Vol. 10 No. 4 (2025): November
Open Access
Peer Reviewed

Pendidikan Karakter Melalui Terapi Menulis: Strategi Efektif Mengurangi Bullying di Sekolah Dasar

Authors

Kinkin Karimah Nursyabani , Herma Susanah , Ismail Nursidik , Leli Halimah

DOI:

10.29303/jipp.v10i4.2909

Published:

2025-10-29

Downloads

Abstract

Pendidikan dasar memegang peran penting dalam pembentukan karakter dan kemampuan sosial anak, namun tantangan serius seperti bullying sering mengganggu proses tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas terapi menulis ekspresif sebagai metode inovatif dalam penanganan korban bullying di lingkungan sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang mengkaji berbagai riset dan literatur terkait penggunaan terapi menulis untuk mengatasi dampak psikologis bullying. Hasil kajian menunjukkan bahwa terapi menulis memberikan manfaat signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri, pengelolaan trauma, dan perkembangan keterampilan sosial siswa korban bullying. Kesimpulannya, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat penting dalam mengintegrasikan terapi ini sebagai strategi efektif, tidak hanya untuk pemulihan emosional tetapi juga dalam membangun karakter positif dan memperkuat interaksi sosial siswa di lingkungan sekolah.

Keywords:

Pendidikan Sekolah Dasar, Terapi Menulis, Tindakan Bullying

References

AFRIZA, C. S. (2022). BEST PRACTICE PENGGUNAAN TEKNIK EXPRESSIVE WRITING UNTUK MENCEGAH BULLYING DI SD IT ANAK SHALIH LHOKSEUMAWE. 2(4), 308–313. https://doi.org/10.51878/elementary.v2i4.1749

Antonius, N., S., S., M., & Tania, C. (2019). Pengaruh terapi menulis ekspresif terhadap tingkat kecemasan remaja korban bullying. Universitas Muhammadiyah Semarang, 7(2), 179–179. https://doi.org/10.26714/jkj.7.2.2019.181-184

Antonius, W. (2019). Penerapan Hukum Pidana Dalam Penanganan Buliyying Di Sekolah. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.

Baikie, K. A. & Wilhelm (2014). Emotional and physical health benefits of expressive writing Emotional and physical health benefits of expressive writing. Emotional and Physical Health Benefits of Expressive Writing. Advances in Psychiatric Treatment, 11(5), 338–346.

Creswell, J. W. (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Galih Mahendra et al, G. M. W. (2018). WRITING THERAPY TERHADAP PENURUNAN CEMAS PADA REMAJA KORBAN BULLYING (hlm. 43-44).

Haslan, M. M., Rispawati., F., A., K., E., & Sawaludin. (2021). Penyuluhan Tentang Dampak Perilaku Bullying Bagi Siswa dan Upaya untuk Mengatasinya di SMPN 1 Gerung Kabupaten Lombok Barat. 4(4), 423–430. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v4i4.1187

Ihsana Sabriani Borualogo dan Erlang Gumilang (2019) Kasus Perundungan Anak di Jawa Barat: Temuan Awal Children’s Worlds Survey di Indonesia”. (t.t.).

Junita, N., Musni, R., Amalia, I., Mardhatillah, S. P., Azizah, C., & Husnawesnate, H. (2023). Expressive Writting Therapy Dalam Menurunkan Kecemasan Pada Korban Bullying. Jurnal Diversita, 9(1), 78–84. https://doi.org/10.31289/diversita.v9i1.8333

Kebudayaan, K. P. (2021). Kurikulum Merdeka: Pedoman untuk Sekolah Dasar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Komalasari, K. (2011). Pembelajaran kontekstual: Konsep dan Aplikasi. Refika Aditama.

Kusumawati, E., Noviekayati, I., Amanda Pasca Rini, R., & Ema Mustikawati, A. (2023). PELATIHAN TANGGAP BENCANA, TERAPI MENULIS EKSPRESIF DAN RELAKSASI UPAYA PENURUNAN KECEMASAN PADA ANAK PASCA BENCANA TANAH LONGSOR DI PONOROGO (Vol. 4, Nomor 02, hlm. 12–20). https://doi.org/10.69957/abdimass.v4i02.940

Lickona, T. (2015). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.

Nurjanah, N., & Cahyana, U. (2021). Pengaruh Penerapan Online Project Based Learning dan Berpikir Kreatif Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas IV Pada Pelajaran IPA Di SD Nasional 1 Kota Bekasi. Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya, 17(1), 51–58.

Pennebaker, J. W., & Chung, C. K. (2011). Expressive writing: Connections to physical and mental health.

Rahmawati, A., Susanto, A., & Malik, I. (2023). Challenges in implementing contextual learning for elementary students. Journal of Educational Approaches, 10(1), 101–110. https://doi.org/10.1234/jea.2023.0101

Safithry, E. A., & Dewi, I. S. (2020). Terapi Menulis Ekspresif Untuk Menurunkan Tingkat Stres Akademik Peserta Didik Di Sekolah Full Day School. 5(2), 40–47. https://doi.org/10.33084/suluh.v5i1.1313

Salmiati, S., Rosmawati, R., & Lestari, M. (2018). Peer Counselor Training Untuk Mencengah Perilaku Bullying. 1(1), 62–69. https://doi.org/10.31960/ijolec.v1i1.37

Susilowati, T. G., & Hasanat, N. U. (2011). Pengaruh terapi menulis pengalaman emosional terhadap penurunan depresi pada mahasiswa tahun pertama “. Jurnal Psikologi,Universitas Gajah Mada, 38(1).

Author Biographies

Kinkin Karimah Nursyabani, Universitas Pendidikan Indonesia

Author Origin : Indonesia

Herma Susanah, Universitas Pendidikan Indonesia

Author Origin : Indonesia

Ismail Nursidik, Universitas Pendidikan Indonesia

Author Origin : Indonesia

Leli Halimah, Universitas Pendidikan Indonesia

Author Origin : Indonesia

How to Cite

Nursyabani, K. K. ., Susanah, H. ., Nursidik, I. ., & Halimah, L. . (2025). Pendidikan Karakter Melalui Terapi Menulis: Strategi Efektif Mengurangi Bullying di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(4), 3382–3389. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i4.2909

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.