Implementasi Pendidikan Multikultural Pada Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar Inklusi
DOI:
10.29303/jipp.v9i2.2217Published:
2024-05-03Downloads
Abstract
Memasukkan pendidikan multikultural bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusif merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan toleransi, mengembangkan karakter siswa, dan mempererat tali persaudaraan. Sekolah reguler yang menerima siswa berkebutuhan khusus dan menawarkan sistem layanan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa berkebutuhan khusus maupun siswa tanpa berkebutuhan khusus (ATBK) dengan memodifikasi kurikulum, pengajaran, evaluasi, dan fasilitas disebut sekolah inklusi. Siswa di sekolah inklusif beragam dalam hal latar belakang ras dan etnis, agama, bahasa, serta kesehatan fisik dan mental. Memasukkan pendidikan multikultural ke dalam mata pelajaran, proses pembelajaran, media pembelajaran, sumber pengajaran, dan pembiasaan di kelas merupakan beberapa cara untuk menerapkannya di sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (Library Research). Hasil dari penelitian ini adalah pembaca dapat mengetahui apa itu Pendidikan inklusi, hakikat Pendidikan multicultural, pendekatan Pendidikan multicultural, macam macam anak berkebutuhan khusus, serta factor pendukung dan penghambat dalam menerapkan pendidikan multikultural pada anak berkebutuhan khusus.
Keywords:
anak berkebutuhan khusus, multicultural, sekolah inklusi.License
Copyright (c) 2024 Ranti Dwi Agustin, Linda Zakiah, Agist Hasanah, Muhammad Ismail Faruqi, Citra Ashri Maulidina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















