Analisis Kebutuhan dan Proyeksi Guru 2024-2028 di Kota Mataram
DOI:
10.29303/jipp.v9i4.2699Published:
2024-11-14Downloads
Abstract
Salah satu faktor yang sangat penting dalam upaya pembangunan pendidikan di Indonesia adalah ketersediaan guru yang memadai, baik secara kuantitas maupun kualitas. Ketersediaan guru yang memadai dihadapkan pada dua masalah pokok, yakni. pemenuhan kebutuhan tenaga guru yang belum sesuai dengan kebutuhan daerah dan peningkatan kualitas profesional yang belum memenuhi standar minimal Fokus permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Jumlah guru yang akan pensiun, (2) Kualifikasi guru SD yang ada saat ini, (3) Sebaran guru yang akan pensiun, (4) Langkah-langkah dalam memasok kebutuhan guru, (5) Respon Pemerintah terhadap kondisi penisun masai, (6) antisipasi guru pengganti akibat pensiun masai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis kualitiatif deskriptif Hasil yang diperoleh dari kegiatan penelitian ini adalah :(1) Informasi mengenai kondisi (sebaran dan perbedaan) guru SD, baik secara kuantitas dan kualitas di berbagai daerah di Jawa Barat, (2) Proyeksi kebutuhan guru di setiap kabupaten/Kota mulai tahun 2024 sampai 2028 berdasarkan jumlah rombel, jumlah sekolah, jumlah guru yang ada dan jumlah guru yang akan pensiun pada tahun tersebut. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah: Mulai tahun 2024 sampai dengan tahun 2028 akan terjadi pensiun massal guru PNS SD, Kualifikasi pendidikan guru SD dan MI di Indonesia masih perlu ditingkatkan, setidaknya minimal lulusan S1 PGSD, Jumlah guru SD/MI yang pensiun beragam antara satu daerah dengan daerah lainnya, Dari jumlah lulusan yang telah dihasilkannya, dapat disimpulkan bahwa kemampuan LPTK untuk menghasilkan tenaga guru SD masih masih relevan, baik jumlah maupun mutu lulusan, Respon pemerintah daerah dalam, mengatasi kekurangan dan pemenuhan kebutuhan guru tenyata cukup bervariasi sesuai dengan, kondisi masing-masing daerah, Diprediksi bahwa kebutuhan guru SD/MI rata-rata lebih dari 100.000 orang setiap tahun diperlukan sebagai guru pengganti, puncaknya pada tahun 2028. Provinsi Nusa Tenggara Barat, utamanya di Kota Mataram merupakan daerah yang membutuhkan guru pengganti sebanyak 752 orang.
Keywords:
Kebutuhan Guru, Kota Mataram, Nusa Tenggara BaratReferences
Aryanti, Rika, (2021). Analisis Kebutuhan Guru SD Berdasarkan Proyeksi Pertumbuhan Penduduk Usia Sekolah di Kota Purwakarta Tahun 2020-2025. Universitas Pendidikan Indonesia: repository.upi.edu
Azizah, Rina Nur, (2019). Proyeksi kebutuhan guru SD Negeri di Kabupaten Kebumen Tahun 2019 – 2023. Jurnal Hanata Widya Vol.8 Nomor 2.
Gaffar, M. Fakry, (1980). The Demand and The Suply of Secondary School Teacher in West Java Indonesia, University of Northern Colorado.
Gaffar, Mohammad Fakry, (1987). Perencanaan Pendidikan: Teori dan Metodologi. Jakarta: Jakarta: Departemen Pend. & Kebudayaan.
Gaffar, Mohammad Fakry, (2000). Pembiayaan Pendidikan: Permasalahan dan Kebijaksanaan Dalam Perspektif Reformasi Pendidikan Nasional. Kohvensi Nasional Pendidikan Indonesia IV. Jakarta 19-22 September 2000.
Garry, Dessler (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia. (Alih bahasa: Diana Angelica). Jakarta: Salemba Empat.
Gunawan, I., (2017). Proyeksi Ketersediaan, Kebutuhan dan Distribusi Guru Sekolah Menengah Pertama Kota Batu. November.
Kemendikbud. (2011). Petunjuk Teknik Pelaksanaan Peraturan Bersama tentang Penataan dan Pemerataan Guru PNS. Jakarta: Depdikbud.
Kuruwop, Agusta; Mus, Sumarlin; Irmawati, (2021). Analisis Kebutuhan Tenaga Pendidik Sekolah Dasar di Kecamatan Mimika Baru Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pengembangan Pembelajaran, Volume X Number X August 2021 page XX-XX p-ISSN: 0000-0000 and e-ISSN: 0000-0000
Luschei, T. F., & Chudgar, A. (2017). Teacher Distribution in Developing Countries Teachers of Marginalized Students in India, Mexico, and Tanzania. Palgrave Macmillan
Matin, (2013). Dasar-dasar Perencanaan Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers
Matin, (2013). Perencanaan Pendidikan: Perspektif Proses dan Teknik dalam Penyusunan Rencana Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
Sunandar, A. (2006). Analisis Perencanaan Kebutuhan Guru. Jurnal Manajemen Pendidikan, Volume No. 01/Th. II/April 2006.
Suryadi (2005). Analisis Kebutuhan Guru untuk Mengantisipasi Dampak Pensiun Guru yang di Rekrut Selama Pelaksanaan INpres SD dan Wajib Belajar 6 Tahun (Studi pada Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat). Jurnal Administrasi Pendidikan Vol. III, Nomor 2 Oktober 2005.
Triwiyanto, Teguh, Kusumaningrum, & Gunawan, Imam (2017). Proyeksi Ketersediaan Kebutuhan dan Distribusi guru SD dan SMP di Kota Batu, Malang. Laporan Penelitian.
Wijayanti, Wiwik & Sutapa, Mada (2015). Penataan dan Pemerataan Guru: Analisis Kebutuhan, Ketersediaan, dan Kecukupan Guru di Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah. Jurnal TEKNODIKA, Volume 13, Nomor 1, Maret 201.
Zaenudin, Moh., (2013). Analisis Rencana Kebutuhan Tenaga Pendidik dan Kependidikan. Proseding Seminar Nasional Evaluasi Pendidikan. ISBN 978-602-14215-0-5.
License
Copyright (c) 2024 Sudirman Sudirman, Asrin Asrin, Muhammad Makki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















