Pemaknaan Anak Usia 4-5 Tahun terhadap Konsep Bentuk dan Warna Melalui Animasi Edukatif di KB Nurul Hikmah Sumberjambe Jember
DOI:
10.29303/jipp.v11i4.5449Published:
2026-10-30Downloads
Abstract
Lima tahun pertama merupakan fase emas perkembangan kognitif anak. Pengetahuan tentang bentuk dan warna menjadi pintu awal anak memahami dunianya, namun observasi awal di KB Nurul Hikmah Sumberjambe menunjukkan kesenjangan antara antusiasme menonton animasi edukatif dan pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemaknaan anak usia 4-5 tahun terhadap konsep bentuk (lingkaran, segitiga, persegi, persegi panjang) dan warna (merah, kuning, hijau, biru) melalui animasi edukatif serta mengidentifikasi faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus pada tujuh anak usia 4-5 tahun di KB Nurul Hikmah, Dusun Paleran, Desa Gunungmalang. Pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan anak, guru, dan orang tua, serta dokumentasi selama tiga minggu (23 Juli - 3 Agustus 2026) dengan empat sesi pemutaran animasi. Hasil penelitian menunjukkan proses pemaknaan terjadi melalui tiga mekanisme: (1) asosiasi dengan pengalaman konkret, (2) konstruksi makna melalui interaksi sosial dan percakapan spontan, (3) penguatan melalui pengulangan paparan. Faktor yang mempengaruhi meliputi intensitas pendampingan orang tua, ketersediaan media pendukung, karakteristik personal, dan frekuensi paparan. Kesimpulan penelitian ini adalah pemaknaan tidak terjadi secara instan dari layar, melainkan perlu dijembatani pengalaman konkret dan diskusi. Penelitian merekomendasikan pendampingan aktif guru dan orang tua setelah menonton serta penyediaan media pendukung seperti balok dan buku mewarnai.
Keywords:
pemaknaan, bentuk, warna, animasi edukatif, anak usia diniReferences
Asmara, A., Judijanto, L., Hita, I. P. A. D., & Saddhono, K. (2023). Media pembelajaran berbasis teknologi: Apakah memiliki pengaruh terhadap peningkatan kreativitas pada anak usia dini. Jurnal Obsesi, 7(6). https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5728
Asmawati, L. (2022). Peran orang tua dalam pemanfaatan teknologi digital pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1). https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.1170
Damayanti, H. L. (2022). Peran orang tua dalam membentuk karakter anak di era digital. PAKAR Pendidikan, 20(1). https://doi.org/10.24036/pakar.v20i1.254
Finalita, N., Purnama, S., & Sibawaihi. (2026). Pembelajaran bentuk geometri anak usia 5–6 tahun melalui media realita di RA Al Falah Banyuwangi. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar, 6(1). https://doi.org/10.58578/arzusin.v6i1.9171
Gumilang, M. S., Wahyuni, S., Rahayu, W. W., & Hamid, L. (2024). Mengungkap perkembangan anak usia dini: Peran persepsi warna dalam pembentukan identitas. RECQA: Research Early Childhood Qurrota A’yun, 1(1). https://doi.org/10.64724/4wp5bq35
Hariyati, S. B., & Nurhafizah. (2023). Pengembangan video animasi terhadap kecerdasan interpersonal anak usia dini (dengan integrasi warna visual). Jurnal Obsesi, 7(1). https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.4033
Hidayat, A. (2021). Pengaruh media animasi terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia dini. Jurnal Obsesi, 5(2). https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.789
Lestari, R. H., Westhisi, S. M., & Wulansuci, G. (2023). Media berbasis TIK sebagai media pengganti realitas pada pembelajaran anak usia dini di masa pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Potensia, 8(1). https://doi.org/10.33369/jip.8.1.26-34
Muliasari, A., & Linda. (2021). Sikap dan respon anak PAUD dalam mengenal metamorfosis serangga melalui media animasi (dengan fokus warna). Jurnal Obsesi, 5(2). https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.776
Pangestu, M. A., Pujiastuti, S. I., Pratiwi, N., & Hikmah. (2025). Pengembangan video “Aku dan Lingkunganku” dalam meningkatkan kesadaran anak akan pentingnya menjaga lingkungan (melalui warna visual). Jurnal Obsesi, 9(6). https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i6
Pearsall, M. (1965). Participant observation as role and method in behavioral research. Nursing Research, 14, 37–42. https://doi.org/10.1097/00006199-196501410-00011
Rahmi, P., Yulianti, N., & Fajriah, H. (2022). Penerapan metode proyek pada anak usia 4–5 tahun terhadap peningkatan pemahaman konsep bentuk geometri. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 8(2). https://doi.org/10.22373/bunayya.v8i2.34966
Sari, D. I., Milawati, M., Agustin, N. D., & Kamila, A. N. (2026). Stimulasi perkembangan kognitif dan motorik dalam meningkatkan literasi warna anak usia dini melalui permainan edukatif dan mewarnai. CREATIVE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2). https://doi.org/10.65881/creative.v1i2.32
Suprihatin, N., & Hidayah, N. (2025). Peningkatan mengenal kombinasi warna melalui media eksperimen sains sederhana pada anak usia 5–6 tahun. Jurnal Pendidikan AURA, 6(2). https://doi.org/10.37216/aura.v6i2.3085
Umamah, R., Kharismawati, I., & Kurnia, N. (2026). Penerapan permainan balok warna dalam meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia 3–4 tahun. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 11(3). https://doi.org/10.29303/jipp.v11i3.5142
Umyati, & Rocmah, L. I. (2025). Geometric shapes media for cognitive abilities in early childhood. Indonesian Journal of Education Methods Development, 20(1). https://doi.org/10.21070/ijemd.v20i1.922
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press. https://doi.org/10.2307/j.ctvjf9vz4
Winarno, K. (2015). Memahami etnografi ala Spradley. SMART: Jurnal Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi, 1(2). https://doi.org/10.18784/smart.v1i2.256
Wulandari, H., & Anissa, F. (2024). Analisis persepsi orang tua dengan pengenalan teknologi digital di kalangan anak usia dini. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(12). https://doi.org/10.5281/zenodo.12522813
Yumarni, V. (2022). Pengaruh gadget terhadap anak usia dini. Jurnal Literasiologi, 8(2). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v8i2.369
License
Copyright (c) 2026 Latifatur Rahma, Hendrik Siswono, Syamsul Muarif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






