Kebijakan Pendidikan pada Lembaga Islam Nonformal: Studi Kasus Rumah Qur’an dan Relevansinya dengan Tujuan Pendidikan Nasional
DOI:
10.29303/jipp.v11i2.4836Published:
2026-05-20Downloads
Abstract
Pendidikan Islam nonformal memiliki peran strategis dalam memperkuat karakter dan nilai spiritual peserta didik di tengah tantangan globalisasi. Namun, kajian mengenai kebijakan lembaga sebagai instrumen pengatur dalam konteks ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan di Rumah Ulumul Qur’an At-Tauhid serta relevansinya dengan tujuan pendidikan nasional dalam perspektif teori sosial Thomas Hobbes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima informan yang dipilih secara purposive, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan lembaga diimplementasikan secara sistematis melalui tiga pilar utama, yaitu tahsin, tahfidz, dan muraja’ah, yang berorientasi pada kualitas bacaan, internalisasi nilai, dan pembentukan karakter. Implementasi kebijakan dilakukan secara fleksibel dan humanis, didukung metode pembelajaran variatif serta evaluasi berkala, dan terbukti relevan dengan tujuan pendidikan nasional, khususnya dalam pembentukan iman, takwa, dan akhlak mulia. Kesimpulannya, kebijakan pendidikan di Rumah Ulumul Qur’an At-Tauhid tidak hanya berfungsi sebagai pedoman operasional, tetapi juga sebagai bentuk otoritas yang menciptakan keteraturan pendidikan secara persuasif dan humanis, serta berkontribusi dalam mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional.
Keywords:
Implementasi Kebijakan, Indonesia, Kebijakan Pendidikan, Pendidikan Al-Qur’an, Pendidikan Islam Nonformal, Pendidikan KarakterReferences
Abnisa, A. P., & Azis, A. (2025). Tantangan dan Solusi Manajemen Pendidikan Islam di Era Modern. El-Idare: Journal of Islamic Education Management, 11(1), 64–71.
Farihin. (2021). Multicultural-based Education for Madrasah Ibtidaiyah Students During Covid-19 Pandemic. Dinamika Ilmu, 21(2), 501–518.
Fauzi, N., Rusdin, & Akmal. (2022). Implementasi Pendidikan Multikultural Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD / MI. Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah, 4(1), 73–79.
Gay, G. (2010). Culturally Responsive Teaching: Theory, Research, and Practice (2nd ed). Teachers College Press.
Hakim, D. (2022). Internalization Of Multicultural Values In The Learning Procces Of Islamic Religious Education. Journal Education Multicultural of Islmaic Society, 2(2), 137–159.
Huda, M. M., Maftuh, B., & William, N. (2023). Urgensi Pendidikan Multikultural di Sekolah Dasar Sebagai Upaya Pencegahan Konflik Sosial Sejak Dini Pendahuluan. Jurnal Elementaria Edukasi, 6(2), 1015–1022. https://doi.org/10.31949/jee.v6i2.5576
Jannatiah. (2023). Pendidikann Multikultural di Madrasah. Jurnal Kualitas Pendidikan, 1(1), 28–36.
Kurdi, M. S. (2023). Dampak Pendidikan Multikultural Pada Madrasah Ibtidaiyah Di Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya(Morfologi), 1(4), 215–244.
Lestari, T. D., & Sa’adah, N. (2021). Pendidikan Multikultural Solusi Atas Konflik Sosial : Indikasi Intoleran dalam Keberagaman. Jurnal Sosiologi Humanis, 6(2), 140–154.
Lloyd, S. . ., & Sreedhar, S. (2018). Stanford Encyclopedia of Philosophy Hobbes ’ s Moral and Political. Stanford Encyclopedia of Philosopy, 1–20.
Masyitoh, S., & Muhammad, S. (2024). School and Sociology of Religious Education : Practice Study of Internalizing Multicultural Values. Jurnal Indo-Islamika, 14(1), 136–152.
Mehta, K. (2022). Value Of Value Based Education! Istoria: Jurnal Pendidikan Dan Sejarah, 18(2), 88–95.
Ningtyas, D. W. (2024). Peran Guru Dalam Pendidikan Multikultural Membentuk Karakter Peserta Didik di Era Society 5.0. Jurnal MIPA Dan Pembelajarannya, 4(3). https://doi.org/10.17977/um067.v4.i3.2024.3
Perkakas, E. Z., Asrini, & Halim, A. (2026). Pendirian Taman Pendidikan Al- Qur’an (TPQ) Berbasis Kolaborasi Melalui Program Pengabdian di Desa Simpang Perak Jaya Kabupaten Siak. Jurnal Pengabdian Masyarakat UM Jambi, 3(1), 117–127.
Ristanti, I., Subhan, K. F., Nissa, K., & Eviani, N. (2019). Digitalisasi Perencanaan Pendidikan Islam di Madrasah. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 4(1), 1–50.
Riyanti, A., & Novitasari, N. (2021). Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal Bagi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Adat Dan Budaya, 3(1), 29–35.
Suruambo, J., Alim, J., & Indrawan, Y. (2025). Efektivitas Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Multikultural di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia, 5(3), 1166–1176.
Topan, A., & Abdullah, A. F. A. (2025). Pendidikan Multikultural dalam Mendukung Penguatan Moderasi Beragama : Tinjauan Historis. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 1(1), 665–668.
Wati, R. E., Kusmaningrum, D. E., & Juharyanto. (2024). Pendidikan Multikultural Sebagai Upaya dalam Menginternalisasi Sikap Toleransi Siswa. Jurnal Peembelajaran,Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 4(11), 10.17977/um065.v4.i11.2024.19. https://doi.org/10.17977/um065.v4.i11.2024.19
Widiatmaka, P., Hidayat, M. Y., Yapandi, & Rahnang. (2022). Pendidikan Multikultural dan Pembangunan Parakter Toleransi. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia, 09(02), 119–133.
Zulyana, N., Oktavianti, I., & Rondli, W. S. (2025). Implementasi Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 297–310. https://doi.org/https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.32249
License
Copyright (c) 2026 Firsi Ilsya Kurniaristha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















