Tanggapan Mahasiswa Calon Guru Terhadap Pembelajaran Kaffah Pada Prinsip Bernoulli
DOI:
10.29303/jipp.v8i3.1912Published:
2023-08-30Downloads
Abstract
Penelitian ini memaparkan tanggapan mahasiswa calon guru terhadap pembelajaran kaffah prinsip Bernoulli. Desain penelitian menggunakan penelitian deskriptif dengan sampel 38 mahasiswa calon guru dari PGMI Universitas Islam Negeri Mataram. Data didapatkan dari angket respon dengan 3 indikator yaitu senang, mudah memahami dan bermanfaat. Hasilnya tanggapan mahasiswa calon guru terhadap pembelajaran kaffah sangat baik dan memberikan dampak yang positif bagi mereka. Pembelajaran kaffah mengintegrasikan agama, sains, aplikasi dan kebermaknaan dari satu konsep. Pembelajaran ini diharapkan memberikan konstribusi bagi pengembangan kemampuan mahasiswa calon guru dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran.
Keywords:
Pembelajaran Kaffah, Prinsip Bernoulli, Tanggapan Mahasiswa Calon Guru.References
Al Munjid Fil Lughoh wal A’lam (2022). Kamus Bahasa Arab. Darul Masyriq: Beirut Timur Tengah
Alfian Erwinsyah (2017). Manajemen Pembelajaran dalam Kaitannya dengan Kualitas Guru. TADBIR: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(1), 69-84. Retrived from https://www.journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/tjmpi/article/view/517
Aminuddin Hassan, Asmawati Suhid, Haziyah Hussin, Norhasni Zainal Abiddin, & Habsah Ismail (2010). The role of Islamic philosophy of education in aspiring holistic. Procedia Social and Behavioral Sciences Journal, 5 (2010), 2113–2118. From https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2010.07.423
Ayub, S., (2005). Pembelajaran IPA (Panduan untuk Guru dan Orang Tua). Adzka Press: Jakarta
Ayub, S., (2023). Model Pembelajaran Kafah Pada Massa Jenis (Density) Untuk Mewujudkan Kebermaknaan Konsep: Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(1), 475-482, from https://doi.org/ 10.29303/jipp.v8i1.1369
Jalaluddin Al-Mahdi (2020). Tafsir Al-Jalaluddin. Ummul Quran: Tangerang
Klinger, Walter (2020). Survey of Teaching Methods in Natural Sciences Erziehungswiss. Fakultat der Universtat: Erlangen-Nurnbe.
Mariana Ulfah Hoesny, & Rita Darmayanti (2021). Permasalahan dan Solusi untuk meningkatkan Kompetensi dan Kualitas Guru: Sebuah Kajian Pustaka. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 11(2), 123-132. Retrived from https://ejournal.uksw.edu/scholaria/article/view/3595
Muhammad Darwis Dasopang (2017). Pengaruh Kualitas Guru Terhadap Kemampuan Guru dalam Memvariasikan Pembelajaran. TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman, 3(1), 195-206. Retrived from https://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/TZ/article/viewFile/2483/1901
Nanat Fatah Natsir (2007). Peningkatan Kualitas Guru dalam Perspektif Pendidikan Islam. Educationist Journal, 1(1), 20-27. Retrived from http://file.upi.edu/Direktori/JURNAL/EDUCATIONIST/Vol._I_No._1-Januari_2007/3._Nanat_Fatah.pdf
Ni Wayan Erna Purna Dewi (2017). Meningkatkan Kualitas Guru untuk Pendidikan yang Lebih Baik. ResearchGate, 1(2017), 1-17. Retrived from https://www.researchgate.net/publication/315099931
Orion, N. (2017). A HolisticApproach for Science Education for All. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 3(2).
Otto Harrassowitz (1974). A Dictionary of Moderen Written Arabic. Germany
SEQIP. (2003). Pembelajaran Berorientasi Siswa. Depdiknas Press: Jakarta
Sitti Roskina Mas (2008). Profesionalitas Guru dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran. Jurnal Inovasi, 5(2), 1-10. Retrived from https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JIN/article/view/797
Sugiyono (2017). Qualitative Quantitative Research Methods and R & D. Bandung: Alfabeta.
License
Copyright (c) 2023 Syahrial A, Joni Rokhmat, Agus Ramdani, Aliefman Hakim, Hikmawati Hikmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















