Assessment Awal Pada Warga Binaan Dengan Hambatan Pendengaran Tanpa Latar Belakang Pendidikan Formal di Lapas Kelas III Rangkasbitung

Authors

Anisa Kurniasih , Dody Bakhtiar , Dedi Mulia

DOI:

10.29303/jipp.v11i2.4897

Published:

2026-05-04

Downloads

Abstract

Warga binaan dengan hambatan pendengaran memerlukan layanan pendidikan dan pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan komunikasinya, terutama bagi individu yang tidak memiliki latar belakang pendidikan formal. Keterbatasan akses komunikasi dapat memengaruhi kemampuan akademik, interaksi sosial, serta proses adaptasi di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hasil assessment awal pada warga binaan dengan hambatan pendengaran tanpa latar belakang pendidikan formal di Lapas Kelas III Rangkasbitung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah satu orang warga binaan berusia sekitar 25 tahun dengan riwayat pendidikan yang sangat terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek memiliki keterbatasan dalam kemampuan komunikasi, terutama dalam penggunaan bahasa isyarat dan membaca gerak bibir, serta lebih mengandalkan gesture sebagai bentuk komunikasi. Pada aspek akademik, subjek belum mampu membaca dan mengenal huruf dengan baik, namun memiliki kemampuan menulis yang relatif lebih baik. Dalam aspek sosial, subjek cenderung mengalami isolasi dan perundungan akibat hambatan komunikasi. Intervensi awal berupa pengenalan bahasa isyarat dasar menunjukkan peningkatan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri subjek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa assessment awal penting dilakukan sebagai dasar penyusunan layanan pembinaan dan pendidikan yang inklusif bagi warga binaan dengan hambatan pendengaran.

Keywords:

Assessment Awal; Bahasa Isyarat; Gangguan Pendengaran; Komunikasi; Narapidana; Pendidikan Khusus

References

Adelia, D., Putri, R. A., Rahma, A. L., Jaya, I., & Mursita, R. A. (2024). Tantangan pendidikan inklusif untuk anak berkebutuhan khusus tunarungu di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Khusus.

Albalhareth, A. H. (2025). Effectiveness of sign language-based interventions in improving literacy among deaf students. Journal of Deaf Studies and Education.

Arman, A., Rizqi, A., Zulfa, L. N., & Silvia, V. (2025). Layanan pendidikan bagi anak tunarungu di sekolah luar biasa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.

Cheng, et al. (2023). Social perception in deaf individuals: A meta-analysis of neuroimaging studies. Neuroscience & Biobehavioral Reviews.

Creswell, J. W. (2020). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

MDPI. (2025). A scoping review of literacy interventions using signed languages for school-age deaf students. Behavioral Sciences Journal.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Putri, N. F., & Pangastuti, R. (2024). Peran intervensi dini dan stimulasi konsisten dalam mendukung perkembangan anak tunarungu. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam.

Rogers, K. D., Rowlandson, A., Harkness, J., Shields, G., & Young, A. (2024). Health outcomes in Deaf signing populations: A systematic review. PLoS ONE, 19(4).

Rustamaji, E. A., & Harsiwi, N. E. (2024). Analisis pola komunikasi pada anak berkebutuhan khusus (tunarungu). Sumikolah: Jurnal Ilmu Pendidikan.

Smit, L., Knoors, H., Rabeling, I., Verhoeven, L., & Vissers, C. (2024). Enhancing social-emotional functioning in adolescents with developmental language disorder or deaf or hard of hearing through a Theory of Mind intervention. International Journal of Language & Communication Disorders.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Wahani, E. T., & Harsiwi, N. E. (2024). Pola komunikasi guru terhadap anak berkebutuhan khusus (tunarungu). Jurnal Pendidikan Indonesia.

Yin, R. K. (2021). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Author Biographies

Anisa Kurniasih, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Author Origin : Indonesia

Dody Bakhtiar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Author Origin : Indonesia

Dedi Mulia, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Author Origin : Indonesia

How to Cite

Kurniasih, A., Bakhtiar, D., & Mulia, D. (2026). Assessment Awal Pada Warga Binaan Dengan Hambatan Pendengaran Tanpa Latar Belakang Pendidikan Formal di Lapas Kelas III Rangkasbitung. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 11(2), 1280–1286. https://doi.org/10.29303/jipp.v11i2.4897

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.