Peningkatan Pemahaman Bahasa Indonesia Melalui Strategi Translanguaging Berbasis Cerita Rakyat Lokal Anak Usia 4-5 Tahun di TK Raudlotul Ulum Mumbulsari
DOI:
10.29303/jipp.v11i2.4871Published:
2026-04-24Downloads
Abstract
Rendahnya pemahaman Bahasa Indonesia pada anak usia dini sering menjadi kendala dalam proses pembelajaran, terutama pada lingkungan yang lebih dominan menggunakan bahasa daerah. Kondisi tersebut juga terjadi di TK Raudlotul Ulum, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman Bahasa Indonesia melalui strategi translanguaging berbasis cerita rakyat lokal di TK Raudlotul Ulum. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek penelitian anak usia dini di TK Raudlotul Ulum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian hasil belajar anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi translanguaging berbasis cerita rakyat lokal mampu meningkatkan pemahaman Bahasa Indonesia anak. Hal ini terlihat dari meningkatnya kemampuan anak dalam memahami instruksi, menjawab pertanyaan, serta menceritakan kembali isi cerita dari siklus I ke siklus II.Strategi translanguaging berbasis cerita rakyat lokal efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman Bahasa Indonesia pada anak usia dini di TK Raudlotul Ulum. Strategi ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan lingkungan bahasa anak.
Keywords:
Bahasa Indonesia, cerita rakyat, translanguaging.License
Copyright (c) 2026 Wilda Al-Aluf, Indah Kharismawati, Pipit Rika Wijaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















