Klasifikasi Emosi Tokoh Utama dalam Novel 00.00 Karya Ameylia Falensia: Kajian Psikologi David Krech
DOI:
10.29303/jipp.v7i3b.830Published:
2022-09-26Downloads
Abstract
Novel 00.00 salah satu novel yang menyuguhkan cerita mengenai permasalahan keluarga dan konflik percintaan remaja yang marak terjadi saat ini. Kejadian-kejadian yang dialami tokoh utama Lengkara dalam novel 00.00 tentunya tidak terlepas dari adanya berbagai macam emosi dan tentu memiliki keterkaitan dengan psikologisnya. Untuk mengetahui emosi yang dialami tokoh utama Lengkara maka dibutuhkan teori yang tepat salah satunya teori klasifikasi emosi David Krech. Tujuan yang hendak dicapai pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui klasifikasi emosi tokoh utama dalam novel 00.00 karya Ameylia Falensia berdasarkan teori klasifikasi emosi David Krech. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa kalimat atau kata-kata dalam novel 00.00 karya Ameylia Falensia yang mengndung klasifikasi emosi tokoh utama. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel 00.00 karya Ameylia Falensia yang diterbitkan pada tahun 2021. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah studi pustaka dan baca catat. Hasil analisis data dalam novel 00.00 terdapat 28 data yang sesuai dengan ketuju klasifikasi emosi David Krech. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa emosi keseluruhan tokoh Lengkara yang dominan muncul dalam diri Lengkara yaitu emosi kesedihan yang mengarah pada aspek kehilangan sesuatu yang penting hingga mengakibatkan kecewa. Sedangkan emosi yang kurang dominan muncul dalam diri Lengkara yaitu emosi konsep rasa bersalah yang ditandai pada aspek bertentangan dengan etika dan nilai-nilai moral.
Keywords:
Klasifikasi Emosi David Krech 00.00References
Afrizal (2016). Metode Penelitian Kualitatif (Sebuah Upaya Mendukung Penggunaan Penelitian Kualitatif dalam Berbagai DisiplinIlmu). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Bungin, Burhan (2007). Penelitian Kualitatif (Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya). Jakarta: Prenada Media Group.
Endaswara, Suwardi (2003). Metodelogi Penelitian Sastra (Epistemologi, Model, Teori, dan Aplikasi). Yogyakarta: PustakaWidyatama.
Falensia, Ameylia (2021). 00.00 (Sepasang Luka yang Berakhir Duka). Jakarta: Loveable.
Firianingsih, Putri (2022). “Analisis Hierarki Kebutuhan Tokoh Utama dalam Novel 00.00 Karya Ameylia Falensia: Kajian Psikologi Sastra Abraham Maslowâ€. Skripsi. Mataram: FKIP Universitas Mataram.
Indrawati (2018). Metode Penelitian Kualitatif (Manajemen dan Bisnis Konvergensi Teknologi Informasi dan Komunikasi). Bandung: PT Refika Aditama.
Iqamah, Nurul (2022). “Analisis Klasifikasi Emosi Tokoh Utama dalam Novel I’m Not Antagonist Karya Endang Palupi: Kajian Psikologi Sastra David Krechâ€. Skripsi. Mataram: FKIP Universitas Mataram.
Kontur, Rony (2009). Metode Penelitian Untuk Penulisan Skripsi dan Tesis. Jakarta: Percetakan Buana Printing.
Kosasih, E. (2008). Apresiasi Sastra Indonesia. Jakarta: Penerbit Nobel Edumedia.
Minderop, Albertine (2018). Psikologi Sastra (Karya Sastra, Metode, Teori, dan Contoh Kasus). Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Nazir, Moh. (2011). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Nurgiyanto, Burhan (2005). Teori Pengkajian Fiksi.Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Ratna, Nyoman Kutha (2006). Penelitian Sastra (Teori, Metode, Teknik). Yogyakarta: Pustaka Pelakar.
Siswantoro (2016). Metode Penelitian Sastra. Yogyakarta: PustakaPelajar.
Sugiyono (2014). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Widodo (2017). Metodelogi Penelitian (Populer&Praktis). Jakarta: Rajawali Pres.
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
klik di sini 


















