Analisis Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SD Peduli Anak Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat
DOI:
10.29303/jipp.v8i1b.1315Published:
2023-04-28Downloads
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi GLS pada tahap pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran di SD Peduli Anak serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat GLS di SD Peduli Anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif serta jenis penelitian deskriptif. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan SD Peduli Anak telah melakukan beberapa upaya implementasi GLS pada tahap pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran. Pada tahap pembiasaan telah dilaksanakan kegiatan membaca selama 15 menit sebelum pembelajaran dan terdapat lingkungan fisik sekolah yang kaya literasi. Pada tahap pengembangan telah terlaksana kegiatan membaca selama 15 menit sebelum pembelajaran dan adanya lingkungan fisik dan ekosistem sekolah yang menghargai kegemaran terhadap kegiatan literasi. Pada tahap pembelajaran telah terlaksana kegiatan pembelajaran berbasis literasi dan adanya penghargaan akademik yang memperhitungkan kemampuan literasi siswa. Faktor pendukung GLS antara lain pemahaman pendidik dan tenaga kependidikan tentang GLS, ketersediaan dana, sarana prasarana serta dukungan pemerintah. Faktor penghambat GLS yaitu rendahnya kemampuan dan motivasi baca peserta didik, kurangnya pemahaman pendidik dan tenaga kependidikan mengenai penggunaan buku pengayaan di beberapa mata pelajaran serta kurangnya dukungan keluarga.
Keywords:
Gerakan Literasi Sekolah, SD Peduli Anak.References
Anandari, C. L., & Iswandari, Y. A. (2019). Extensive reading in indonesian schools: A successful story. Teflin Journal, 30(2), 137–152. https://doi.org/10.15639/teflinjournal.v30i2/137-152
Annisaa, N., Gunayasa, I. B. K., & Istiningsih, S. (2022). Pengaruh Program Gerakan Literasi Sekolah Terhadap Minat Baca Dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SDN 9 Mataram. PENDAGOGIA: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 35–42. http://eprints.unram.ac.id/id/eprint/26245
Erfan, M., Widodo, A., Umar, & Rahmatih, A. N. (2022). Implementasi Gerakan Literasi Nasional (GLN) Di Kabupaten Lombok Tengah: Hambatan Guru SD Dalam Membelajarkan Literasi Dasar Selama Masa Pandemi. Creative of Learning Students Elementary Education, 05(03), 446–453.
Faizah, D. U., Sufyadi, S., Anggraini, L., Waluyo, Dewayani, S., Muldian, W., & Roosaria, D. R. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah Di Sekolah Sekolah Dasar. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Harahap, D. G. S., Nasution, F., Nst, E. S., & Sormin, S. A. (2022). Analisis Kemampuan Literasi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(2), 2089–2098. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2400
Hasanah, U., & Silitonga, M. (2020). Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Jakarta: Pusat Penelitian Kebijakan, Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Husniati, Affandi, L. H., Saputra, H. H., & Makki, M. (2022). Kinerja Guru dalam Mengembangkan Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Inklusif di SDN Gugus 1 Kopang. COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education), 05(03), 438–445.
Laksono, K., & Retnaningdyah, P. (2018). Literacy Infrastructure, Access to Books, and the Implementation of the School Literacy Movement in Primary Schools in Indonesia. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 296(1), 1–10. https://doi.org/10.1088/1757-899X/296/1/012045
Maharani, O. D., Laksono, K., & Sukartiningsih, W. (2017). Minat Baca Anak-Anak Di Kampoeng Baca Kabupaten Jember. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 3(1), 320–328.
Rachmawati, & Ekowiyanti, M. I. (2016). The role of Indonesian School Librarian in increasing students’ literacy skills in digital age. International Association of School Librarianship, 1–9.
Raco, J. R. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT. Grasindo.
Sari, I. F. R. (2018). Konsep Dasar Gerakan Literasi Sekolah Pada Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 Tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 10(1), 89–100. https://doi.org/10.14421/al-bidayah.v10i1.131
Setiawan, R., Nurani, D., Mardianto, A., Misiyanto, Komalasari, & Islamiya, A. (2019). Panduan Gerakan Literasi Sekolah Di Sekolah Dasar. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/939
Srirahayu, D. P., Kusumaningtiyas, T., & Harisanty, D. (2021). The Role of the School Librarian toward the Implementation of the School Literacy Movement (Gerakan Literasi Sekolah) in East Java. Library Philosophy and Practice, 2021(2018), 1–15.
Sugiyono (2022). Metode Peneltian Kualitatif (3 ed.). Bandung: Alfabeta.
Teguh, Mulyo (2017). Gerakan Literasi Sekolah Dasar. Prosiding Seminar Nasional, 18–26.
Triyanto, Agustinova, D. A., & Syamsi, K. (2021). Strengthening Disaster Literacy as An Effort to Reduce the Risk of Disaster in D.I. Yogyakarta Society. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 884(1), 1–8. https://doi.org/10.1088/1755-1315/884/1/012032
License
Copyright (c) 2023 Miftahurrahmah Miftahurrahmah, Husniati Husniati, Umar Umar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















