Vol 7 No 3b (2022): September
Akses Terbuka
Peer Reviewed

Analisis Miskonsepsi Siswa Menggunakan Four Tier Diagnostic Test Ditinjau dari Kemampuan Berbahasa Pada Materi Suhu dan Kalor di Kelas VII SMPN 7 Sungai Raya

Penulis

Kurnia Tiara Risky , Tomo Djudin , Hamdani Hamdani

DOI:

10.29303/jipp.v7i3b.754

Diterbitkan:

2022-08-24

Abstrak

Dalam pembelajaran suhu dan kalor di sekolah, miskonsepsi kerap kali dialami oleh siswa. Namun, analisis miskonsepsi dari penelitian-penelitian sebelumnya, belum ditemukan adanya yang menganalisis miskonsepsi berdasarkan kemampuan berbahasa siswa. Padahal, salah satu penyebab miskonsepsi adalah bahasa (Gilberts, Watts, Osborne, 1982). Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui profil konsepsi suhu dan kalor siswa di kelas VII SMPN 7 Sungai Raya, 2)mengetahui tingkat kemampuan berbahasa siswa berdasarkan keterampilan membaca menggunakan tes membaca cepat dan memahami isi bacaan di kelas VII SMPN 7 Sungai Raya, dan 3) mengetahui hubungan antara miskonsepsi dengan Kemampuan Membaca Efektif (KEM) siswa kelas VII SMPN 7 Sungai Raya pada materi suhu dan kalor. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan bentuk penelitiannya merupakan deskriptif korelasional. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang negatif antara miskonsepsi dengan KEM siswa sebesar – 0,287* yang masuk dalam kategori cukup mempengaruhi, dengan hasil signifikansi sebesar 0,034 < 0,05. Jadi, kesimpulannya antara miskonsepsi dan Kemampuan Efektif Membaca (KEM) saling berhubungan atau mempengaruhi. Semakin tinggi KEM siswa, maka semakin rendah miskonsepsinya, dan semakin rendah KEM siswa, maka semakin tinggi miskonsepsinya.



Kata Kunci:

Miskonsepsi, Tes diagnostik four tier, Kemampuan membaca, Suhu dan kalor

Referensi

Arikunto, S. (2005). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Badriyah, S., & Yuliana, R. (2019). The Relationship Between Reading Speed And Reading Comprehension In Indonesian Subjects In V Grade Elementary School. In Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Vol. 1, No. 2, pp. 401-410), DOI: 10.20961/shes.v1i2.26782

Blegur, T. S. (2021). Identifikasi Miskonsepsi Tentang Suhu Dan Kalor Pada Siswa SMA Di Kota Kupang Menggunakan Four-Tier Diagnostic Test [skripsi]. Diperoleh di: http://skripsi.undana.ac.id/index.php?p=show_detail&id=1781&keywords=

Breg. V. D E. (1991). Miskonsepsi Fisika dan Remidiasi. Salatiga: Universitas Kristen Satya Wacana.

Depdiknas. (2005). Panduan Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Kompetensi. Jakarta: Direktorat PPTK dan KPT Dirjen Dikti.

Diani, R., Alfin, J., Anggraeni, Y. M., Mustari, M., & Fujiani, D. (2019). Four-Tier Diagnostic Test With Certainty of Response Index on The Concepts of Fluid. In Journal of Physics: Conference Series 1155 (1), p. 012078. IOP Publishing. Diunduh https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1742 6596/1155/1/012078/meta

Effendy, Onong Uchjana (1981). Dimensi – Dimensi Komunikasi. Bandung : PT. Alumni

Anjarwati, E. (2016). Pengaruh Penguasaan Kosakata terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa SD Gugus Dewi Kunthi Kota Semarang. [Skripsi]. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Esti Luruk, H. (2020). Kemampuan Membaca Cepat Siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Makassar [Skripsi], Diperoleh dari: https://jurnal.uns.ac.id/SHES/article/view/26782

Fariyani, Q. (2012). Pengembangan Four-Tier Multiple Choice Diagnostic Test untuk Mengungkap Miskonsepsi Fisika Siswa SMA Kelas X. [Tesis], DOI: 10.21580/bioeduca.v2i1.5997

Fatmawati, E. (2005). Peningkatan Keterampilan Membaca Cepat 250 KPM dengan Pembelajaran Latihan Berjenjang dan Penilaian Authentic Assessment pada Siswa Kelas VIII A MTs. Miftahul Ulum Rengaspendawa Kabupaten Brebes Tahun Ajaran 2004/2005 [Skripsi]. Diperoleh dari: http://lib.unnes.ac.id/7186/1/10488.pdf

Giancolli, D.C. Fisika. Edisi 5. Diterjemahkan oleh H. Yuhilza. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Gilbert, J.K., & Watts, D.M. (1983). Concepts, Misconceptions And Alternative Conception: Changing Perspectives In Science Education. Studies in Science Education,10, 61-98, DOI: 10.1080/03057268308559905

Guzzetti, B. J., Snyder, T. E., Glass, G. V., & Gamas, W. S. (1993). Promoting Conceptual Change In Science: A Comparative Meta-Analysis Of Instructional Interventions From Reading Education And Science Education. Reading Research Quarterly, 28, 117–159.

