Analisis Faktor Penyebab dan Upaya Penanganan Putus Sekolah Pada Jenjang Pendidikan Dasar
DOI:
10.29303/jipp.v11i3.5182Published:
2026-08-18Downloads
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab terjadinya putus sekolah serta mengidentifikasi upaya yang telah dilakukan oleh sekolah dan pemerintah daerah dalam menanggulangi masalah putus sekolah pada jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs) di Kecamatan Kabun. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung ke lokasi, dan studi dokumentasi data siswa. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru wali kelas, guru bimbingan dan konseling, orang tua siswa, serta mantan peserta didik yang putus sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab putus sekolah bersifat multidimensi, yang didominasi oleh faktor ekonomi keluarga (kemiskinan, kebutuhan anak bekerja membantu orang tua), faktor keluarga (perceraian, kurangnya perhatian dan motivasi), faktor sosial budaya (pernikahan dini, pandangan rendah terhadap pendidikan), serta faktor sekolah dan individu (kesulitan belajar, jarak tempuh jauh, dan kurangnya minat belajar). Upaya penanganan yang telah dilakukan meliputi pendataan siswa berisiko, program kunjungan rumah, pemberian bantuan biaya pendidikan, serta kerjasama dengan komite sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan putus sekolah memerlukan sinergi yang kuat dan berkelanjutan antara sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat luas.
Keywords:
Putus Sekolah, Pendidikan Dasar, Faktor Penyebab, Wajib Belajar, Penanganan Masalah.References
Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.
Dinas Pendidikan Provinsi Riau. (2024). Data Statistik Pendidikan Dasar Provinsi Riau. Pekanbaru: Dinas Pendidikan Provinsi Riau.
Djojosuroto, K. (2019). Sosiologi Pendidikan: Memahami Fenomena Sosial dalam Dunia Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Hamalik, Oemar. (2015). Manajemen Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Mulyasa, E. (2012). Manajemen Pendidikan Dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryadi, A. (2020). Faktor Penyebab dan Dampak Putus Sekolah. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 45-58.
Tilaar, H. A. R. (2012). Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia. Jakarta: Remaja Rosdakarya.
Wiyani, N. A. (2018). Manajemen Peserta Didik: Konsep, Prinsip, dan Penerapannya dalam Mengelola Siswa. Yogyakarta: Gava Media.
License
Copyright (c) 2026 Rizki Ananda, Adityawarman Hidayat, Atika Dwi Ananda, Nelsi Lusiana, Dian Eka Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















