Peran Guru Piket terhadap Proses Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Lampung Utara
DOI:
10.29303/jipp.v8i3.2100Published:
2023-08-30Downloads
Abstract
Dalam rangka penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran sekolah me memberikan tugas tambahan kepada guru sebagai guru piket. Peran guru piket kerap kali menjadi andalan bagi guru lain yang berhalangan untuk hadir kesekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru piket terhadap proses kegiatan belajar mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Lampung Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang menggunakan angket questioner, wawancara, dan dokumentasi sebagai alat pengumpul data. Dari hasirl penelitian ini menunjukan bahwa tugas pokok dan fungsi yang dapat ditemukan dalam peran guru piket terhadap proses kegiatan belajar mengajar di MIN 3 Lampung Utara yaitu terjaganya lingkungan madrasah yang aman, disiplin yang terjaga, dan peningkatan efisiensi dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar. Beberapa aplikasi potensial yang berguna bagi guru piket adalah grup whatsapp, kehadiran siswa, dan aplikasi pengumuman sekolah. Penelitian mengenai peran guru piket dalam MI yang mengeksplorasi evaluasi efektivitas, kepemimpinan dan pengelolaan waktu memberikan wawasan orisinal tentang bagaimana aspek-aspek tersebut saling terkait dalam konteks pendidikan. Dengan menganalisis kombinasi ini, studi tersebut dapat memberikan kontribusi baru untuk pemahaman kita tentang peran penting guru piket dalam memastikan berjalannya kegiatan MI secara efisien. Kesimpulan penelitian yaitu guru piket berperan penting dalam menciptakan kondisi yang mendukung proses belajar mengajar, memberikan rasa aman bagi siswa, dan merawat keharmonisan lingkungan madrasah.
Keywords:
efektivitas pengajaran, guru piket, proses belajar mengajar,References
Abdillah (2015). Prinsip-Prinsip Belajar Untuk Pengajaran. Surabaya. Usaha Nasional.
Abin Syamsudin Makmun (2003). Psikologi Pendidikan. Bandung. Rosda Karya Remaja.
Adhi, Kusumastuti & Ahmad Mustamil Khoiro (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Semarang: Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP)
Ahmadi Abu & Uhbiyati (2001). Ilmu Pendidikan Cetakan II. Jakarta. Rineka Cipta.
Arikunto (2008). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta. Bumi Aksara.
Baharudin & Esa (2007). Teori Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta. Rineka Cipta.
Dedi Supriawan dan A Benyamin Surasega (1990). Strategi Belajar Mengajar. Bandung. FPTK-IKIP Bandung.
Hamalik, Oemar (2009). Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung. PT. Remaja Rosda Karya.
Majid (2014). Strategi Pembelajaran. Bandung. Remaja Rosda Karya.
Muhibbin Syah (2002). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung. Remaja Rosda Karya.
Mujtahid (2011). Pengembangan Profesi Guru. Malang. Maliki Press.
Mulyasa E (2007). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung. PT. Remaja Rosda Karya.
Nasution (2003). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Tarsito.
Nurhadi (2003). Pendekatan Kontekstual. Jakarta. Depdiknas.
Sanjaya Wina (2009). Kurikulum dan Pembelajaran, Teori dan Praktik Pengembangan KTSP. Jakarta. Kencana.
Sopian A (2016). Tugas, Peran, dan Fungsi Guru Dalam Pendidikan. Sakkatiga.
Sujdarwo, Metodologi Penelitian Sosial. Bandung. Mandar Maju.
Supardi (2014). Kinerja Guru. Jakarta. Rajawali Pers.
Undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang sistem pendidikan nasional pasal 3
Wina Senjaya (2008). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta. Kencana Prenada Media Group.
Yusuf A Muri (2017). Metode penelitian Kualitatif. Jakarta. Kencana.
License
Copyright (c) 2024 Meryna Putri Utami, Asnah Sofiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















