Analisis Kontrastif Bahasa Minangkabau dan Bahasa Indonesia Dalam Proses Afiksasi dan Reduplikasi dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA
DOI:
10.29303/jipp.v11i1.2740Published:
2026-02-04Downloads
Abstract
Kemampuan dua bahasa perlu diimbangi dengan pemahaman analisis kontrastif untuk menghindari terjadinya kesalahan (interferensi). Tujuan penelitian ini yaitu, (1) mendeskripsikan bentuk analisis kontrastif bahasa Minangkabau dan bahasa Indonesia dalam proses afiksasi, (2) mendeskripsikan bentuk analisis kontrastif bahasa Minangkabau dan bahasa Indonesia dalam proses reduplikasi, dan (3) menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data kepustakaan dan wawancara terencana-terstruktur, serta teknik pemeriksaan keabsahan data yaitu triangulasi penyidik. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 49 data yang terdiri dari 7 afiksasi bahasa Minangkabau, 4 afiksasi bahasa Indonesia, 16 reduplikasi bahasa Minangkabau, dan 22 reduplikasi bahasa Indonesia, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat persamaan dan perbedaan antara bahasa Minangkabau dan bahasa Indonesia dalam proses afiksasi dan reduplikasi yang dapat dimanfaatkan untuk menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran bahasa Indonesia di SMA, khususnya pelajaran teks debat di kelas X dengan Kompetensi Dasar (KD) 4.12 Mengembangkan isi teks debat berkaitan dengan bidang pekerjaan secara lisan dan tulis.
Keywords:
Afiksasi, Analisis Kontrastif, Reduplikasi.References
Badan Bahasa. (2021). Kamus Bahasa Minangkabau-Indonesia: Edisi Ketiga. Padang: Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat.
Chaer, Abdul. (2014). Linguistik Umum: Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.
Djiwandono, Patrisius Istiarto. (2015). Meneliti Itu Tidak Sulit: Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan Bahasa. Yogyakarta: Deepublish.
Lindawati. (2015). Bahasa Minangkabau. Padang: Minangkabau Press.
Megaria, Farida Ariyani. (2018). Morfologi Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Moleong, Lexy J. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif: Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2011). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Pranowo. (2014). Teori Belajar Bahasa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rosidin, Odien. (2015). Percikan Linguistik Pengantar Memahami Ilmu Bahasa. Serang: Untirta Press.
Setiyaningsih, Ika. (2019). Inti Sari Morfologi Afiksasi, Reduplikasi, dan Komposisi. Bandung: Pakar Raya. https://webadmin-ipusnas.perpusnas.go.id/ipusnas/publications/books/131684 (tanggal akses 7 Oktober 2023).
Simpen, I Wayan. (2021). Morfologi: Kajian Proses Pembentukan Kata. Jakarta Timur: Bumi Aksara.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif: Edisi 3. Bandung: Alfabeta.
Syafei, Isop, Ade Arip Ardiansyah, dan Zakiyah Nafsi. (2020). Analisis Kontrastif Proses Afiksasi Pada Verba Dalam Bahasa Arab dan Bahasa Minangkabau. Metalingua, 18 (2), 225-238. (tanggal akses 2 September 2023).
Yusuf, Muri. (2021). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana.
License
Copyright (c) 2026 Lidia Putri, Ediwarman, Ilmi Solihat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















