Pengembangan Instrumen Penilaian pada Materi Sistem Pernapasan dengan Menggunakan Model Keterpaduan Nested (Keterpaduan) Kelas XI Sekolah Menengah Atas (SMA)
DOI:
10.29303/jipp.v8i4.1823Published:
2023-11-30Downloads
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrument penilain untuk mengukur pemahaman peserta didik kelas XI MIPA SMA pada materi sistem pernapasan dengan menggunakan model keterpaduan tipe Nested (tersarang). Instrumen yang dibuat terdiri dari instrument yang dapat mengukur hasil belajar dengan penggunaan model keterpaduan tipe Nested yang mengukur 3 ranah pengetahuan yaitu pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dilengkapi dengan rubrik penilaian. keterpaduan Model pengembangan instrumen penilaian yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada metode pengembangan ADDIE dengan pendekatan menurut Branch. Metode ini dilakukan dalam 5 tahapan yaitu (1) analisys, (2) design, (3) development (4) implementation (5) evalution. Hasil validasi dan uji coba terbatas mengunakan instrument yang dikembangkan menunjukkan bahwa instrumen penilaian pada materi sistem pernapasan dengan menggunakan model keterpaduan Nested (tersarang) layak untuk digunakan. Instrumen penilaian yang dikembangkan dapat digunakan untuk menilai proses pembelajaran dan membantu guru dalam mengembangkan kompetensi pengetahuan dan keterampilan peserta didik dalam melakukan pembelajaran berbasis model keterpaduan Nested (tersarang).
Keywords:
Instrumen penilaian, Materi sistem pernapasan, Model keterpaduan Nested (tersarang).References
Arikunto, S. (2000). Penilaian Program Pendidikan. Jakarta: Bina Aksara.
Branch, R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. New York: Spinger Science & Business Media, LLC.
Clark, L. A., & Watson, D. (1995). Constructing Validity: Basic Issues in Objective Scale Development. Psychological Assessment, 7(3),309–319. https://doi.org/10.1037/1040-3590.7.3.309
Coaley, K. (2010). An Introduction to Psychological Assessment and Psychmetrics. London: Sage.
Daryanto, D. (2010). Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Djaali, D., & Mulyono, M. (2008). Pengukuran dalam Bidang Pendidikan. Jakarta: Grasindo (Gramedia Widiasarana).
Maryani, N. (2009). Analisis Tingkat Kesukaran dan Daya Pembeda Soal Ujian Semester Ganjil Kimia Tahun Akademik 2008-2009 di SMA Negeri 3 Prabumulih (Skripsi). Indralaya: FKIP Universitas Sriwijaya.
Samsul, P., & Mutmainnah, M. (2018). Pengembangan Instrumen Penilaian Autnetik pada Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik. Edumaspul-Jurnal Pendidikan, 2(1), 1-10. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v2i1.20
Siregar, S. (2014). Statistika Deskriptif untuk Penelitian. Jakarta: Rajawali Pers.
Sudijono, A. (2009). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
Sudjana, S. (2008). Fungsi Pengembangan dalam Proses Belajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono, S. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Tyler, W. R. (1949). Basic Principles of Curriculum and Instruction. Chicago: The Universty of Chicago Press.
Widoyoko, S., & Putro, E. (2009). Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Yani, A., Asri, A. F., & Burhan, A. (2014). Analisis Tingkat Kesukaran, Daya Pembeda dan Fungsi Distraktor Soal Ujian Semester Ganjil Mata Pelajaran Produktif di SMK Negeri 1 Indralaya Utara Tahun Pelajaran 2012/2013. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 1(2), 98-115. https://doi.org/10.36706/jptm.v1i2.7410
License
Copyright (c) 2023 Nurpaizah Nurpaizah, Maison Maison, Risnita Risnita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















