Peningkatan Kemampuan Mengenal Huruf Melalui Media Pohon Pintar Pada Anak Usia 4-5 Tahun di SPS JERUK 28 Desa Sidomekar Kecamatan Semboro
DOI:
10.29303/jipp.v11i4.5467Published:
2026-10-13Downloads
Abstract
Kemampuan mengenal abjad merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan keaksaraan awal anak usia 4–5 tahun. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik dan interaktif untuk membantu anak mengenal bentuk, nama, dan bunyi huruf. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal abjad melalui penggunaan alat peraga Pohon Pintar pada anak kelompok usia 4–5 tahun di SPS Jeruk 28, Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 12 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal abjad pada anak. Pada kondisi awal, persentase anak yang mencapai kriteria ketuntasan sebesar 16,7%, meningkat menjadi 41,7% pada Siklus I, dan mencapai 83,3% pada Siklus II. Persentase tersebut telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan, yaitu minimal 80% anak mencapai kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Dengan demikian, penggunaan alat peraga Pohon Pintar dapat meningkatkan kemampuan mengenal abjad pada anak usia 4–5 tahun serta menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan mendorong keterlibatan aktif anak.
Keywords:
Anak usia dini, kemampuan mengenal huruf, media pohon pintar, penelitian tindakan kelas.References
American Speech-Language-Hearing Association. (2023). Promising Strategies for Teaching Augmentative and Alternative Communication in Inclusive Educational Settings: A Systematic Review. Language, Speech, and Hearing Services in Schools, 54(4), 1333–1357. https://pubs.asha.org/doi/10.1044/2023_LSHSS-22-00178
Anggita, R., Sormin, D., & Lubis, J. N. (2023). Upaya Meningkatkan Kemampuan Anak dalam Mengenal Huruf melalui Media Pohon Pintar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5919–5930. https://obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/5384
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Cet. 15). Jakarta: Rineka Cipta. https://www.rinekacipta.co.id
Fieana, N. A., Fidrayani, & Hayati, M. (2024). Meningkatkan kemampuan mengenal huruf melalui media kotak pintar kelompok B2 di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 14. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 6(1), 62–72. https://jurnal.unw.ac.id/index.php/IJEC/article/view/2802
Firdaus, M. K., & Handayani, D. A. P. (2021). Meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia dini melalui media Busy Book 3D. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 9(1), 53–62. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPAUD/article/view/35719
International Literacy Association. (2020). Standards for the Preparation of Literacy Professionals 2017. International Literacy Association. https://www.literacyworldwide.org/get-resources/standards-for-the-preparation-of-literacy-professionals
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://kurikulum.kemdikbud.go.id/
Mayer, R. E. (2024). The past, present, and future of the cognitive theory of multimedia learning. Educational Psychology Review, 36(1), Article 8. https://link.springer.com/article/10.1007/s10648-023-09842-1
National Association for the Education of Young Children. (2020). Developmentally Appropriate Practice: Position Statement. National Association for the Education of Young Children. https://www.naeyc.org/resources/position-statements/dap
National Association for the Education of Young Children. (2022). Developmentally Appropriate Practice (DAP). National Association for the Education of Young Children. https://www.naeyc.org/resources/position-statements/dap
Piasta, S. B., Logan, J. A. R., Farley, K. S., Strang, T. M., & Justice, L. M. (2022). Profiles and predictors of children's growth in alphabet knowledge. Journal of Education for Students Placed at Risk, 27(1), 1–26. https://doi.org/10.1080/10824669.2021.1871617
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta. https://alfabeta.co.id
Tanaya, I. G. N. K. R., Ujianti, P. R., & Handayani, D. A. P. (2022). Media Lego Berbasis Mozaik untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 10(2), 320–326. https://doi.org/10.23887/paud.v10i2.49412
UNESCO. (2023). Global Education Monitoring Report 2023: Technology in Education—A Tool on Whose Terms? UNESCO Publishing. https://www.unesco.org/gem-report/en/2023-technology
Wulandari, A. P., Salsabila, A. A., Cahyani, K., Nurazizah, T. S., & Ulfiah, Z. (2023). Pentingnya media pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Journal on Education, 5(2), 3928–3936. https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.1074
License
Copyright (c) 2026 Diva Patrisiana Putri, Indah Kharismawati, Selasi Priatiningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







