Pemanfaatan Limbah Sayur untuk Produksi Biogas Ramah Lingkungan sebagai Media Pembelajaran IPA Berbasis Lingkungan
DOI:
10.29303/jipp.v11i2.4841Published:
2026-04-29Downloads
Abstract
Limbah sayur merupakan limbah organik yang terus meningkat akibat aktivitas rumah tangga dan pasar, serta berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi limbah sayur sebagai bahan baku biogas, menganalisis proses produksinya melalui fermentasi anaerob, serta menilai manfaat lingkungannya. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif menggunakan digester sederhana selama 30 hari, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, pengukuran volume gas, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biogas mulai terbentuk pada hari ke-5 sebesar 10 ml, meningkat menjadi 45 ml pada hari ke-10, dan mencapai puncak pada hari ke-12 sebesar 60 ml, kemudian menurun pada hari ke-15. Proses ini dipengaruhi oleh aktivitas mikroorganisme dalam tahapan hidrolisis, asidogenesis, asetogenesis, dan metanogenesis. Dengan demikian, limbah sayur efektif dimanfaatkan sebagai bahan baku biogas sekaligus menghasilkan residu yang dapat digunakan sebagai pupuk organik cair, sehingga menjadi solusi ramah lingkungan dalam pengelolaan limbah dan pengembangan energi terbarukan.
Keywords:
biogas, energi terbarukan, fermentasi anaerob, lingkungan, limbah sayurReferences
Anderson, J. (2020). Renewable energy and environmental sustainability. Journal of Energy Studies, 12(2), 101–110.
Arikunto, S. (2021). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Creswell, J. W. (2021). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hidayat, A. (2024). Teknologi Biogas Skala Rumah Tangga. Jakarta: Bumi Aksara.
Kurniawan, B., & Saputra, H. (2023). Pemanfaatan limbah organik sebagai energi alternatif berbasis biogas. Jurnal Teknologi Energi, 7(1), 15–23.
Lestari, D., & Putra, R. (2022). Produksi biogas dari limbah sayuran di lingkungan pasar tradisional. Jurnal Energi Terbarukan, 6(2), 45–52.
Mulyani, S. (2023). Pengolahan limbah organik rumah tangga berbasis teknologi sederhana. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 8(1), 22–30.
Nugroho, A. (2024). Analisis efisiensi produksi biogas dari limbah sayur. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 9(1), 10–18.
Prasetyo, E. (2022). Fermentasi anaerob dalam produksi energi terbarukan. Jurnal Bioteknologi Indonesia, 5(2), 34–41.
Putra, R., & Lestari, D. (2022). Pemanfaatan limbah organik sebagai energi alternatif biogas. Jurnal Energi Terbarukan, 6(2), 45–52.
Rahmawati, S. (2022). Pengelolaan limbah organik berbasis masyarakat dalam mendukung lingkungan berkelanjutan. Jurnal Lingkungan Hidup, 5(1), 12–20.
Rahmawati, S. (2023). Strategi pengelolaan limbah rumah tangga untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Jurnal Ekologi dan Lingkungan, 7(2), 30–38.
Sari, M. (2023). Dampak limbah organik terhadap emisi gas rumah kaca. Jurnal Ekologi, 7(1), 33–40.
Setiawan, D. (2024). Potensi limbah sayur sebagai bahan baku energi alternatif. Jurnal Inovasi Energi, 6(1), 5–13.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wahyuni, R., & Hadi, S. (2023). Karakteristik limbah organik dalam produksi biogas. Jurnal Teknologi Lingkungan, 7(3), 40–48.
Warschauer, M., & Matuchniak, T. (2019). New technology and digital worlds: Analyzing evidence of equity in access, use, and outcomes. Review of Research in Education, 43(1), 179–225.
Widodo, T. (2024). Proses fermentasi anaerob dalam produksi biogas. Jurnal Teknologi Lingkungan, 8(1), 21–30.
Yusuf, A. (2023). Komposisi dan manfaat biogas sebagai energi terbarukan. Jurnal Sains Energi, 6(3), 55–63.
Zulkarnain, M. (2022). Pengembangan energi terbarukan berbasis limbah organik. Jurnal Energi Nasional, 5(2), 18–26.
License
Copyright (c) 2026 Anggel Permata Sari, Sinta Bella, Mut’ah Miarti, Kartika Sari M, Helmi Susilawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















