Peran Pembina Dalam Membentuk Karakteristik Siswa (Studi Kasus Pada Kelas VII Madrasah Qur’an Nurul Hakim Kediri Lombok Barat Tahun Ajaran 2022/2023)
DOI:
10.29303/jipp.v11i2.4221Published:
2026-05-15Downloads
Abstract
Penelitian ini mengkaji peran pembina dalam membentuk karakteristik peserta didik di lingkungan Madrasah Qur’an Nurul Hakim. Pembentukan karakter menjadi aspek penting dalam pendidikan karena berpengaruh terhadap perilaku dan kepribadian peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pembina dalam membentuk karakteristik peserta didik kelas VII serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pembina dalam membentuk karakter peserta didik diwujudkan melalui penanaman nilai kedisiplinan (dalam berpakaian dan kegiatan harian), religiusitas (melaksanakan tahajud, muhadatsah, latihan pidato, dan menghafal), gotong royong (kegiatan kebersihan lingkungan dan kamar), serta empati (kepedulian dan tolong-menolong antar teman). Adapun kendala yang dihadapi meliputi karakter pribadi peserta didik, pengaruh lingkungan teman sebaya dan kakak kelas, kurangnya keteladanan pembina, serta rendahnya kesadaran peserta didik. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa peran pembina sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik, namun efektivitasnya dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang intensif, perbaikan lingkungan, serta kerja sama antar pembina untuk mengatasi kendala tersebut.
Keywords:
Pembina, Peserta Didik, Karakter.References
Auniah, Nurla Isna (2011). Panduan Menerapkan Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Laksana.
Bilden Bog. (2012). Analisis Data Kualitatif. Bandung.
Harianto. t.t. Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Hastjarjo, Dicky. (2005). “Sekilas Tentang Kesadaran.” Buletin Psikologi, Vol. 13, No. 1. https://jurnal.ugm.ac.id/buletinpsikologi/article/view/7478
Hidayat, Irfan, & Gozin Najah Rusyada (2024). “Sejarah dan Nilai Filosofi Pakaian Adat Rimpu Masyarakat Bima Nusa Tenggara Barat.” Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, Vol. 3, No. 2. https://journal.universitasbumigora.ac.id/index.php/jish/article/view/219
Kurniawan, Syamsul. (2014). “Pendidikan Karakter dalam Islam: Kajian Nilai-Nilai Akhlak.” Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 3, No. 2. https://ejournal.uin-suka.ac.id/tarbiyah/jpi/article/view/1123
Lickona, Thomas. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Madrasah Qur’an Nurul Hakim. (2023). Hasil Observasi Awal, Selasa, 10 Januari.
Maradika, Abdullah. t.t. “Islam dan Tradisi Berpakaian Masyarakat Bima.” Jurnal Studi Islam. https://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/jurnalstudiislam
Moleong, Lexy J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Salim, & Syahrum (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Citapustaka Media.
Sujana, Nur (2004). Pedoman Praktis Mengajar. Bandung: Dermaga.
Suyitno. (2012). “Peran Guru dalam Pembentukan Karakter Siswa.” Jurnal Pendidikan Karakter, Vol. 2, No. 1. https://journal.uny.ac.id/index.php/jpka/article/view/1300
Wibowo, Agus (2012). Pendidikan Karakter: Strategi Membangun Karakter Bangsa Berperadaban. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Zubaedi (2011). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana.
License
Copyright (c) 2026 Uswatun Hasanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















