Pendidikan Seksual Anak Perempuan Pada Keluarga Pekerja Migran Perempuan Di Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo. Paradigma: Journal of Sociological Studies, 11(1).

Subarkah, T., Sutikno, B., & Nugroho, M. A. S. (2017). Implikasi Keteladanan dan Habituasi pada Nilai-Nilai Karakter Siswa di SDN 2 Tlogodepok Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen Tahun 2016–2017 (Doctoral dissertation, STIE Widya Wiwaha).

Surana, D. (2017). Model Internalisasi Nilai-nilai Islami dalam Kehidupan Siswa-siswi SMP Pemuda Garut. Ta Dib Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 189-201.

Waleleng, G. J., & Maitimo, B. I. (2018). Fungsi Keluarga dalam Mencegah Pernikahan Usia Dini sebagai Upaya Menekan Tingkat Fertilitas di Kota Manado. Acta Diurna Komunikasi, 7(4).

Yani, V. D., Emilia, O., & Kusnanto, H. (2014). Persepsi Remaja Terhadap Faktor Penghambat Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Di Puskesmas Gambok Kabupaten Sijunjung. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 1(1).

Author Biographies

Nabilah Nisa'uzzakiyyah, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Hamidsyukrie ZM, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Suud Suud, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Masyhuri Masyhuri, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

How to Cite

Nisa’uzzakiyyah, N., ZM, H. ., Suud, S., & Masyhuri, M. (2023). Pola Internalisasi Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Anak Remaja Perempuan Dalam Keluarga di Desa Suka Makmur, Gerung, Lombok Barat. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(4), 2765–2772. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i4.1799

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.