Identifikasi Kesulitan Fungsional Siswa SDN Peresak Bebuak Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah

Itsna Oktaviyanti, Nasaruddin Nasaruddin, Heri Setiawan, Ilham Syahrul Jiwandono

Abstract


Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu provinsi dengan jumlah masyarakat yang mengalami kesulitan fungsional cukup tinggi di Indonesia. Salah satu wilayah yang menjadi sorotan adalah di Kabupaten Lombok Tengah. Diperlukan identifikasi serta penanganan yang serius agar angka tersebut turun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ragam jenis kesulitan fungsional yang dialami oleh siswa di Kabupaten Lombok Tengah, khususnya di SDN Peresak Bebuak. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di SDN Peresak Bebuak, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah. Waktu pelaksanaan penelitian yaitu semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021. Subjek penelitian ini ialah seluruh siswa kelas  IV  SD di  SDN Peresak Bebuak sebanyak 27 siswa. Penelitian ini menggunakan 3 bentuk instrumen yaitu; pertama, Profil Belajar Siswa (PBS), kedua, pedoman wawancara dengan guru dan orang tua, ketiga, dokumen pendukung seperti hasil belajar siswa, hasil karya siswa, catatan pribadi siswa, ataupu catatan riwayat kesehatan siswa. Validasi data menggunakan informant review atau umpan balik dari informan. Analisis data menggunakan reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan atau verivikasi. Hasil penelitian ini. Berdasar hasil observasi, wawancara, dan studi dokumentasi diperoleh data bahwa 8 (4,5%) siswa SDN Peresak Bebuak masuk kategori siswa dengan kesulitan fungsional. 7 diantaranya masuk kategori kesulitan intelektual baik ringan maupun sedang. 1 siswa masuk kategori kesulitan belajar spesifik. Hasil penelitian hanya sebatas pendataan dengan PBS dan hasil wawancara saja, sehingga perlu ditindaklanjuti dengan asesmen lanjutan oleh ahli baik dari dokter, psikolog, maupun guru SLB dan praktisi lain yang berkompeten di bidang siswa berkebutuhan khusus.


Keywords


Identifikasi, kesulitan fungsional, SDN Peresak Bebuak.

Full Text:

PDF

References


Creswell, J. W. (2009). Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. London: SAGE Publications, Inc.

Direktorat Dikdasmen Pembinaan SLB. (2007). Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Efendi, M. (2006). Pengantar Psikopedagogik Anak Berkelainan. Jakarta : PT Bumi Aksara.

Hallahan, D. P & Kauffman, J. M. (1988). Exeptional Children. New Jersey: Prentice Hall.

Hanafiah , N & Suhana, C. (2009). Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: Refika Aditama.

Karten, T. J. (2008). Embracing Disability in the Classroom, Strategies to Maximize Students’ Assets. Corwin Press a Sage Company: California.

Kemendikbud. (2019). Panduan Pendataan Siswa Penyandang disabilitas. (online) ( http://pgdikmen.kemdikbud.go.id/?ddownload=639), diakses tanggal 15 November 2020.

Kirk, S. A. & Gallagher. (1986). Educating Exceptional Children. Boston: Houghton Mifflin Company.

Kismawiyati, R. (2018). Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah PAUD Kabupaten Jember. Jurnal Helper : 35 (1), 1-10

Miles, M. B. and Huberman, A. M. (2010). Qualitative Data Analysis: A Sourcebook of New Methods. Jakarta: UI Press.

Modul Pendidikan Inklusi. (2019). Identifikasi Kesulitan Fungsional dan Penyusunan PBS (Profil Belajar Siswa). INOVASI

Patton, M.Q. (1980). Qualitative Evaluation Methods. Beverly Hills, CA.: Sage Publication.

Peraturan Mendiknas Nomor 70 tahun (2009). tentang Pendidikan Inklusif bagi Peserta Didik Yang Memiliki Kelainan dan Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa.

Purwanto. (2007). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi: Departemen Pendidikan Nasional.

Roza, A. & Rifma (2020). Perencanaan Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus Dalam Majamen Sekolah Inklusif. (JKPD) Jurnal Kajian Pendidikan Dasar. 5 (1), p. 61-69.

Setiawan, H., Aji, S. M. W., & Aziz, A. (2020a). Tiga Tantangan Guru Masa Depan Sekolah Dasar Inklusif. BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual. 5 (2), p. 241 – 251. DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v3i4.458.

Setiawan, H., Oktaviyanti, I., Jiwandono, I. S., Affandi, L. H., Ermiana, I., & Khair, B. N. (2020b). Analisis Kendala Guru Di Sdn Gunung Gatep Kab. Lombok Tengah Dalam Implementasi Pendidikan Inklusif. Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan. 20 (2) p. 169 – 183. DOI: http://dx.doi.org/10.30651/didaktis.v20i2.4704.

Saputra, A. (2016). Kebijakan Pemerintah Terhadap Pendidikan Inklusif . GOLDEN AGE Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini. 1 (3), p. 1-13.

Surat Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus Nomor 3179/D6.1.1/PR/2019 tanggal 22 Agustus 2019 perihal Permbuatan Profil Belajar Siswa Pada Satuan Pendidikan Penyelenggara Pendidikan Inklusif.

Swassing, R. H. (1985). Teaching gifted children and adolescents. CE Merrill Publishing Company.

Ummah, D. M. & Agustan A. (2018). Analisis Kesulitan Belajar pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Di SMA Negeri 10 Kota Ternate. Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan .Vol 2 No 1, 32-40.




DOI: https://doi.org/10.29303/jipp.v6i1.131

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing

JIPP's Visitors

Flag Counter

Statistik

Editor's Office

Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan

FKIP Universitas Mataram, Jln. Majapahit no. 62 Mataram 83125, Lombok, NTB Indonesia

 

Creative Commons Licence
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.