Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Menggunakan Pendekatan Contextual Teaching Learning di Sekolah Dasar
DOI:
10.29303/jipp.v11i1.4429Published:
2026-02-06Downloads
Abstract
Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Matematika di kelas IV UPT SD Negeri 013 Kumantan menjadi permasalahan yang perlu segera diatasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) agar siswa lebih aktif dan mampu mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Matematika melalui penerapan pendekatan CTL. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas dua pertemuan dengan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2025 dengan subjek penelitian sebanyak 11 siswa kelas IV yang terdiri atas 3 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan CTL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini ditunjukkan oleh persentase berpikir kritis siswa sebelum tindakan sebesar 27,27%, meningkat pada siklus I menjadi 72,72%, dan kembali meningkat pada siklus II menjadi 90,90%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan CTL efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Matematika di UPT SD Negeri 013 Kumantan.
Keywords:
Berpikir Kritis, Contextual Teaching Learning, MatematikaLicense
Copyright (c) 2026 Nurmaniah, Astuti, Nurhaswinda, Fadhilaturrahmi, Rusdial Marta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















