Pengembangan E-LKPD Berbasis Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Teknik Dasar Pengolahan Makanan
DOI:
10.29303/jipp.v10i3.3562Diterbitkan:
2025-08-13Unduhan
Abstrak
E-LKPD pada kurikulum merdeka sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran abad ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui: 1) kelayakan materi dan media pada materi teknik dasar pengolahan makanan, 2) respon peserta didik setelah menggunakan E-LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL). Model penelitian pengembangan yang digunakan adalah model 4D, yang terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap define (pendefinisian), design (perancangan), development (pengembangan), dan disseminate (penyebarluasan). Namun, pada penelitian ini hanya sampai tahap development (pengembangan). Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan melibatkan 3 validator materi dan 3 validator media, serta siswa kuliner fase E di SMKN 2 Jombang sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan: 1) kelayakan materi memperoleh persentase nilai kelayakan sebesar 96,2% dengan kategori sangat layak, dan kelayakan media memperoleh nilai V Index sebesar (0,846) dengan kategori kriteria tinggi atau sangat layak, 2) respon peserta didik memperoleh persentase 80,43%. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa pengembangan E-LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi teknik dasar pengolahan makanan sangat layak digunakan untuk diaplikasikan dalam pembelajaran.
Kata Kunci:
E-LKPD, Pengembangan, Problem Based Learning, teknik dasar pengolahan makananLisensi
Hak Cipta (c) 2025 Sekarwangi Puspita Negari, Lilis Sulandari, Asrul Bahar, Mauren Gita Miranti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