Hasan, Iqbal (1999). Pokok-Pokok Materi Statistika 2 (Statistik. Inferensif). Jakarta: Bumi Aksara.

Hidayati, F. N. (2016). Identifikasi Miskonsepsi Siswa Kelas X Pada Materi Elastisitas Dan Hukum Hooke di SMA Negeri 1 Indralaya. Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika, 3(2). 1-9, DOI: 10.36706/jipf.v3i2.3838

Holman, J.P. (1994). Perpindahan Kalor, Edisi Keenam, Alih Bahasa Ir. E. Jasjfi, Msc, Jakarta, Erlangga.

Jubaedah, D. S., Kaniawati, I., Suyana, I., Samsudin, A., & Suhendi, E. (2017). Pengembangan Tes Diagnostik Berformat Four-Tier Untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Siswa Pada Topik Usaha Dan Energi. In Prosiding Seminar Nasional Fisika (E-Journal), (Vol. 6, pp. SNF2017-RND), Diperoleh dari: http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/prosidingsnf/article/view/4940

Kendeou, P., & Van Den Broek, P. (2005). The Effects of Readers' Misconceptions on Comprehension of Scientific Text. Journal of Educational Psychology, 97(2), 235. DOI : 10.1037/0022-0663.97.2.235

Kholiq, A., & Luthfiyati, D. (2020). Tingkat Membaca Pemahaman Siswa Sma Kabupaten Lamongan. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 4(1), 17-32. DOI: 10.24176/kredo.v4i1.3535

Kamalasari, V. (2012). Latihan Membaca Cepat Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Cepat dan Pemahaman Bacaan. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia 1 (1): 1-16

Laksana, D.N. (2016). Miskonsepsi Dalam Materi Ipa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia. 5(2):843-852. DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v5i2.8588

Lestari, M. A., & Kuntarto, E. (2018). Hipotesis Tabularasa. Repository Unja. Diunduh di https://repository.unja.ac.id/id/eprint/5952

Maison, M., Lestari, N., & Widaningtyas, A. (2020). Identifikasi Miskonsepsi Siswa Pada Materi Usaha Dan Energi. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 6(1), 32-39. DOI: 10.29303/jppipa.v6i1.314

Mulyati, Yeti. (2003). Kecepatan Efektif Membaca: Apa dan Bagaimana? Diktat. Jakarta: Depdiknas.

Nurgiyantoro, Burhan. (2009). Penilaian Pengajaran Bahasa.Yogyakarta : BPFE

Nurlela (2016). Hubungan Kecepatan Membaca dengan Kemampuan Memahami Cerpen Siswa Kelas VII SMP Negeri 10 Tanjungpinang Tahun Pelajaran 2015/2016. Skripsi. Tidak diterbitkan. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang. Diakses dari http://jurnal.umrah.ac.id/wp-content/uploads/gravity_forms/1-ec61c9cb232a03a96d0947c6478e525e/2014/08/EJOURNAL-SUHANA-100388201304-FKIP-2014.pdf

Oller w. John. (1979). Language Tests at School, Jr. London Longman

Pebriyanti, D., Sahidu, H., & Sutrio, S. (2017). Efektifitas Model Pembelajaran Perubahan Konseptual Untuk Mengatasi Miskonsepsi Fisika Pada Siswa Kelas X SMAN 1 Praya Barat Tahun Pelajaran 2012/2013. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 1(2), 92-96, DOI: 10.29303/jpft.v1i2.241

Prasodjo, Budi, et al. (2007). IPA 1 A. Bogor : Ghalia Indonesia Printing

Syamsu Yusuf LN. (2014). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. PT. Remaja Rosdakarya Offset Bandung.

Puspitasari, R. (2012). Kontribusi Empirisme Terhadap Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Jurnal Edueksos, 1(1), 21-49. DOI: 10.24235/edueksos

Riduwan (2015). Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Rusilowati, A. (2015). Pengembangan Test Diagnostik sebagai Alat Evaluasi Kesulitan Belajar Fisika. Prosiding Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika (SNFPF). Semarang 2015. Diunduh di https://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/prosfis1/article/view/7684

Sanger, M. J. & Greenbowe, T. J. 1997. Common Student Misconceptions in Electrochemistry: Galvanic, Electrolytic, and Concentration Cells. Journal of Research In Science Teaching, 34(4): 377–398.

