Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik dengan Model Inkuiri Terbimbing Berbantuan PhET untuk Mendukung Pembelajaran Sains di SMP
DOI:
10.29303/jipp.v9i4.2606Diterbitkan:
2024-11-13Unduhan
Abstrak
Untuk mengoptimalkan minat dan hasil belajar, peserta didik perlu distimulus agar aktif terlibat dalam proses pembelajaran di kelas, salah satu yang dapat diterapkan adalah model pembelajaran inkuiri terbimbing. Pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi sains di sekolah menengah pertama (SMP) memerlukan lembar kerja peserta didik (LKPD) disertai media sebagai penuntun belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD dengan model inkuiri terbimbing berbantuan PhET pada materi rangkaian listrik seri dan paralel. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan kerangka ADDIE yang terdiri dari tahap analize, design, develop, implement, dan evaluate. LKPD telah di-review oleh ahli pembelajaran fisika dan dinyatakan layak digunakan. Uji coba lapangan pada satu kelas menunjukkan bahwa implementasi LKPD meningkatkan hasil belajar dengan normalized gain, atau terdapat peningkatan dengan kategori sedang. Respon peserta didik terhadap implementasi LKPD dengan model inkuiri terbimbing juga positif. Dengan demikian, LKPD model inkuiri terbimbing berbantuan PhET memiliki potensi digunakan untuk mendukung pembelajaran sains di SMP.
Kata Kunci:
inkuiri terbimbing, LKPD, PhET, rangkaian listrik seri dan paralel, sains.Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Andre Febriant, Elisabeth Pratidhina, Anthony Wijaya, Herwinarso Herwinarso

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















