Penerapan Pendidikan Karakter Melalui Tradisi Berdo’a di Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin Nahdlatul Wathan Anjani Lombok Timur
DOI:
10.29303/jipp.v9i1.1966Published:
2024-02-04Downloads
Abstract
Pendidikan karakter telah ada sejak pendidikan itu lahir namun fakta sekarang ini kemerosotan moral menjadi permasalahan bahkan diseluruh belahan dunia. Adapun Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin mendidik karakter salah satunya melalui tradisi berdoanya yang khas yang terus menerus diwariskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendidikan karakter melalui tradisi berdoa dan nilai-nilai karakter dalam tradisi berdoa. Metode penelitian ini jenis kualitatif metode studi kasus, perolehan data melalui teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan prinsip Miles dan Huberman yaitu data collection, data display, data condensation, dan conclusion drawing/verification. Hasil dari penelitian ini adalah (1) pendidikan karakter melalui tradisi berdoa di Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin Nahdlatul Wathan dengan penggunaan buku doa khusus susunan Maulanassyaikh, pelaksanaan berdoa dikaitkan dengan program, penggunaan teknis dalam berdoa, pelaksanaan doa berjamaah dan doa mandiri, serta memberikan bimbingan dzikir dan doa terhadap peserta didik. (2) terdapat 12 nilai karkater dalam tradisi berdoa di pondok pesantren syaikh zainuddin yaitu: Religius, jujur, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, gemar membaca, dan tanggung jawab. Adapun yang paling dominan dari 12 nilai karakter tersebut adalah nilai religius.
Keywords:
Nilai Karakter, Pendidikan karakter, Tradisi Berdo’aReferences
Citradin, Y. (2020). Metode Penelitian Kualitatif: Suatu Pendekatan Dasar. Mataram: Sanabil.
Fahrurrozi (2019). Nahdlatul Wathan: Refleksi Keislaman, Kebangsaan, dan Keummatan (1st ed.). Mataram: CV. Al-Haramain Lombok.
Hanani, D. (2016). Pendidikan Karakter Anak Menurut Imam Al-Gazali. JIAJ: Jurnal Ilmiah Al-Jauhari, 1(1), 46–53.
Hidayat, M., Rozak, R. W. A., Hakam, K. A., Depriya, M., Kembara, & Parhan, M. (2022). Character education in Indonesia: How is it internalized and implemented in virtual learning? Cakrawala Pendidikan: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Ilmiah Pendidikan, 41(1), 186–210. https://doi.org/https://doi.org/10.21831/cp.v41i1.45920
Isnawati, Peranginangin, H., & Rahim, A. (2023). Pembiasaan Berdoa Sebelum Belajar Untuk Pendidikan Karakter Siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Sukajati Haurgeulis. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 7(2), 1055–1062. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i2.4715/http
Lickona, T. (2013). Educating For Character: Mendidik Untuk Membentuk Karakter Bagaimana Sekolah Dapat Mengajarkan Sikap Hormat dan Tanggung Jawab (1st ed.; U. Wahyudin, Ed.). Jakarta: Bumi Aksara.
Mainuddin, Tobroni, & Nurhakim, M. (2023). Pemikiran Pendidikan Karakter Al-Ghazali, Lawrence Kohlberg dan Thomas Lickona. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 6(2), 283–290.
Maisyaroh, M., Untari, S., Chusniyah, T., Adha, M. A., Prestiadi, D., & Ariyanti, N. S. (2023). Strengthening character education planning based on Pancasila value in the international class program. International Journal of Evaluation and Research in Education, 12(1), 149–156. https://doi.org/10.11591/ijere.v12i1.24161
Mulyasa (2016). Manajemen Pendidikan Karakter (5th ed.; D. Ispurwanti, Ed.). Jakarta: Bumi Aksara.
Nugroho, A. (2020). Penanaman Karakter Disiplin Pada Siswa Sekolah Dasar. FUNDADIKDAS: Fundamental Pendidikan Dasar, 3(2), 90–100.
Nur, A. H. B., Azid, N., Md-Ali, R., Nakman, S. J., Kiong, T. T., & Heong, Y. M. (2023). Stop bullying: Evidence from an exploratory factor analysis of dominant bullying behaviors among Malaysian adolescent. International Journal of Evaluation and Research in Education, 12(1), 236–244. https://doi.org/10.11591/ijere.v12i1.22717
Rony, & Jariyah, S. A. (2020). Urgensi pendidikan karakter dalam membentuk akhlak peserta didik. Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education, 1(1), 79–100. Retrieved from http://pasca.jurnalikhac.ac.id/index.php/tijie/index
Saiful, Yusliani, H., & Rosnidarwati (2022). Implementasi Pendidikan Karakter: Perspektif Al-Ghazali & Thomas Lickona Di Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Meunara Baro Kabupaten Aceh Besar. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 721–740. https://doi.org/10.30868/ei.v11i01.1900
Sugandika, A. W. (2022). Berita Lombok Timur; Sebanyak 1.199 Santri Baru Mondok di Ponpes Syaikh Zainuddin NW Anjani. Tribun Lombok, p. 1. Retrieved from https://lombok.tribunnews.com/2022/07/17/sebanyak-1199-santri-baru-mondok-di-ponpes-syaikh-zainuddin-nw-anjani
Sugiyono (2022). Metode Penelitian Kualitatif: Untuk Penelitian yang Bersifat Eksploratif, enterpretif, interaktif, dan konstruktif (5th ed.; S. Y. Suryandari, Ed.). Bandung: Alfabeta.
Susmayanti, H. (2023). Kronologi Guru di Maluku Tengah Dibully Siswanya, Kunci Motornya Sempat Disembunyikan dan Disoraki. Retrieved from TribunJogja.com website: https://jogja.tribunnews.com/2023/08/18/kronologi-guru-di-maluku-tengah-dibully-siswanya-kunci-motornya-sempat-disembunyikan-dan-disoraki
Thohri, M. (2022). Quote Nahdia: Kalam Cinta Penyejuk Jiwa (1st ed.; S. Rahmi, Ed.). Anjani: IAIH NW Press.
Thouless, R. (2000). Pengantar Psikologi Agama. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Uqala, M. al-A. wal. (2017). Salawat Nahdliya (4th ed.). Mataram: IAIH NW lombok Timur Press.
Yupidus, & Wijoyo, H. (2023). Strategi Guru Dalam Membentuk Karakter Siswa di Sekolah Dasar. JIAPAB: Jurnal Ilmu Agama Dan Pendidikan Agama Budha, 5(1), 14–23.
License
Copyright (c) 2024 Baiq Khozinatul Asror, Muhammad Thohri, Lalu Muhamad Nurul Wathan, Yudhi Setiawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















