Analisis Indikator Evaluasi Empati dan Moderasi Beragama dalam PAI: Perspektif Kurikulum Berbasis Cinta
DOI:
10.29303/jipp.v11i2.4977Published:
2026-05-18Downloads
Abstract
Pendidikan Agama Islam (PAI) memegang peran penting dalam membentuk karakter dan kemampuan sosial siswa, termasuk pengembangan empati dan moderasi beragama. Namun, penerapan evaluasi yang sistematis terhadap kedua aspek tersebut masih memerlukan kajian mendalam, khususnya dalam konteks Kurikulum Berbasis Cinta yang dikembangkan Kementerian Agama. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan indikator evaluasi empati dan moderasi beragama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan perspektif kurikulum berbasis cinta yang ditetapkan oleh Kementerian Agama. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana indikator tersebut dapat diukur dan diimplementasikan dalam konteks sekolah multikultural. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis hubungan antara evaluasi empati dan sikap toleransi siswa, serta mengevaluasi reliabilitas penilaian guru dalam mengukur moderasi beragama. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan menelaah berbagai literatur, jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang kemudian direduksi dan dianalisis secara deduktif untuk merumuskan indikator evaluasi empati dan moderasi beragama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan perspektif kurikulum berbasis cinta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator evaluasi yang tepat melibatkan aspek afektif dan kognitif, di mana penilaian berbasis moderasi beragama dapat mempengaruhi pencegahan sikap eksklusivisme keagamaan di kalangan siswa. Oleh karena itu, asesmen autentik yang berfokus pada sikap inklusif sangat penting untuk diterapkan dalam pembelajaran PAI di lingkungan sekolah multikultural.
Keywords:
Evaluasi empati, Moderasi beragama, Pendidikan agama IslamReferences
Abas, S. Z. B., Arif, M., Damopilii, M., & Mantau, B. A. K. (2025). Internalisasi Moderasi Beragama Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Merdeka Belajar. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), 659–666. https://doi.org/https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i3.1386
Ahadi, A., & Sugeng, S. (2025). Evaluasi Pembelajaran PAI Berbasis Moderasi Beragama : Analisis Teoritis dan Implementasinya. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 428–437. https://doi.org/https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.1897
Aluf, W. Al, Bukhori, I., Bashith, A., Islam, U., Maulana, N., & Ibrahim, M. (2024). Evaluasi Pembelajaran Moderasi Beragama untuk Mengukur Penguatan Toleransi Siswa di MIN 2 Pamekasan. JPPI: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia, 4(4), 1623–1634. https://doi.org/https://doi.org/10.53299/jppi.v4i4.825
Fannani, B. (2025). Reaktualisasi Moderasi Beragama bagi Pemuka Agama di Kecamatan Blimbing Kota Malang dalam Membangun Karakter Toleransi dan Moderat. Santri : Journal of Student Engagement, 4(2), 164–175. https://doi.org/https://doi.org/10.55352/v0kx0x90
Fibrianto, A. S., Yuniar, A. D., & Apriadi, D. W. (2022). Membangun Karakter Inklusif Sejak Dini (Penanaman Sikap Toleransi Terhadap Perbedaan Bagi Siswa SD). JPDS: Jurnal Praksis Dan Dedikasi, 5(2), 54–60. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.17977/um022v5i2p54-60
Hanafi, I. (2011). Eksklusivisme, Inklusivisme, dan Pluralisme: Membaca Pola Keberagamaan Umat Beriman. AL-FIKRA: Jurnal Ilmiah Keislaman, 10(2), 388–409. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24014/af.v10i2.3848
Khairani, V., Fitriani, F., Ekowati, E., Daulay, I. R., Darmawan, D., Anggraini, V., & Aslami, S. (2025). Kurikulum Cinta Sebagai Strategi Moderasi Beragama Dalam Dunia Pendidikan: Tinjauan Literatur. STUDIA SOSIA RELIGIA: Jurnal Studi Agama Agama, 8(2), 75–83. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.51900/ssr.v8i2.25008
Nada, Z. Q., & Listiana, H. (2025). Analisis Kesiapan Guru Madrasah dalam Insersi Kurikulum Cinta. ENTITIA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 1, 385–400. https://doi.org/https://doi.org/10.19105/ejpis.v1i.19188
Nafilah, A. K., Mabnunah, M., Aisyah, S., & Kahfi, S. (2023). Implementasi Pendidikan Berbasis Moderasi Beragama dalam Meningkatkan Kesadaran Beragama di MAN 1 Pamekasan. JDPP: Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 11(1), 31–43. https://doi.org/https://doi.org/10.24269/dpp.v11i1.8005
Prawira, S. P., Nadirahman, M., Safira, A., & Ar, Z. T. (2025). Strategi Problem Based Learning dalam Pembelajaran PAI di Sekolah Dasar untuk Mengembangkan Nalar Empatik dan Moderat Peserta Didik. JSPED: Jurnal Studi Pendidikan Dasar, 3(2), 237–254. https://doi.org/https://doi.org/10.54180/jsped.2025.3.2.237-254
Rahman, A. (2025). Membangun Karakter Moderasi Beragama Mahasiswa Melalui Kurikulum Cinta Berbasis Kearifan Lokal. TELADAN: Jurnal Pendidikan Umum Dan Karakter, 1(2), 45–55. https://doi.org/https://doi.org/10.66053/jpuk.v1i2.36
Taufik, T., Djollong, A. F., Lestari, U., Hamran, H., & Syamsuriah, S. (2025). Model Penilaian Moderasi Beragama Dalam Pembelajaran Pai Untuk Penguatan Karakter Toleran. JAKAP: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Cakrawala Pembelaajarann, 1(4), 1–12. https://doi.org/https://doi.org/10.64690/jakap.v1i4.475
Yusup, M. (2017). Eksklusivisme Beragama Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Yogyakarta. RELIGI: Jurnal Studi Agama-Agama, 13(1), 75–96. https://doi.org/https://doi.org/10.14421/rejusta.2017.1301-05
License
Copyright (c) 2026 Lalu Muhammad Fahmi Wirasaputra, Ahmad Yasin, Muhammad Dodi Alfiansyah, Syamsul Arifin, Syarifudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















