Evaluasi Formatif dan Sumatif dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
DOI:
10.29303/jipp.v9i3.2392Published:
2024-08-10Downloads
Abstract
Evaluasi merupakan sebuah proses penting dalam memberi kesimpulan yang didasarkan pada suatu penilaian. Dalam konteks pembelajaran, evaluasi menjadi bagian integral dari proses belajar mengajar. Salah satu bentuk evaluasi yang sering digunakan oleh guru adalah evaluasi formatif dan sumatif. Tujuan adanya evaluasi adalah untuk Mengetahui sejauh manakah suatu proses pembelajaran telah berjalan sebagaimana yang direncanakan. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah studi kepustakaan, yang mengacu pada proses pencarian data yang berkaitan dengan pertanyaan penelitian yang telah penulis ajukan. Evaluasi merupakan suatu penilaian yang bertujuan untuk mengukur atau menilai kemampuan dari setiap indifidu siswa.ada evaluasi atau tes formatif dan sumatif, tes formatif dilakukan secara berkelanjutan selama proses pembelajaran berlangsung sedangkan tes sumatif di lakukan setelah selesainya satu semester aatu selesainya sub bab pembahasan.
Keywords:
Evaluasi, Formatif, Pendidikan Agama Islam, Sumatif.References
Alpian, Y., Anggraeni, S. W., Wiharti, U., & Soleha, N. M. (2019). Pentingnya pendidikan bagi manusia. Jurnal Buana Pengabdian, 1(1), 66–72.
Faiz, A., & Kurniawaty, I. (2020). Konsep merdeka belajar pendidikan Indonesia dalam perspektif filsafat progresivisme. Konstruktivisme: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 12(2), 155–164.
Febriana, R. (2021). Evaluasi pembelajaran. Bumi Aksara.
Habibatullah, S., & Darmiyanti, A. (2021). Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol 4, No 2, April 2021. PAUD Lectura, 4(2), 1–7. https://doi.org/10.31849/paud-lectura.v4i02.5315
Hardianti, O. (2019). Penerapan Tes Formatif Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMPN 1 Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus. UIN Raden Intan Lampung.
Kuswanti, W. (2017). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF PROGRESIF METODE INKUIRI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA (Studi Kuasi Eksperimen Kelas XI IIS di SMA Negeri 18 Bandung Tahun Ajaran 2016/2017). FKIP Unpas.
Magdalena, I., Hidayati, N., Dewi, R. H., Septiara, S. W., & Maulida, Z. (2023). Pentingnya Evaluasi dalam Proses Pembelajaran dan Akibat Memanipulasinya. Masaliq, 3(5), 810–823.
Magdalena, I., Wahyuni, H., Imelda, M. I., & Tazki, N. N. (2020). Analisis evaluasi formatif pada materi kewajiban, hak dan tanggung jawab pelajaran pkn kelas v sdn salembaran iii. Pandawa, 2(2), 255–269.
Mahirah, B. (2017). Evaluasi belajar peserta didik (siswa). Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(2).
Permono, H. (2013). Peran orangtua dalam optimalisasi tumbuh kembang anak untuk membangun karakter anak usia dini.
Putri, F., & Zakir, S. (2023). Mengukur Keberhasilan Evaluasi Pembelajaran: Telaah Evaluasi Formatif Dan Sumatif Dalam Kurikulum Merdeka. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 2(4), 172–180.
Qodir, A. (2017). Evaluasi dan penilaian pembelajaran. K-Media.
SALSABIIL, K. R. (n.d.). ASSESMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI PADA KURIKULUM MERDEKA DI SMP NEGERI 2 PURBALINGGA.
Sudarsana, I. K. (2015). Peningkatan mutu pendidikan luar sekolah dalam upayapembangunan sumber daya manusia. Jurnal Penjaminan Mutu, 1(1), 1–14.
SUKMA, W. M. (2023). Implementasi kurikulum merdeka belajar dalam penilaian hasil belajar siswa mata pelajaran pjok pada tingkat satuan pendidikan tingkat atas kelas x kabupaten sintang. IKIP PGRI PONTIANAK.
Sukmawati, A. (2022). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. EL-BANAT: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 12(2), 121–137.
License
Copyright (c) 2024 Taqiyuddin Taqiyuddin, Supardi Supardi, Lubna Lubna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