Sari, A.S, Lena. L. (2017). Meningkatkan Kemampuan Memahami Bacaan Melalui Pelatihan Aspek Pemahaman Bacaan pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Prosiding Temu Ilmiah X Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia. ISBN:978-602-1145-49-4

Serway, R. A. & Jewett, J. W. (2004). Physic for Scientists and Engineers, Six Edition. California: Thomson Brook/Cole.

Sheftyawan, W. B., Prihandono, T., & Lesmono, A. D. (2018). Identifikasi Miskonsepsi Siswa Menggunakan Four-Tier Diagnostic Test Pada Materi Optik Geometri. Jurnal Pembelajaran Fisika, 7(2), 147-153. DOI: 10.19184/jpf.v7i2.7921

Sholihat, F. N., Samsudin, A., & Nugraha, M. G. (2017). Identifikasi Miskonsepsi Dan Penyebab Miskonsepsi Siswa Menggunakan Four-Tier Diagnostic Test Pada Sub-Materi Fluida Dinamik: Azas Kontinuitas. Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, 3(2), 175-180. DOI: 10.21009/1.03208

Singarimbun, M. (1989). Metode Penelitian Survay. Jakarta : LP3S

Siregar, S. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana.

Sugiyarto, Teguh & Ismawati, Eny. (2008). Ilmu Pengetahuan Alam untuk Kelas VII. Jakarta: Kompas Gramedia

Sugiyono (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.CV

Sujarweni, V. W. (2014). SPSS untuk Penelitian (1 ed.; Florent, Ed.). Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Sukardi (2015). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta : PT Bumi Aksara

Suparno, P. (2013). Miskonsepsi dan Perubahan Konsep dalam Pendidikan Fisika. Jakarta: PT Grasindo.

Sutiana, S., Silitonga, H. T. M., & Oktavianty, E. (2018). Pengembangan Tes Diagnostik Three Tier Test Pada Materi Suhu Dan Kalor Untuk SMP. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 7(7). Diunduh di: https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/26596

Suwarna, I.P. (2013). Analisis Miskonsepsi Siswa SMA Kelas X pada Mata Pelajaran Fisika Melalui CRI (Certain Respon Indeks) Termodifikasi. Jurnal Laporan Penelitian. Diunduh di: https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/24028

Tampubolon, DP. (2015). Kemampuan Membaca Teknik Membaca Efektif dan Efisien. Bandung: CV Angkasa

Tarigan, H.G (2008). Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung. Angkasa

Tohir, Muhammad. (2016). Menjadikan Para Siswa Aktif Bertanya dalam Kegiatan Pembelajaran Berdasarkan Kurikulum 2013. Diunduh di: https://www.academia.edu/41527277/Menjadikan_Para_Siswa_Aktif_Bertanya_dalam_Kegiatan_Pembelajaran_Berdasarkan_Kurikulum_2013?from=cover_page

Utari, G. P., & Liliawati, W. (2019). Identifikasi Miskonsepsi Siswa Pada Materi Suhu Dan Kalor Menggunakan Four Tier Diagnostic Test Di SMA. In Seminar Nasional Fisika, (Vol. 1, No. 1, pp. 86-98). DOI: http://proceedings2.upi.edu/index.php/sinafi/article/view/573

Widodo, Wahono., Rachmadiyati, Fida., & Hidayati, Siti Nurul (2017). Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VII Semester 1 Edisi Revisi. Jakarta : Pusat Kurikulum dan Perbukuan

Yusuf, M. (2017). Pengaruh Kemampuan Berbahasa Arab Terhadap Prestasi Belajar Al Qur’an Hadits Pada Siswa Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Alquraniyah Manna Bengkulu Selatan. Jurnal Penelitian Manajemen Pendidikan Islam, 2(1). Diunduh di: https://ejournal.iainbengkulu.ac.id/index.php/annizom/article/view/2443

Biografi Penulis

Kurnia Tiara Risky, Universitas Mataram

Asal Penulis : Indonesia

Tomo Djudin, Universitas Mataram

Asal Penulis : Indonesia

Hamdani Hamdani, Universitas Mataram

Asal Penulis : Indonesia

Cara Mengutip

Risky, K. T., Djudin, T. ., & Hamdani, H. (2022). Analisis Miskonsepsi Siswa Menggunakan Four Tier Diagnostic Test Ditinjau dari Kemampuan Berbahasa Pada Materi Suhu dan Kalor di Kelas VII SMPN 7 Sungai Raya. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3b), 1396–1403. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i3b.754

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.