Nilai-Nilai Pancasila dalam Tradisi Melayaran di Lingkungan Bangsal Kelurahan Tanjung Karang Kecamatan Sekarbela Kota Mataram
DOI:
10.29303/jipp.v9i2.2168Published:
2024-04-19Downloads
Abstract
Masuknya arus globalisasi pada Indonesia menyebabkab perubahan pada tradisi melayaran pada zaman dulu dengan zaman sekarang sehingga berakibat pada Lunturnya nilai-nilai pancasila dalam tradisi melayaran. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui bagaimana proses pelaksanaan tradisi melayaran; (2) mengetahui nilai-nilai pancasila apa saja yang terkandung dalam tradisi melayaran Di Lingkungan Bangsal Kelurahan Tanjung Karang Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses pelaksanaan tradisi melayaran terbagi menjadi tiga tahap, pertama tahap persiapan yaitu Musyawarah mufakat,serta menyiapkan perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan; kedua tahap pelaksanaan yaitu mesilaq yang dilaksanakan dua atau sehari sebelum acara dimulai dan begawe, setelah itu dilakukan acara Zikiran melayaran dan Berdoa yang dilakukan secara berjamaah; ketiga tahap penutup yaitu Makan bersama secara begibung yang dihidangkan oleh epen gawe. Nilai-nilai pancasila yang ada dalam tradisi melayaran diantaranya: nilai ketuhanan yang maha esa, nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, nilai persatuan indonesia. nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan dan nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.
Keywords:
Nilai-Nilai Pancasila, Tradisi Melayaran.References
Abdussamad, H. Zuchri., & SIK, M. S. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. CV. Syakir Media Press.
Aini, Z. (2019). Eksistensi Begawe Sebagai Simbol Komunikasi Sosial (Studi Pada Begawe Merarik Sekek Gubug di Desa Midang).
Anggraini, N., Dahlan, & M. Haslan (2018) Nilai-Nilai Pancasila Dalam Merana Pada Masyarakat Sasak. Jurnal Pendidikan Social Keberagaman, 5 (1), 158-170.
Dinia, A. (2020). Nilai-Nilai Pancasila Dalam Tradisi “Co’i” Pada Masyarakat Suku Mbojo (Studi Deskriptif Pada Pelaksanaan Perkawinan di Desa Kore Kecematan Sanggar Kabupaten Bima).
E. S. Saragih (2018). Analisis Dan Makna Teologi Ketuhanan Yang Maha Esa Dalam Konteks Pluralisme Agama di Indonesia. Jurnal Teologi "Cultivation" 2(1), 1-13
Firiono, Riska Andi (2022). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari. Jurnal Gema Keadilan, 9(2)
Hanafi, H. (2018). Hakekat Nilai Persatuan Dalam Konteks Indonesia (Sebuah Tinjauan Kontekstual Positif Sila Ketiga Pancasila). Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 3(1), 56-63.
Lestari, P., Sunarto, H. Cahyono (2022). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Pada Sila Kelima Dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Sosial, 7(2), 2407-5299
Lexy J. Moleong (2018) Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mahpudin, Noor (2016). Pancasila. Cet.-1. Bandung: CV Pustaka Setia.
Mitry, B. D., Hasrul, H., & Indrawadi, J. (2023). Nilai-Nilai Pancasila dalam tradisi qiramat. Journal of Education, 3(1), 62–72.
Mugni, M. (2018). Fungsi Dan Makna Ritual Pelayaran Dalam Kematian Masyarakat Sasak Di Desa Kalijaga Selatan, Kecamatan Aikmel
Muttaharromah, S. (2019). Tradisi Makan Talaman Di Pondok Pesantren Nurul Furqoon Kedungmutih.
Nurhidayati, N., M., Sawaludin, S., & Yuliatin, Y. (2023). Tradisi “Rebo Bontong” Dalam Membentuk Civic Culture Masyarakat Sasak Desa Pringgabaya Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Ilmiah Profesi Kependidikan, 8(1b), 752-761.
Ranjabar, J. (2014). Sistem Sosial Budaya Indonsia Cetakan 3. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Reksi, K. D. O. V., Haslan, M., & Zubair, M. (2023). Nilai-Nilai Pancasila Dalam Tradisi Ngelawang Pada Hari Raya Kuningan (Studi Di Kelurahan Pakraman Asak Pagutan Barat Kecamatan Mataram, Kota Mataram). Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1), 1494-1502.
Sari, N., Zubair, M., Sawaludin, S., & Alqadri, B. (2023). Civic Culture Dalam Ritual Bebubus Batu Pada Masyarakat Suku Sasak, Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(1b), 560-568
Sawaludin, S., Haslan, M. M., & Basariah B. (2022). Eksistensi Dan Peran Elit Rambitan Lombok Tengah. Jurnal Ilmiah Profesi Kependididkan. 7(4), (2429-2430).
Sugiyono (2018). Metode Penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: ALFABETA
License
Copyright (c) 2024 Vira Anita, Muhammad Mabrur Haslan, Sawaludin Sawaludin, Muh. Zubair

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















