Pembelajaran Musik Angklung dalam Meningkatkan Keterampilan Bermain Musik Pada Warga Binaan Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung
DOI:
10.29303/jipp.v11i2.4989Diterbitkan:
2026-05-31Unduhan
Abstrak
Pembelajaran seni musik merupakan salah satu bentuk pembinaan yang dapat digunakan untuk mengembangkan keterampilan, kepribadian, serta kemampuan sosial warga binaan di lembaga pemasyarakatan. Salah satu kegiatan yang dapat diterapkan adalah pembelajaran musik angklung sebagai media pengembangan keterampilan bermain musik sekaligus pembentukan karakter positif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran musik angklung dalam meningkatkan keterampilan bermain musik pada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 10 warga binaan, dengan data pendukung yang diperoleh dari pelatih dan petugas lapas melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran musik angklung mampu meningkatkan keterampilan bermain musik warga binaan, yang terlihat dari peningkatan ketepatan teknik, pemahaman notasi, ketepatan tempo, dan kekompakan kelompok. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap aspek afektif dan sosial, seperti meningkatnya kepercayaan diri, disiplin, dan kerja sama. Dengan demikian, pembelajaran musik angklung efektif dalam meningkatkan keterampilan bermain musik serta mendukung pembinaan kepribadian warga binaan, sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif program pembinaan berbasis seni di lembaga pemasyarakatan.
Kata Kunci:
Angklung, kesenian, keterampilan musik, Lapas Kelas III, pembelajaran, warga binaanReferensi
Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.
Gumilar, T. (2024). Angklung sebagai media pembelajaran musik dalam pendidikan anak usia dini. Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni.
Gumilar, T. (2024). Pembelajaran angklung sebagai media pengembangan keterampilan musik peserta didik. Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni, 7(1), 45–53.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Sage Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Rahmawati, G., et al. (2025). Analisis kompetensi guru dalam pembelajaran angklung melalui penerapan metode Kodaly. Jurnal Pendidikan Dasar. https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.23764
Rahmawati, G., Nugraha, A., & Widiastuti, E. (2025). Penerapan metode Kodaly dalam pembelajaran angklung di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(1), 12–21. https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.23764
Sari, K. D. N., Nugroho, A. E., & Aesijah, S. (2026). Implementasi model project based learning dalam pembelajaran musik angklung. Didaktik. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.12488
Sari, K. D. N., Nugroho, A. E., & Aesijah, S. (2026). Implementasi project based learning dalam pembelajaran musik angklung untuk meningkatkan kreativitas siswa. Didaktik: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 12(2), 134–142. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.12488
Shafarina, S. M., et al. (2024). Analisis penerapan pembelajaran angklung di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.31377
Shafarina, S. M., Hidayat, T., & Prasetyo, A. (2024). Analisis pembelajaran angklung dalam meningkatkan kerja sama siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(4), 233–241. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.31377
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan (Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Alfabeta.
Sumadi, R. S. A., & Triharini, M. (2024). Physical form of angklung as the embodiment of its cosmology and social purpose. Jurnal Penelitian Musik. https://doi.org/10.21009/JurnalPenelitianMusik.52.01
Sumadi, R. S. A., & Triharini, M. (2024). Physical form of angklung as the embodiment of its cosmology and social purpose. Jurnal Penelitian Musik, 52(1), 1–10. https://doi.org/10.21009/JurnalPenelitianMusik.52.01
Tambunan, J. O. (2025). Analysis of the use of the hand sign method in learning angklung music. Holistic Science Journal. https://doi.org/10.56495/hs.v5i2.1224
Tambunan, J. O. (2025). The use of hand sign method in angklung learning to improve musical coordination. Holistic Science Journal, 5(2), 55–63. https://doi.org/10.56495/hs.v5i2.1224
UNESCO. (2016). Angklung: Indonesian bamboo musical instrument. UNESCO Intangible Cultural Heritage.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Maulana Iqbal, Alis Triena Permanasari, Dadang Dwi Septiyan, Adi Maulana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















