Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SD Negeri 1 Gelogor
DOI:
https://doi.org/10.29303/jipp.v10i1.3118Keywords:
Kemampuan Membaca, Permulaan, kelas IIAbstract
Kemampuan membaca permulaan berkaitan dengan siswa mampu mengenal huruf, yaitu mengenal lambang-lambang yang terdapat dalam tulisan serta mampu membunyikan lambang tersebut dengan tepat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji kemampuan membaca siswa kelas II di SDN 1 Gelogor, dengan fokus pada evaluasi tingkat keterampilan membaca awal serta identifikasi kesulitan yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yang memungkinkan gambaran mendalam mengenai kemampuan membaca siswa. Dari 25 siswa di kelas II A, hasil menunjukkan bahwa 23 siswa (92%) memiliki kemampuan membaca yang sangat baik, sementara 2 siswa (8%) masih berada pada kriteria kurang baik. Meskipun demikian, siswa mengalami kebingungan dalam mengenali beberapa huruf, seperti q, z, v, dan x, serta kesulitan dalam membedakan huruf ‘q’ dengan ‘p’, dan ‘b’ dengan ‘d’. Selain itu, mereka juga kesulitan membedakan bunyi huruf ‘j’ dan ‘c’, ‘v’ dan ‘f’ serta ‘q’ dan ‘k’. Tantangan lain muncul dalam membaca kata-kata yang memiliki double konsonan dan double vokal, terutama pada kata-kata yang tidak memiliki makna, seperti kata “nump, loang, manum, halet dan ulal”. Pada indikator membaca kalimat sederhana banyak siswa menjawab tidak berdasarkan kemampuan membaca yang mereka miliki. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca permulaansiswa kelas II A di SDN 1 Gelogor sangat baik.
References
Abdurrahman, M. (2012). Pendidikan bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta
Astutik, A. P. (2023). Analisis kemampuan membaca permulaan siswa kelas ii sd tarbiyyatul islam manang tahun pelajaran 2022/2023. Universitas Raden Mas Said Surakarta.
Devianty, R. (2017). Bahasa sebagai cermin kebudayaan. Jurnal tarbiyah, 24(2).
Fitri, Raidani (2021). Pengaruh Model Pembelajaran Savi (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Universitas Islam Negri Sumatera Utara.
Ismayani, A. (2019). Metodologi penelitian. Syiah Kuala University Press.
Kumara, A., Wulansari, A. J., & Yosef, L. G. (2014). Perkembangan Kemampuan Membaca (Kesulitan). PT Kanisius.
Lexy J, M. (2017). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muammar. (2020). Membaca permulaan di sekolah dasar (M. P. Dr. Hilmiati (Ed.); 1st Ed.). Sanabil.
Nurani, R. Z., Nugraha, F., & Mahendra, H. H. (2021). Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Pada Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(3). https://doi.org/https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.
Pakpahan, A. F., Prasetio, A., Negara, E. S., Gurning, K., Situmorang, R. F. R., Tasnim, T., ... & Rantung, G. A. J. (2021). Metodologi penelitian ilmiah.
Rapingah, N. S., Sugiarto, M., Pt, S., Totok Haryanto, S. E., Nurmalasari, N., Gaffar, M. I., ... & Alfalisyado, S. E. (2022). Buku ajar metode penelitian. Feniks Muda Sejahtera.
Rizkiana. (2016). Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas I SD Negeri Bangunrejo 2 Kricak Tegalrejo Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta.
Subini, N. (2015). Mengatasi kesulitan belajar pada anak. Yogyakarta: PT. Buku Kita.
Sugiyono (2018). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D (Sutopo (ed.). ALFABETA, cv.
Yuliana, R. (2017, May). Pembelajaran membaca permulaan dalam tinjauan teori artikulasi penyerta. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP (Vol. 1, No. 2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Alfina Alfina, Muhammad Tahir, Mansur Hakim, Husniati Husniati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















