Plagiarisme dan Kecurangan Akademik dalam Tinjauan Hadits Nabi: Analisis Etika Mahasiswa Perguruan Tinggi
DOI:
10.29303/jipp.v10i4.4089Diterbitkan:
2025-11-06Unduhan
Abstrak
Kajian ini menekankan pentingnya internalisasi nilai kejujuran, amanah, dan tanggung jawab sebagai fondasi integritas akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena plagiarisme dan kecurangan akademik di perguruan tinggi dalam perspektif hadits Nabi, khususnya hadits “Barangsiapa yang menipu maka ia bukan dari golongan kami” (HR. Muslim). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), melalui telaah literatur hadits, karya ilmiah klasik maupun kontemporer, serta regulasi akademik terkait etika pendidikan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa plagiarisme dan berbagai bentuk kecurangan akademik bukan hanya pelanggaran etika ilmiah, tetapi juga merupakan bentuk penipuan yang dilarang dalam Islam. Hadits Nabi memberikan dasar normatif yang kuat untuk membangun budaya akademik yang berintegritas, sehingga perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual.
Kata Kunci:
Hadits, Integritas Akademik, Pendidikan Tinggi.Referensi
Adinda Khairunisa, Cut Kumala Sari, & Fitri Rahmadani (2025). “Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Generasi Berintegritas di Era Globalisasi.” Jurnal Pendidikan Dirgantara 2(2):194–205.
Al-Ghazali. (2013). Ihya’ Ulum al-Din. 1–4 ed. Beirut: Dar al-Ma’rifah.
Al-Hajjaj, Muslim bin. (1955). Shahih Muslim. 1 ed. beirut: Dar Ihya’ al-Turath al-‘Arabi.
Alfianus, P. Kusnanto, K. (2024). “Pentingnya Menerapkan Karakter Kejujuran dalam Perguruan Tinggi Untuk Menumbuhkan Budaya Anti Korupsi.” Jurnal Sosial Teknologi 4(1):90–95.
Briyan Efflin Syahputra, Anggit Esti Irawati, & Nur Ariefin Addinpujoartanto (2023). “Intensi Melakukan Tindakan Plagiasi oleh Mahasiswa Akuntansi: Dampak Perkembangan Teknologi dan Unfair Competition.” Jurnal Akademi Akuntansi (JAA) 6(3).
Depdiknas (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. 4 ed. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Durkheim, É. (1982). The Rules of Sociological Method. New York: The Free Press.
Firdaus, M. Yus. (2024). “Strategy to Strengthen Higher Education Competitiveness: At Universitas Islam Sykh-Yusuf Tangerang Indonesia.” International Journal of Social Science 4(2):227–36.
Indonesia., Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik. (2019). Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: Kementerian Agama RI.
Kakiay, A. N., & Wigiyanti, W. (2022). “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Mahasiswa dalam Menyontek.” SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah 1(2):427.
Kant, I. (1997). Groundwork of the Metaphysics of Morals. Cambridge: Cambridge University Press.
Kemendikbudristek. (2022). Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Luluk Kusuma Dewi (2019). “Analisis Tindak Kecurangan Akademik antara Mahasiswa yang Sudah dan yang Belum Menempuh Matakuliah Forensic Accounting And Fraud Examination (Studi pada Mahasiswa S1 Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya).” Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB 7(2).
Margareth Bertha, & Derajad Sulistyo Widhyharto (2016). “Pendangkalan Pikiran (Shallow Mind) Mahasiswa dalam Tindakan Plagiarisme Online (Studi Plagiarisme Tugas Perkuliahan Di Kalangan Mahasiswa Strata 1 Fisipol UGM).” Universitas Gadjah Mada.
Ni Putu Ika Putri Sujianti, & Ida Ayu Putu Sri Mas Sunariyanti (2024). “Penanggulangan Plagiarisme di Perguruan Tinggi dengan Kebijakan Hukum Sistem Deteksi.” IJOLARES: Indonesian Journal of Law Research 2(2):63–76.
Purnamasari, Dian, & Gugus Irianto (2014). “Analisis Pengaruh Dimensi Fraud Triangle terhadap Perilaku Kecurangan Akademik Mahasiswa pada Saat Ujian dan Metode Pencegahannya.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB 2(2):1–25.
Putra, Bima Anggoro Ariska. (2023). “Membentuk Karakter Mahasiswa Anti Plagiarisme.” The Indonesian Journal of Social Studies 6(2):244.
Rahmah, A., & sundawa, Dadang (2024). “Plagiarisme Sebagai Fenomena Kecurangan dikalangan Mahasiswa.” The Indonesian Journal of Social Studies 7(1):124–31.
Saduk, L. M., & Chariri, A. (2024). “Ketidakjujuran Akademik pada Mahasiswa Akuntansi yang dibantu oleh Artificial Intellgence (AI).” Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) 5(1):57–71.
Temesvari, Nauri Anggita, & Witri Zuama Qomarania (2022). “Pendampingan Menghindari Plagiarisme Dalam Penulisan Karya Tulis bagi Mahasiswa.” Jurnal Abdimas 08(5):281–86.
Utami, P., & Nugroho, A. (2018). “Plagiarisme di Perguruan Tinggi: Faktor Penyebab dan Strategi Pencegahannya.” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 3(2):115–27.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Syahruddin Srg, Freddy Hermansyah Lbs

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















