Kajian Gender Dalam Penyelenggaraan Pendidikan di Sekolah Dasar: Analisis Pelaksanaan, Tantangan, dan Strategi Pengembangan
DOI:
10.29303/jipp.v11i3.5181Published:
2026-08-18Downloads
Abstract
Pendidikan di Sekolah Dasar merupakan fondasi utama pembentukan karakter, pola pikir, dan identitas diri anak. Pada tahap ini, anak mulai menyerap nilai-nilai sosial, termasuk pemahaman mengenai peran laki-laki dan perempuan dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penyelenggaraanaraan pendidikan di Sekolah Dasar ditinjau dari perspektif gender, meliputi analisis kebijakan sekolah, proses pembelajaran, interaksi pendidik, materi ajar, pembagian tugas, serta budaya sekolah yang terbentuk. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas, wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta analisis dokumen kurikulum dan perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara formal kesetaraan akses pendidikan sudah terpenuhi, namun dalam praktik pelaksanaan masih ditemukan bias gender yang bersifat tidak sadar, rutin, dan melekat pada kebiasaan budaya. Bias tersebut teridentifikasi dalam bentuk stereotip peran, pembagian tugas berdasarkan jenis kelamin, bahasa komunikasi guru, hingga penggambaran peran dalam materi ajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyelenggaraan pendidikan di Sekolah Dasar belum sepenuhnya peka gender dan masih berpotensi membatasi pengembangan potensi peserta didik. Artikel ini menawarkan rekomendasi strategis bagi pengintegrasian perspektif gender yang praktis dan aplikatif agar pendidikan dasar menjadi ruang yang adil, setara, dan memberdayakan semua siswa tanpa diskriminasi.
Keywords:
Kajian Gender, Penyelenggaraan Pendidikan, Sekolah Dasar, Kesetaraan Gender, Bias Gender, Pendidikan Inklusif.References
Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.
Fakih, Mansour. (2013). Analisis Gender & Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hidayati, Nurul. (2018). Pendidikan Berperspektif Gender: Konsep dan Penerapannya di Sekolah Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Nurhadi, Ali. (2021). Bias Gender dalam Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(1), 24-39.
Subini, Nini. (2016). Psikologi Pendidikan: Perspektif Baru. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sugihartati, Rachmah. (2014). Sosiologi Pendidikan: Memahami Peran Gender dalam Dunia Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susanti, Dwi. (2019). Implementasi Kesetaraan Gender dalam Manajemen Sekolah Dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
UNESCO. (2015). Global Partnership for Gender Equality in Education. Paris: United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.
Wiyani, N. A. (2014). Bimbingan & Konseling di Sekolah Dasar. Yogyakarta: Gava Media.
Zubaedi. (2012). Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Implementasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
License
Copyright (c) 2026 Adityawarman Hidayat, Rizki Ananda, Bimbo, Aida Puspita, Wulan Suci Rahmadani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















