Makna Pengembangan Pribadi Konselor bagi Peningkatan Profesionalitas Guru BK dalam Pelaksanaan Konseling Individu di SMP: Studi Kualitatif Fenomenologis
DOI:
10.29303/jipp.v11i3.5290Published:
2026-07-29Downloads
Abstract
Konseling individu merupakan layanan inti dalam bimbingan dan konseling yang menuntut guru Bimbingan dan Konseling (BK) tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kualitas pribadi yang memadai. Dalam praktiknya, efektivitas konseling individu sangat dipengaruhi oleh kemampuan konselor memahami diri, mengelola emosi, menunjukkan empati, serta membangun hubungan yang autentik dengan konseli. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna pengembangan pribadi konselor bagi peningkatan profesionalitas guru BK dalam pelaksanaan konseling individu di SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi interpretatif. Partisipan penelitian terdiri atas 1 guru BK yang aktif memberikan layanan konseling individu. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, pengkodean tematik, interpretasi makna, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pribadi dimaknai guru BK sebagai proses pembentukan kesadaran diri profesional, penguatan kematangan emosional, pengembangan kepekaan interpersonal, dan internalisasi nilai-nilai etika profesi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengembangan pribadi memiliki makna yang sangat penting dalam meningkatkan profesionalitas guru Bimbingan dan Konseling pada pelaksanaan layanan konseling individu. Pengembangan pribadi dimaknai sebagai proses berkelanjutan yang membentuk kesadaran diri, kematangan emosional, empati, kemampuan komunikasi, refleksi diri, dan integritas profesional.
Keywords:
Konseling individu, layanan konseling, Profesionalitas guru BKReferences
Amala, A. K., & Kaltsum, H. U. (2021). Peran Guru sebagai Pelaksana Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Menanamkan Kedisiplinan Bagi Peserta Didik di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 5213–5220.
Amaliya Fradinata, S., Mudjiran, & Dina Sukma. (2023). Keterampilan Dasar Konselor Dalam Melakukan Konseling Individu. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial, 2(2), 119–128.
Amelia, R., Rosadi, A., Sa’adiyah, I., & Marwiji, Muh. H. (2024). Implementasi Layanan Bimbingan Konseling dan Kontribusinya bagi Prestasi Belajar serta Perilaku Siswa Madrasah Ibtidaiyah. Kharismatik : Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(2), 81–92.
Andriani, W. (2022). Penggunaan Metode Sistematik Literatur Review dalam Penelitian Ilmu Sosiologi. Jurnal PTK dan Pendidikan, 7(2).
Diniyah, U., Hidayah, N., & Wahyuni, F. (2024). Strategi peningkatan kompetensi guru bimbingan dan konseling (Guru BK): Tinjauan systematic literature review. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(2), 841–858.
Evi Aeni Rufaedah & Muhammad Ikhwanarrafiq. (2022). KUALITAS PRIBADI KONSELOR DALAM MEMBANGUN HUBUNGAN ANTAR KONSELOR DAN KONSELI: Volume 3 No 2 Juli 2022. Counselia; Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, 3(2), 52–63.
Gibson, D. M., Pence, C., Kennedy, S. D., Gerlach, J., Degges-White, S., & Watson, J. (2021). Development of the counselor wellness competencies. Journal of Counselor Leadership and Advocacy, 8(2), 130–145.
Jumilah, B. S., Gultom, A. F., & Kuin, M. A. (2025). Analisis Fenomenologi Interpretatif Pengalaman Menjadi Pelayan Pastoral bagi Penyandang Disabilitas di Bhakti Luhur. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 10(1).
Karneli, Y., Ainil Hakim, F., & Mudjiran. (2024). Memahami Kesiapan Konselor dalam Pemberian Layanan Bimbingan dan Konseling Kepada Klien. Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(2), 50–57.
Marieta, V., Benikakan, K., Masi, L. M., & Korohama, K. E. P. (2025). Hubungan antara Kualitas Pribadi Guru BK dengan Kepuasan Siswa terhadap Layanan Konseling Individual di SMP Negeri 5 Kupang. 3, 179–186.
Maulida Laily Kusuma Wati, Subyantoro, S., & Wagiran, W. (2024). Peranan Guru dalam Manajemen Peserta Didik Untuk Meningkatkan Kualitas Peserta Didik. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(1), 1073–1090.
Mustika, S., & Neviyarni, N. (2023). Peran Guru Kelas dalam Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling dalam Pembentukan Karakter pada Anak Berkebutuhan Khusus. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 10(3), 481–492.
Nadhiroh, F. A. (2025). Mengatasi Tantangan dalam Bimbingan dan Konseling di-Era Digital pada Sekolah Menengah Atas. Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 7(1), 61–80.
Nasyhihati, I. (2025). Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Teknik Self Management Terhadap Motivasi Berprestasi Siswa. Journal of Education Counseling, 4(02), 1–7.
Nasyiwa Ramadhini, Neni Aprilia, & Gusman Lesmana. (2025). Meningkatkan Kesadaran Diri dan Kecerdasan Emosional Konselor BK: Strategi Pengembangan Pribadi yang Efektif. Counselia; Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, 6(1), 255–260.
Nicke Kakiay, A. (2025). Representasi Diri pada Remaja Pengguna Media Sosial: Kajian Kualitatif Interpretatif. CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 2(3), 93–
Susanto, D., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data Dalam Penelitian Ilmiah. Jurnal QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 53–61.
Thalib, M. A. (2022). PELATIHAN TEKNIK PENGUMPULAN DATA DALAM METODE KUALITATIF UNTUK RISET AKUNTANSI BUDAYA. Seandanan: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat,
Wiyanda Vera Nurfajriani, M. W. I. (2024). Triangulasi Data Dalam Analisis Data Kualitatif.
License
Copyright (c) 2026 Ratna Aida Hifzi Inayatika, Saopian Azhari, Baiq Mahyatun, Luk Luil Adni, Yuliana Asmiati, Luski Meri Alfin, Indra Surya Ali, Sintiya Pratiwi, Nanang Ervia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















