Peran Kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Identitas Nasional di Indonesia
DOI:
10.29303/jipp.v10i1.3092Diterbitkan:
2025-02-13Unduhan
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembentukan identitas nasional di Indonesia. Kurikulum PAI memiliki kontribusi signifikan dalam mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan, seperti persatuan, toleransi, dan ukhuwah wathaniyah, yang menjadi dasar dari identitas nasional Indonesia. Selain itu, metode pengajaran yang digunakan, seperti diskusi kelompok dan ceramah, serta kegiatan ekstrakurikuler, efektif dalam memperkuat pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga persatuan dan keberagaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, tantangan yang dihadapi adalah pengaruh globalisasi yang dapat mengancam nilai-nilai kebangsaan dan religius. Oleh karena itu, kurikulum PAI perlu terus berinovasi dengan program yang lebih interaktif dan kontekstual agar relevan dengan perkembangan zaman dan mampu membentuk karakter siswa yang nasionalis dan religius di tengah tantangan globalisasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum PAI berperan strategis dalam pembentukan identitas nasional, namun perlu penyesuaian berkelanjutan agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan zaman.
Kata Kunci:
Identitas Nasional, Kurikulum, Peran, Pendidikan Agama Islam.Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Sapruddin Sapruddin

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















