Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas V SDN Kuken
DOI:
10.29303/jipp.v9i1.2026Published:
2024-02-12Downloads
Abstract
Matematika adalah ilmu pengetahuan memiliki kekayaan ide, diantaranya tidak membutuhkan pembuktian, hal tersebut yang menimbulkan konsep-konsep baru dalam matematika Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa Kelas V SDN Kuken. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian kuantitatif eksperimen, jenis Quasi Eksperimental Design tipe one group pre-test post-test Design. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Kuken. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes komunikasi matematis tertulis. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes komunikasi matematis tertulis dalam bentuk uraian sebanyak 5 butir soal yang telah memenuhi validitas. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan paired sampel t-test. Sebelum melakukan uji hipotesis data yang diperoleh di uji terlebih dahulu dengan uji normalitas data. Berdasarkan perhitungan pengujian hipotesis dengan uji t diperoleh (Sig) 0,00000001 pada taraf signifikansi 5%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa diterima dan ditolak, dikarenakan nilai (Sig) dari uji t lebih kecil dari 0,05 atau bisa disebut 0,00000001 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan kemampuan komnikasi matematis tertulis antara sebelum dan setelah mendpat perlakuan model problem based learning. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa model problem based learning berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematis Siswa Kelas V SDN Kuken.
Keywords:
Kemampuan Komunikasi Matematis, Problem based learning UjiReferences
Arikunto, S. (2006). Posedur Penelitian (Satuan Pendidikan Praktik), Jakarta: Rineka Cipta.
Dwi, D. F., & Audina, R. (2021). Analisis Faktor Penyebab Kesulitan Belajar Matematika Kelas IV Sekolah Dasar Negeri. Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies, 94-106.
Depdiknas. (2008). Kanus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa.
Lestari, Karunia Eka, Yudhanegara, & Mokhammad R. (2017). Penelittian Pendidikan Matematika. Bandung: Refika Aditama.
Mendapi, D. (2008). Teknik Penyusunan Insrumen Tes dan Non Tes: Mitra Cendekia.
Nurulaeni, F., & Rahma, A. (2022). Analisis Problematika Pelaksanaan Merdeka Belajar Matematika. Jurnal Pacu Pendidikan Dasar, 2(1), 55-64
Priandana, V. F. D., & Asto B, I. G. P. (2014). Pengembangan Media Pembelajaran Multimedia Interaktif Berbantuan Software Macromedia Flash Pada Kompetensi Dasar Menerapkan Macam- Macam Gerbang Dasar Rangkaian Logika di SMK Negeri 2 Bojonegoro. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, 4(1), 177–181.
Robiyanto, A. (2021). Pengaruh model problem based learning terhadap hasil belajar siswa. Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(1), 114-121
Susanto, A. (2016). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenadamedia Group.
Sugiyono (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, R&D dan Penelitian Pendidikan). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono (2013). Metode Penelitian Kombinasi (Maxed Methods). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono (2017). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono (2015). Statistik untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Widyanto, P. (2017). Penerapan Metode Pembelajaran Group Investigation Berbantuan Media Flanelgraf Untuk. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 3(1), 118–129
Wahyuni, T.S. Amelia, R., & Maya, R. (2019). Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis siswa SMP pada Materi segiempat dan segitiga. Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika, 3(1), 18-23.
License
Copyright (c) 2024 M. Jodi Faerus Abadi, Moh Irawan Zain, Muhammad Turmuzi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















