Penerapan Model Cooperative Learning Tipe STAD Berbasis Media Kantung untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Penjumlahan dan Pengurangan Siswa Kelas II Sekolah Dasar
DOI:
10.29303/jipp.v11i4.5564Published:
2026-10-26Downloads
Abstract
Pembelajaran matematika di kelas II sekolah dasar masih menghadapi kendala dalam pemahaman konsep penjumlahan dan pengurangan sampai 100. Hal tersebut terlihat dari hasil prasiklus di kelas II SDN 01 Prambatan Lor dengan rata-rata nilai 67,31 dan ketuntasan klasikal 30,77%. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan mengajar guru dan pemahaman konsep penjumlahan dan pengurangan sampai 100 melalui penerapan model cooperative learning tipe STAD berbantuan media KANTUNG (Kartu Angka Hitung). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan desain Kemmis dan McTaggart. Subjek penelitian berjumlah 13 murid kelas II SDN 01 Prambatan Lor. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep, observasi aktivitas murid, observasi keterampilan mengajar guru, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif komparatif melalui rata-rata nilai dan ketuntasan klasikal serta secara deskriptif kualitatif untuk data observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai meningkat dari 67,31 pada prasiklus menjadi 74,68 pada Siklus I dan 83,33 pada Siklus II. Ketuntasan klasikal meningkat dari 30,77% menjadi 61,54% dan 92,31%, sedangkan keterampilan mengajar guru meningkat dari 75% pada Siklus I menjadi 87,5% pada Siklus II. Dengan demikian, penerapan model *cooperative learning* tipe STAD berbantuan media KANTUNG dapat meningkatkan keterampilan mengajar guru dan membantu meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan dan pengurangan sampai 100 pada murid kelas II sekolah dasar.
Keywords:
cooperative learning; media KANTUNG, penjumlahan dan pengurangan, pemahaman konsep, STADReferences
Ijtihad, F., Purbasari, I., & Noorwahyuni, L. (2025). Optimalisasi model Student Team Achievement Division (STAD) melalui teknik peer tutoring untuk meningkatkan hasil belajar matematika terhadap peserta didik kelas 3 sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(12.B), 99–108. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/11850
Apriliya, V., Kanzunnudin, M., & Purbasari, I. (2020). Model pembelajaran STAD berbantuan media scrapbook untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 36–44. https://doi.org/10.17509/ebj.v2i1.26944
Afif, M. M., Purbasari, I., & Kamal, J. (2025). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match berbantuan PaKaPin untuk meningkatkan pemahaman konsep geometri peserta didik kelas 2 sekolah dasar. Journal of Science and Education Research, 4(2), 14–20. https://doi.org/10.62759/jser.v4i2.204
Abdullah, M. N. (2025). Strategi pendidik dalam mengatasi perbedaan kemampuan dan sikap peserta didik di SD Kartika XX-1 Makassar. Jurnal Profesi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, 10(2), 165–176.
Arikunto, S. (2010). Penelitian tindakan kelas. Bumi Aksara.
Arnidha, Y., & Fatahillah, F. (2021). Membentuk karakter logis, kritis, kreatif dan inovatif dalam pembelajaran matematika melalui pendekatan saintifik. Jurnal E-DuMath, 7(1), 35–41.
Arsyad, A. (2014). Media pembelajaran (Ed. revisi). Rajawali Pers.
Bruner, J. S. (1966). Toward a theory of instruction. Belknap Press of Harvard University Press.
Fajariyah, A. (2025). Strategi pembelajaran interaktif untuk meningkatkan kemampuan matematika di kelas 1 di SDN Wonokusumo VI Surabaya. JDP (Jurnal Dinamika Pendidikan), 11(3), 47–54.
Fitria, R. A., Naimah, N., & Diana, R. R. (2021). Pengaruh media kartu angka (flash card) terhadap peningkatan pemahaman konsep bilangan pada anak autism. Aulad: Journal on Early Childhood, 4(3), 213–218.
Giriansyah, F. E., Pujiastuti, H., & Ihsanudin, I. (2023). Kemampuan pemahaman matematis siswa berdasarkan teori Skemp ditinjau dari gaya belajar. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 751–765. https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i1.1515
Giriansyah, F. E., [[lengkapi nama penulis lain]]. (2023). Kemampuan pemahaman matematis siswa berdasarkan teori Skemp ditinjau dari gaya belajar. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 751–765.
Juhairiah, J. (2023). Meningkatkan kemampuan guru dalam menetapkan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) melalui workshop intern sekolah di SDN Karang Bayat 01 Sumber Baru. Jurnal Simki Postgraduate, 2(3), 190–200.
Juwantara, R. A. (2019). Analisis teori perkembangan kognitif Piaget pada tahap anak usia operasional konkret 7–12 tahun dalam pembelajaran matematika. Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 9(1), 27–34.
Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The action research planner (3rd ed.). Deakin University Press.
Mashudi, M. (2021). Pembelajaran modern: Membekali peserta didik keterampilan abad ke-21. Al-Mudarris (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam), 4(1), 93–114.
Maulidah, R., Satianingsih, R., & Yustitia, V. (2021). Implementasi media flash card: Studi eksperimental untuk keterampilan berhitung siswa. Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an, 8(1), 7–14.
Ningrum, H., & Putuarga, H. S. (2020). Pembelajaran pemahaman konsep berhitung pada materi penjumlahan siswa kelas 1 SD dengan menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education), 3(5), 245–251.
Ningrum, P. M. P. (2023). Upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD siswa kelas III SD. Jurnal Jendela Matematika, 1(1), 21–28.
Putri, M., Syam, S. S., & Chandra, C. (2025). Kesulitan siswa sekolah dasar dalam memahami konsep pecahan. Pentagon: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 3(2), 43–54.
Ridwan, A., Asdiniah, E. N. A., Afriliani, M., Magdalena, & Fitri, S. F. N. (2022). Analisis penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan sikap kompetitif belajar pada siswa sekolah dasar. Journal on Education, 5(1), 447–459.
Rohim, D. C. (2021). Konsep asesmen kompetensi minimum untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa sekolah dasar. Jurnal Varidika, 33(1), 54–62.
Sadiman, A. S., Rahardjo, R., Haryono, A., & Rahardjito. (2014). Media pendidikan: Pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Rajawali Pers.
Sanjaya, W. (2016). Penelitian tindakan kelas. Prenada Media.
Situngkir, F. L., Manurung, C. L., Sihaloho, M. S., Siburian, Y., & Harianja, A. A. (2025). Penerapan model kooperatif STAD pada pembelajaran matematika dengan media visual untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas 5 SDN 060901 Polonia. Zaheen: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya, 1(3), 66–77.
Skemp, R. R. (1976). Relational understanding and instrumental understanding. Mathematics Teaching, 77, 20–26.
Slavin, R. E. (1995). Cooperative learning: Theory, research, and practice (2nd ed.). Allyn & Bacon.
Sutama, M. P., Patriana, W. D., Faiziyah, N., & Novitasari, M. (2022). Desain pembelajaran berorientasi literasi numerasi sekolah dasar. Muhammadiyah University Press.
Vygotsky, L., & Cole, M. (2018). Lev Vygotsky: Learning and social constructivism. In Learning theories for early years practice (pp. 68–73). SAGE Publications.
License
Copyright (c) 2026 Vika Irmawati, Imaniar Purbasari, Juniati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






