Vol. 8 No. 1b (2023): April
Open Access
Peer Reviewed

Tradisi “Rebo Bontong” Dalam Membentuk Civic Culture Masyarakat Sasak Desa Pringgabaya Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur

Authors

Nurhidayat Nurhidayat , M. Zubair , Sawaludin Sawaludin , Yuliatin Yuliatin

DOI:

10.29303/jipp.v8i1b.1228

Published:

2023-04-28

Downloads

Abstract

Budaya atau tradisi yang ada di Indonesia mengandung nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Tradisi Rebo Bontong merupakan salah satu tradisi yang kental akan nilai-nilai luhur sebagai identitas bangsa indonesia atau civic culture, sehingga perlu untuk dijaga dan dilestarikan keberadaannya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengetahui bagaimana proses pelaksanaan tradisi Rebo Bontong; (2) mengetahui nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam tradisi Rebo Bontong sebagai civic culture; (3) mengetahui bagaimana peran masyarakat dan pemerintah dalam menjaga eksistensi tradisi rebo bontong sebagai civic culture. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu: Kondensasi data, Penyajian data, dan Penarik kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu pelaksanaan tradisi Rebo Bontong berbeda pada zaman dahulu dan sekarang. Pelaksanaan zaman dulu dilaksanakan secara mandiri, sedangkan sekarang dirangkaikan dengan upacara selametan atau Tetulak Tamperan. Niai-nilai yang ada dalam tradisi Rebo Bontong sebagai civic culture diantaranya: nilai religi, nilai sosial, nilai estetika, nilai ekonomi, dan nilai demokratis. Dalam menjaga tradisi ini membutuhkan peran masyarakat dan pemerintah Pringgabaya, diantara peran masyarakat yaitu tetap melaksanakan dan memperkenalkannya kepada anak cucu mereka sedangkan dari pemerintah mensosialisasikan kepada masyarakat terkait tradisi Rebo Bontong dan mensuport baik dalam bentuk material ataupun non material. 

Keywords:

Civic Culture, Rebo Bontong, Tradisi.

References

Alghifari, Lalu Muhammad Maqbul, et al., (2022). Tradisi Patus Masyarakat Suku Sasak. 10(2), 9.10.

Deta, R.S. (2019). Peran Pemerintah dalam Melestarikan Budaya Lokal Study Penelitian Deskriptif Kualitatif Tentang Kesenian Tradisional Desa Dadapayu, Kecamatan Semamu, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Skripsi. Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Dea “Apmd” Yogyakarta.

Ida, Rachma (2018). Etnografi Virtual sebagai Teknik Pengumpulan ata dan Metode Penelitian, 2(2), 130.

Isnaeni, A.N. (2020). “Nilai-nilai Dan Makna Simbolik Tradisi Sedekah Laut Di Desa Tratebang Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan” Fakultas Ilmu Budaya. Skripsi. Universitas Diponegoro Semarang.

Moleong, Lexy J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offset.

Parawangsa, L.I. (2022). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Tradisi Jimpitan pada Masa Pandemi Covid-19 di Kampung Clolo Kecamatan Banjar Sari Kota Surakarta. Fakultas Ushuluddin dan Humaniora. Skripsi. Uin Raden Mas Said Surakarta.

Rodiyatun, I. F., Sumardi, L., & Sawaludin, S. (2022). Civic Culture Dalam Budaya Beguru Pada Masyarakat Sasak (Studi Di Desa Jeruwaru, Lombok Timur). 4 (2), 9-13.

Sabri, Lalu Ali (2017) Makna Simbolik Tradisi “Rebo Bontong” dalam Kehidupan Orang Sasak Studi Deskriptif di Desa Pringgabaya Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur. Skripsi. Universitas Mataram.

Subagia, Rizky (2019). Makna Tradisi Kupatan Bagi Masyarakat Desa Paciran Kecamatan Paciran. Skripsi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Sawaludin, S., Haslan, M. M., & Basariah, B. (2022). Civic Culture dalam Kearifan Lokal Masyarakat Sade Rembitan Lombok Tengah. Jurnal Ilmiah Profesi Kependidikan. Vol. 8 (1), 98.

Sawaludin, S., Haslan, M. M., & Basariah, B. (2022). Eksistensi dan Peran Elit Rambitan Lombok Tengah. Jurnal Ilmiah Profesi Kependidikan. 7 (4), 2429-2430.

Sugiyono (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV.

Sumardi, L., & Wahyudi, D. (2022). Beguru: Menggali Prinsip-Prinsip Penyiapan Sarana dan Prasarana Pendidikan Dalam Kearifan Lokal Sasak. Jurnal Pendidikan. 7 (6)

Tripayana, I Nengah Agus (2016). Civic Culture Dalam Tradisi Magibung di Desa Pakraman Seraya, Karangasem-Bali. Thesis. Universitas Pendidikan Indonesia.

Wulandari, D.A, Falihin, D., & Zulfadli, M. (2018). Peran Masyarakat dalam Melestarikan Budaya Mattojang di Desa Katteong Kabupaten Pinrang.

Author Biographies

Nurhidayat Nurhidayat, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

M. Zubair, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Sawaludin Sawaludin, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Yuliatin Yuliatin, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

How to Cite

Nurhidayat, N., Zubair, M. ., Sawaludin, S., & Yuliatin, Y. (2023). Tradisi “Rebo Bontong” Dalam Membentuk Civic Culture Masyarakat Sasak Desa Pringgabaya Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(1b), 752–761. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i1b.1228

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.