Validitas Perangkat Pembelajaran Berbasis Model Kooperatif Tipe TPS Berbantuan Self Evaluation Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik
DOI:
10.29303/jipp.v9i1.1539Published:
2024-01-23Downloads
Abstract
Memecahkan masalah fisika merupakan kesulitan yang sering dihadapi peserta didik dalam pembelajaran fisika. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah memfasilitasi guru dan peserta didik dengan perangkat yang menunjang kemampuan pemecahan masalah fisika. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis untuk mengembangkan perangkat pembelajaran dengan model kooperatif tipe think-pair-share berbantuan self evaluation untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah fisika peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran dengan model kooperatif tipe think-pair-share yang valid dan reliabel pada materi usaha dan energi. Produk yang dihasilkan meliputi silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan jenis Research and Development model 4D, terdiri dari define, design, develop dan disseminate. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi. Hasil penelitian berdasarkan validasi menunjukkan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam kategori sangat valid dan reliabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model kooperatif tipe think-pair-share valid, dan reliabel digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah fisika peserta didik.
References
Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Borich, G. D. (1994). Observation Skill for Effective Teaching. New York: Mac Millian Publishing Company.
Fatmawati, A. (2016). Pengembangan perangkat pembelajaran konsep pencemaran lingkungan menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah untuk SMA kelas X. Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains dan Matematika, 4 (2), 94-103.
Gunada, I. W., Hairunisyah S., & Sutrio.(2015). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Sikap Ilmiah Mahasiswa.Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi. 1(1): 38-46.
Gunawan, G. (2017). Keterampilan Berfikir Dalam Pembelajaran Sains. Mataram: Arga Puji Press.
Gunawan, G., Harjono, A., & Sahidu, H. (2015). Pengembangan Model Laboratorium Virtual Berorientasi pada kemmampuan Pemecahan masalah bagi Calon Guru Fisika.Jurnal Materi dan Pembelajaran fisika, 5(2), 41-46.
Ibrahim (2005) Inovasi Pendidikan. Jakart: DEPDIKBUD.
Kemdikbud. (2013). Undang-Undang Nomor 20 tahun 2013 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Kemdikbud. (2016). Salinan Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Rebuplik Indonesia.
Komalaari, Kokom (2013). Pembelajaran kontekstual.Bandung:Refika aditama.
Miftahurrahmi, M., Oktavia, S.S., & Desnita (2021). Meta Analisis Pengaruh Bahan Ajar Fisika Terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT). 7(1): 34-42.
Pramita, D. A., Kuswanti N., & Indana S. (2014). Validitas LKS Berbasis Model Learning Cycle 5-E pada Materi Sistem Pencernaan. Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi. 3(3): 375-381.
Prastowo, A. (2013). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.
Rokhmat, J. (2013). Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Mahasiswa Calon Guru Fisika melalui Berpikir Kausalitas dan Analitik. Disertasi. Universitas Pendidikan Indonesia: tidak diterbitkan.
Rusjiah, M., Arifuddin J. M., & Ichsan M. A. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Menggunakan Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing pada Materi Gerak di SMP Negeri 27 Banjarmasin. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika. 4(1):13-20.
Sahidu, C. (2018). Profesi Keguruan Abad 21. Mataram:Arga Puji Press.
Sugiyono (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Sumarni, S., Kosim, K., Verawati, N. N. S. P. (2020) Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Simulasi Virtual Terhadap Penguasaan Konsep Fisika Peserta Didik SMA. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 6(2).
Sundayana, R. (2015). Statistik Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Venisari, R. Gunawan., & Sutrio (2015). Penerapan Metode Mind Mapping pada Model Direct Instruction Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Siswa Smpn 16 Mataram. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi 1(3).
Yerita, S., Wahyudi, W., & Rahayu, S. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Penguasaan Konsep dan Kemampuan Berpikir Kritis Fisika Peserta Didik Kelas X SMAN 1 Kuripan Tahun Ajaran 2017/2018. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 3(2): 181-187.
Yulianci, S., Gunawan, G., & Doyan, A. (2017). Model Inkuiri Terbimbing Berbantuan Media Interaktif untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Fisika Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 3(2), 146.
Zuhdan, K. P. (2011). Pengembangan perangkat pembelajaran sains terpadu untuk meningkatkan kognitif, keterampilan proses, kreativitas serta Menerapkan konsep ilmiah peserta didik SMP. Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Yogyakarta.
License
Copyright (c) 2024 Lilik Indrianti, Ni Nyoman Sri Putu Verawati, Muhammad Zuhdi, Muh Makhrus

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















