Pengembangan Mesin Stirling Tipe Gamma Sederhana Sebagai Alat Praktikum Termodinamika Kelas XI
DOI:
10.29303/jipp.v8i1b.1211Published:
2023-04-28Downloads
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa mesin stirling tipe gamma sederhana sebagai alat praktikum termodinamika agar dapat digunakan sebagai pendukung pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan menurut Borg & Gall. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluate). Tahap analyze memuat analisis kebutuhan, analisis pengguna dan analisis biaya. Tahap design memuat desain pemilihan alat dan bahan, desain awal mesin stirling dan desain penyusunan alat evaluasi. Tahap develop memuat validasi produk dan revisi produk. Tahap implement dilakukan uji coba terbatas. Serta tahap evaluate memuat evaluasi seluruh kegiatan yang dilakukan. Berdasarkan hasil penilaian validator ahli dan validator praktisi kelayakan mesin stirling tipe gamma sederhana dihitung menggunakan content validity ratio dan content validity index dengan perolehan sebesar 1 kategori valid. Sedangkan reliabilitas mesin stirling tipe gamma sederhana dihitung menggunakan percentage of agreement dengan perolehan 93,21% dengan kategori reliabel. Hasil kepraktisan mesin stirling tipe gamma sederhana berdasarkan respon peserta didik menunjukkan hasil 92,36% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian penggunaan mesin stirling tipe gamma sederhana sebagai alat praktikum layak dan praktis digunakan untuk mendukung pembelajaran termodinamika SMA.
Keywords:
Alat praktikum, Mesin stirling tipe gamma sederhana, Termodinamika.References
Ansori, A. (2016). Psikologi Pendidikan Pendekatan Multidisipliner. Banyumas: CV Pena Persada.
Arsanty & Wiyatmo, Y. (2017). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Model Pembelajaran STS dalam Peningkatan Penguasaan Materi dan Pencapaian Kreativitas Peserta Didik SMA. Jurnal Pendidikan Fisika, 6 (1), 23-32.
Gunawan, G. (2015). Model Pembelajaran Berasis ICT. Mataram: FKIP UNRAM Press.
Jamadi. (2018). Penggunaan Media Virtual Laboratory dalam Pembelajaran Konsep Optik Geometri di SMK Kesehatan Asy-Syifa School Banda Aceh.” Skripsi.Banda Aceh: Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.
Lawhse, C. H. (1975). A Quantitive Approach to Content Validity. Journal Personnel Phsycology. Hlm. 536-575.
Murdani, E. (2020). Hakikat Fisika dan Keterampilan proses Sains. Jurnal Filsafat Indonesia. 3(3): 72.
Narwanto (2013). Perancangan dan Pembuatan Alat Peraga Mesin Stirling di SMK PGRI 1 Surakarta, Skripsi Sarjana, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Polit, D. F. & Beck, C. T. (2006). The content validity index: are you sure you know what’s being reported? Critique and recommendations. Research in Nursing & Health, 29 (5), 489–97
Rifatul, M & Acep, P. (2015). KIT Sederhana Mesin Stirling untuk Materi Termodinamika di SMA serta Evaluasi Pembelajarannya. Jurnal PROSDING SKF. Hlm. 318-323.
Robert, M. B. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. USA: Departemen Psikologi Pendidikan dan Tekgnologi.
Saputro, C. E., Prabowo, P. & Admoko, S. (2019). Pengembangan Alat Peraga Mesin Carnot Sebagai Media Pembelajaran Dengan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing. Inovasi Pendidikan Fisika. 8(2), 716-721.
Sugiyono, S. (2013). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Vineeth, C. S. (2011). Stirling Engines: A Begineers Guide. India: NP.
License
Copyright (c) 2023 Dewi Sri Andayani, Syahrial Ayub, Jannatin ‘Ardhuha, Susilawati Susilawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















