Pengembangan Instrumen Hambatan Komunikasi Aspek Antar Pribadi Berbasis Teknologi Informasi (TI) Pada Peserta Didik
DOI:
10.29303/jipp.v8i3.1577Published:
2023-08-31Downloads
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya peserta didik yang menggunakan bahasa yang rumit saat melakukan komunikasi, maka dari itu peneliti tertarik untuk membuat aplikasi pengolahan instrumen hambatan komunikasi antar pribadi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah 1) Pengembangan instrumen hambatan komunikasi berbasis teknologi informasi (TI) antar pribadi pada peserta didik kelas IX di SMPN 10 Padang. 2) Identifikasi hasil insrumen hambatan komunikasi pada aspek antar pribadi peserta didik kelas IX di SMPN 10 padang berbasis teknologi informasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi 7 langkah yaitu: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba pemakaian, revisi produk. Subjek dalam penelitian ini adalah validator pakar teoritis, Praktisi, dan IT. Validasi pengolahan instrumen hambatan komunikasi pada aspek antar pribadi memiliki empat aspek penilaian yaitu: aspek tampilan, aspek penggunaan, aspek ketepatan aplikasi, aspek bahasa. Populasi dalam penelitian adalah 286 peserta didik. Jumlah sampel sebanyak 32 peserta didik. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket. Sedangkan untuk analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan teknik persentase. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Berdasarkan hasil uji validitas, maka dapat disimpulkan bahwa aplikasi pengolahan instrumen hambatan komunikasi antar pribadi peserta didik berbasis teknologi informasi yang telah divalidasi oleh pakar teoritis dengan kategori “Diterima”. Pakar praktis dan Pakar IT dengan kategori “Sangat Diterima”. Hal tersebut menunjukkan bahwa aplikasi yang telah dikembangkan sudah layak digunakan, 2) Berdasarkan hasil analisis secara umum terdapat ada peserta didik yang memiliki hambatan komunikasi antar pribadi dengan kategori sangat banyak 6 orang peserta didik, kategori banyak 16 orang peserta didik, kategori cukup 7 orang peserta didik, kategori sedikit yang memiliki 3 orang peserta didik sedangkan kategori sangat sedikit tidak ada.
Keywords:
Hambatan Komunikasi, Instrumen, Teknologi Informasi (TI).References
Arikunto, Suharsimi (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Damayanti, I., & Purnamasari, S. H. (2019). Hambatan komunikasi dan stres orangtua siswa tunarungu sekolah dasar. Jurnal Psikologi Insight, 3(1), 1-9.
Duli, E. O. (2015). Komunikasi Nonverbal Anak Autis Di Sekolah Luar Biasa (Slb) Pembina Provinsi Kalimantan Timur di Kota Samarinda. eJurnal Ilmu Komunikasi, 3(2), 311-32.
Gea, S. (2016). Hambatan Komunikasi Antarpribadi Pada Hubungan Kerja Pimpinan Dengan Karyawan Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan (Studi kasus pada KFC Suzuya Binjai). Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian, 2(2), 75-86.
Handika, M., & Marjo, H. K. (2022). Etika Pelaksanaan Konseling Berbasis Online dengan Pemanfaatan Media dan Teknologi pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Paedagogy, 9(1), 17-23.
Hayati, M. (2021). Pengembangan Program Pembelajaran Tematik Berbasis Nilai-Nilai Keislaman untuk TK/RA. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 457-472.
Indrapuri, R. S. A., & Arkan, U. M. (2022). ANALISIS KUALITAS PEMBELAJARAN METODE HYBRID BAGI MAHASISWA KESEHATAN DI KOTA PEKANBARU. Journal of STIKes Awal Bros Pekanbaru, 3(1), 32-38.
Inggriyani, F. (2017). PENGARUH TEKNIK PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS NARASI SISWA KELAS V DI SDN KECAMATAN SUKASARI BANDUNG: kemampuan menulis: menulis narasi: teknik pembelajaran mind mapping. Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, 7(1), 1-13.
Karisma, W., Suarja, S., & Usman, C. I. (2021). Pengaruh Komunikasi Interpersonal Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Kelas XI IPA di SMAN 1 Tanjung Mutiara Kabupaten Agam. Jurnal Wahana Konseling, 4(2), 172-185.
Kurniawan, H., & Alimudin, A. (2015). Pengaruh Kepuasan Kerja, Motivasi Kerja dan Kedisiplinan Terhadap Kinerja Karyawan PT. Garam (Persero). E-Jurnal Ilmu Manajemen MAGISTRA, 1(2), 1-13.
Mariance (2016). Perkembangan Media Pembelajaran Berbasis ICT Mengacu Kurikulum SD 2013 Subtema Bersyukur Atas Keberagaman untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Kalasan 1 [Skripsi]. Yogyakarta: Universitas Sanata Darma
Maulana, H. & Gumelar, G. (2013). Psikologis Komunikasi dan Persuasi. Jakarta: Akademia Permata.
Solina, W., & Usman, C. I. (2020). Profil Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Perempuan dalam Proses Perkuliahan. AL-IRSYAD: JURNAL PENDIDIKAN DAN KONSELING, 10(2).
Sugiyono (2005). Komunikasi Antar Pribadi. Semarang: UNNES PRESS.
Sugiyono (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Triyono, T., & Febriani, R. D. (2018). Pentingnya pemanfaatan teknologi informasi oleh guru bimbingan dan konseling. Jurnal Wahana Konseling, 1(2), 74-83.
License
Copyright (c) 2023 Popi Astuti, Citra Imelda Usaman , Fuaddillah Putra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















