Pengaruh Metode Tahsinul Qiro’ah Terhadap Kemampuan Membaca Al-Qur’an Pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 1 Palas
DOI:
10.29303/jipp.v11i1.4690Published:
2026-02-06Downloads
Abstract
Kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar menggunakan kaidah tajwid adalah sebuah kemampuan fundamental yang harus dikuasai oleh siswa dalam pendidikan Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penerapan metode Tahsinul Qiro’ah terhadap kemampuan membaca Al-Qur'an di kalangan siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Palas. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga tahap. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII dari SMP Negeri 1 Palas, yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes lisan membaca Al-Qur'an, observasi, dan dokumentasi. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah rubrik penilaian membaca Al-Qur'an, yang mencakup elemen makhraj, tajwid, kelancaran, tartil, dan kepercayaan diri. Sementara itu, teknik analisis data adalah hasil rata-rata skor dan analisis persentase penyelesaian pembelajaran, yang dilakukan pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Tahsinul Qiro’ah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa, yang ditunjukkan oleh rata-rata skor dan persentase penyelesaian pembelajaran dari siklus I hingga siklus III. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Tahsinul Qiro’ah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik.
Keywords:
Kemampuan membaca Al-Qur’an, Penelitian tindakan kelas, Tahsinul Qiro’ahLicense
Copyright (c) 2026 Ahmad Rifa’i, Baharudin, Rudy Irawan Z

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















