Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar
DOI:
10.29303/jipp.v9i1.2118Diterbitkan:
2024-02-29Unduhan
Abstrak
This study aims to develop local-based animated video learning media for Civics learning in Class V SD Negeri 13 Tinanggea. The specific aim of the research is to find out the validity of the media and the practicality of the known responses from teachers and students with the existence of these learning media. The type of research used is Research and Development (R&D) or research and development according to the Borg and Gall model. The results of this study indicate that the video animation media developed using the Borg and Gall model is declared valid. The validity level of local-based animated video learning media is based on research, including: 1) media experts get a percentage of 90.62% in the "very valid" category, 2) linguists get a percentage of 97.5% in the "very valid" category, 3) material experts get a percentage of 98.4% in the "very valid" category. The teacher's practicality assessment of the media obtained 94.5% in the "very practical" category and students who were obtained from small group trials obtained a percentage of 90.5% in the "very practical" category.
Kata Kunci:
Animation Video, Based on local wisdom, Civics LearningReferensi
Abdullah, R. (2017). Pembelajaran Dalam Perspektif Kreativitas Guru Dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran. Lantanida Journal, (4). (1), 35.
Adkhar, B. I. (2016). Skripsi :Pengembangan Media Video Animasi Pembelajaran Berbasis Powtoon Pada Kelas 2 Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Disd Labschool Unnes. Repository UNNES
Arikunto (1996). Prosedur Penelitian. Jakarta:Rineka Cipta
Arsyad, A. (2013). Media Pembelajaran. Jakarta:Rajawali Pers.
Arsyad, A. (2017). Media Pembelajaran. Jakarta:PT Raja Grafindo Persada.
Auniah, N, I. (2017). Membentuk Karakter Anak Sejak Janin. Yogyakarta:Flash Books.
Borg, W.R & Gall, M.D (2013). Eucation Research: An Introduction. 12th Edition. New York: Longman Inc.
Hujair, A, H, S. (2009). Media Pembelajaran. Yogyakarta:Safiria Insania Press. Ansori, M. 2015. Perkembangan Peserta Didik. Yogyakarta:Media Akademi.
Daryanto (2015). Media Pembelajaran. Bandung:PT. Sarana Tutorial Nurani Sejahtera.
Daryanto (2017). Media Pembelajaran Perannya Sangat Penting Dalam Mencapai Tujuan Pembelajaran. Yogyakarta:Gavamedia
Hatimah, I. dkk. (2007). Penelitian Pendidikan. Bandung:UPI Press
Hikmah, V, N & Purnama, I. (2017). Pengembangan Video Animasi “Bang Dasi” Berbasis Aplikasi Camtasia Pada Materi Bangun Datar Kelas V Sekolah Dasar. (4). (2)
Hustarda, J. S. & Nurlan, K. (2010). Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Didik (Olah Raga dan Kesehatan). Bandung:Alfabeta.
Ismail, A. (2009). Education Games Menjadi Cerdas dan Ceria dengan Permainan Edukatif. Yogyakarta :Pilar Media.
Johari, d. Dkk. (2014). Penerapan Media Video Dan Animasi Pada Materi Memvakum Dan Mengisi Refrigeran Terhadap Hasil Belajar. Journal of Mechanical Engineering Education. (1). (1)
Kemp, J, E. Dayton, D, K. (1985). Planning And Producing Instructional Media. Cambridge:Harper&Row Publisher, New York
Kustandi (2013). Membangun Soft Skills Anak-Anak Hebat. Bandung: Alfabeta.
Lamatenggo & Uno (2011). Teknologi Komunikasi dan Informasi Pembelajaran. Jakarta:PT Bumi Aksara
Mashuri & Budiyono (2020). Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Materi Volume Bangun Ruang untuk SD Kelas V. (8). (5).
Munandar, U. (1992). Mengembangkan bakat dan kreativitas anak sekolah Petunjuk Bagi Para Guru dan Orang Tua. Jakarta:Gramedia Widiasarana Indonesia. Nimah. Z. 2013. Skripsi:BAB II Kajian Teori. Diakses dari digilib.
Ponza, P, J, R. Dkk. (2018). Pengembangan Media Video Animasi Pada Pembelajaran Siswa Kelas IV Di Sekolah Dasar. (6). (1).
Putra, N. (2015). Research & Development Penelitian dan Pengembangan. Jakarta:Rajawali Pers.
Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Jakarta:Balai Pustaka
Ratna, N, K. (2011). Antropologi Sastra:Peranan Unsur-unsur Kebudayaan dalam Proses Kreatif. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.
Rusman (2012). Model-Model Pembelajaran.Depok:PT Rajarafindo Persada
Sadiman, dkk. (2013). Media Pendidikan:Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta:PT Raja Grafindo Persada.
Setyowati, C, Dkk. (2021). Meningkatkan Kreativitas Anak melalui Media Bahan Bekas. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, (1).(1). 80–91.
Sudjana, N, & Rifa’I, A. (1989). Media Pengajaran. Bandung:Sinar Baru.Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Dan Pengembangan (R&D). Bandung:Alfabeta.
Sugiyono (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:Alfabeta
Sugiyono (2017). Metode Penelitian & Pengembangan. Bandung:Alfabeta
Sukiyasa & Sukoco (2013). Pengaruh media animasi terhadap hasil belajar dan motivasi belajar siswa materi sistem kelistrikan otomotif. (3). (1)
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta:Depdiknas.
Wafiqni, N. Model Pembelajaran Tematik Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Dasar Islam. (10). (2).
Wibowo, dkk (2015). Pendidikan Karakter berbasis kearifan lokal disekolah (konsep,strategi, dan implementasi). Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Wahyana, R. (2018). Pengembangan Video Pembelajaran Menggunakan Proshow pada Materi Satuan Ukur dan Berat. (1). (2).
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Kasmawati Kasmawati, Chairan Zibar L. Parisu, La Sisi, Wa Ode Eka Dayanti, Ahmad Ahmad

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















