Analisis Program Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Negeri 5 Sila
DOI:
10.29303/jipp.v10i2.3256Published:
2025-04-30Downloads
Abstract
Program penguatan Pendidikan karakter berbasis nilai kerifan lokal adalah salah satu cara agar bisa mewujudkan profil pelajar Pancasila sehinga untuk Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) berbasis nilai kearifan lokal dalam membentuk karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk melihat bagaimana pelaksanaan program, integrasi nilai kearifan lokal, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahawa program penguatan penedidikan karakter berbasis kearifan loakall mampu membentuk karakter siswa yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berkebinekaan global, berpikir kritis, kreatif, bergotong royong, dan mandiri. Program ini diterapkan dalam proses pembelajaran dengan menekankan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, sehingga program ini mampu mewujudkan nilai-nilai profil pelajar Pancasila.
Keywords:
Kearifan lokal, Penguatan Pendidikan Karakter, Profil Pelajar Pancasila.References
Alam, S., Hidayati, N., & Kertajaya, R. (2023). Integrasi Kearifan Lokal dalam Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar: Studi Kasus Patu Mbojo di Bima. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(2), 123-135.
Astutik, A. P., & Izzati, L. R. (2023). Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SD Tarbiyyatul Islam Manang Tahun Pelajaran 2022/2023 (Doctoral dissertation, UIN Surakarta).
Chang, H. (2022). The longitudinal transition of the moral character latent profile of elementary school students and predictive factor verification in Korea. Acta Psychologica, 230, 103710.
Delawala, F., Heymans, Y., & Christmals, C. D. (2022). Conceptualisation, development and implementation of Interprofessional Education programmes: A qualitative document analysis. Journal of Taibah University Medical Sciences, 18(3), 639-651.
Fang, Q., & Li, Z. (2022). Cultural ecology cognition and heritage value of huizhou traditional villages. Heliyon, e12627.
Hidayat, A. G., & Haryati, T. (2019). Peran Guru Profesional dalam Membina Karakter Religius Peserta Didik Berbasis Nilai Kearifan Lokal (Maja Labo Dahu) Sekolah Dasar Negeri Sila Di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Jurnal Pendidikan Ips, 9(1), 15-28.
Hidayati, N. (2020). Pengaruh lingkungan belajar terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(2), 123-135.
Irawati, et al. (2022). Analisis Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal.
Jaelani, A. K., & Tahir, M. (2022). Pelatihan Model Pembelajaran Multiple-Intelligency Bagi Guru-Guru SD Untuk Pengelolaan Pendidikan Karakter di Kecamatan Praya Barat Daya. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(1), 353-356.
Kardinus, W. N. (2022). Implementasi Program Pendidikan Karakter Untuk Membangun Sikap Kepedulian Sosial. Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS, 16(1), 31-40.
Kemendikbud. (2021). Modul Literasi Baca Tulis di Sekolah Dasar. Jakarta: Kemendikbud RI. Kementerian Agama Republik Indonesia. (2023). Hasil Survei Karakter Peserta Didik.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter Jadi Pintu Masuk Pembenahan Pendidikan Nasional.
Kertajaya, R. (2023). Pendidikan Karakter dan Nilai-nilai Religiositas dalam Kurikulum Pendidikan Nasional. Jurnal Pendidikan dan Agama, 10(3), 201-215.
Kurniawati, R., & Amalia, A. R. (2022). Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui Budaya Kelas di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 8304-8313.
Lexy, J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif: Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: Penerbit Universitas.
N. (2022). Prophetic educational values in the Indonesian language textbook: pillars of positive politeness and character education. Heliyon, 8(8), e10016.
Pramono, B. (2019). Peran kearifan lokal dalam pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(1), 45-60.
Prayitno, H. J., Nasucha, Y., Huda, M., Ratih, K., Rohmadi, M., Boeriswati, E., & Thambu,
Rahayu, S. (2022). Pengaruh latar belakang keluarga terhadap penguasaan bahasa daerah siswa. Jurnal Linguistik dan Pendidikan, 8(3), 201-215.
Rahman, A. (2020). Peran guru dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Dasar, 5(1), 45-58.
Rina Sari. (2022). Kemandirian masyarakat dalam pembangunan: Teori dan praktik. Jurnal Pembangunan Sosial, 15(2), 123-138.
Rukin, S. P. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia.
Santoso, et al. (2023). Implementasi Profil Pelajar Pancasila.
Setiawan, B. (2020). Keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak dan dampaknya terhadap kemampuan bahasa. Jurnal Pendidikan Anak, 6(4), 89-102.
Setiawan, D. (2019). Kearifan lokal sebagai sumber inovasi sosial. Jurnal Inovasi Sosial, 10(4), 200-215.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Suyanto, E. (2019). Kearifan lokal: Mempertahankan identitas budaya di tengah globalisasi. Jurnal Identitas Budaya, 7(1), 30-50.
Widayati, S. (2021). Gotong royong dalam konteks sosial masyarakat Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(4), 77-85.
Zainuddin, M. (2022). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(3), 200-215.
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Fadlullah, Muhammad Tahir, Muhammad Sobri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















