Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Peduli Sosial dan Peduli Lingkungan di SMPN 2 Mataram
DOI:
https://doi.org/10.29303/jipp.v8i3.1480Keywords:
Kepemimpinan, Kepala Sekolah, Peduli Sosial, Peduli LingkunganAbstract
Kepala Sekolah bertanggung jawab atas penyelenggaraan kegiatan pembelajaran, administrasi sekolah, membina tenaga kependidikan lainnya, dan mendayagunakan serta memelihara sarana dan prasaran. Namun, masalah utamanya adalah masih banyak kepala sekolah di Indonesia yang masih takut untuk melakukan perubahan dan tidak tahu bagaimana cara menggunakan kekuasaan mereka untuk menjalankan sekolah mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bentuk-bentuk strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan peduli sosial dan peduli lingkungan di SMPN 2 Mataram. (2) Strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan peduli sosial dan peduli lingkungan di SMPN 2 Mataram. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus untuk mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik purposive sampling digunakan untuk menentukan subjek dan informan penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Hubberman, yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah SMPN 2 Mataram memiliki strategi kepemimpinan yang efektif dalam meningkatkan peduli sosial dan lingkungan di sekolah tersebut. Dalam hal ini peneliti menemukan bahwa bentuk program kepala sekolah yaitu (1) Program rutin seperti toleransi, saling menghargai, menjaga lingkungan sekolah, (2) Program incidental seperti jujur pada diri sendiri dan orang lain, membuang sampah pada tempatnya, (3) Program terencana seperti tolong menolong dalam bentuk spendu berbagi 1000 buku bagi warga yang membutuhkan, mendukung program go green. Adapun strategi yang sering dilakukan kepala sekolah setelah diamati oleh peneliti adalah strategi manajerial yaitu merencanakan hingga evaluasi seperti pembentukan panitia ujian nasional, strategi substansial yaitu lebih kepada orientasi kecapakapan hidup seperti bimbingan bakat dan minat guru dan peserta didik berprestasi, strategi building yaitu bentuk dukungan kepala sekolah terhadap guru dan peserta didik berprestasi, strategi binding dan bonding yaitu kepala sekolah dan guru mengembangkan nilai hubungan yang membentuk keterikatan satu dan yang lain dan lebih memprioritaskan hubungan moral sebagai landasan utama seperti menjenguk guru maupun peserta didik yang sedang sakit.
References
Affrida, E. N. (2017). Strategi Ibu dengan Peran Ganda dalam Membentuk Kemandirian Anak Usia Pra Sekolah. Jurnal Obsesi:Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 124-130. https:// doi: 10.31004/obsesi.v1i2.24
Anwar, A. (1994). Strategi Komunikasi: Suatu Pengantar Ringkas. Bandung: CV Amrico. https://pusdikra-publishing.com/index.php/jrss/article/view/102
Arifin (2017). Upaya Diri Menjadi Guru Profesional. Bandung: Alfabeta. 2(2), 175- 182. Doi:http://dx.doi.org/10.21831/jpe.v2i2.2717
Endang H. (2014). Kepemimpinan Mutu Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Pedagogia: Jurnal Ilmu Pendidikan, 12 (2), 51-59. Retrieved from https://ejournal.upi.edu/index.php/pedagogia/article/view/3329/2311
Hariyanto, & Samani, M. (2012). Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya. https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/nizham/article/view/897
Herawan, E. (2016). Kepemimpinan Mutu Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. PEDAGOGIA, 51–59.
Istiqomah (2019). Sikap Peduli Lingkungan Peserta Didik di MAN-1 Pekanbaru SebagaiSekolah Adiwiyata: http://dx.doi.org/10.31258/dli.6.2.p.95-103
Nofriza E., Refli S.B., & Yanti, F., (2019). Implementasi Karakter Peduli Lingkungan Di SDN 13 Lolong Belanti Padang. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 29 (2), 155-165. Retrieved from https://journals.ums.ac.id/index.php/jpis/article/view/9747/5129
Putri, S. (2022). Pengaruh Kepemimpinan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Pt. Domas Agrointi Prima Kuala Tanjung: https://doi.org/10.36733/juima.v12i1.4864
Santika, I. Gusti Ngurah, I. Wayan Suastra, & Ida Bagus Putu Arnyana (2022). "Membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar melalui pembelajaran ipa." Jurnal Education and Development 10.1 (2022): 207-212.
Silfianti (2013). Kontribusi Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Terhadap Motivasi Kerja Guru Smp Negeri Di Kecamatan Padang Timur. Jurnal Administrasi Pendidikan, 1 (1), 240-461. https://doi.org/10.24036/bmp.v1i1.2699Sofo,
F., Fitzgerald, R., & Jawas, U. (2012). Instructional Leadership in Indonesian School reform: Overcoming the problems to move forward. School Leadership and Management, 503–522.
Sugiyono (2012). Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif (Kualitatif). Alfabeta. https://doi.org/10.33964/jp.v22i3.92
Supriatna & Ilfiandra (2006). Apa dan Bagaimana Bimbingan Karir. https://doi.org/10.24176/jkg.v2i2.700
Suriansyah, A., & Aslamiah (2015). Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah, Guru, Orang Tua, Dan Masyarakat Dalam Membentuk Karakter Siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 2 (2), 234-246. https://doi.org/10.21831/cp.v2i2.4828
Tomy S. S., & Hazmanan K. (2018). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening. Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 1 (1), 49-70. https://doi.org/10.30596/maneggio.v1i1.2241
Wahyosumidjo (2001). Kepemimpinan Kepala Sekolah Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya. Raja Grafindo Persada. https://doi.org/10.26740/jdmp.v1n1.p41-54
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Muhammad Yudi Harianto, Hairil Wadi, Suud Suud

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















